Farouk Muhammad: Janji Jokowi 10 Juta Lapangan Kerja Sulit Terwujud

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 06 September 2015
Farouk Muhammad: Janji Jokowi 10 Juta Lapangan Kerja Sulit Terwujud

Sejumlah pencari kerja berada di stand untuk mengisi formulir secara online pada karir ekspo 2015 di aula Amanagappa UNM Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (7/5). (antara foto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Farouk Muhammad, menilai janji presiden Joko Widodo untuk menyediakan 10 juta lapangan pekerjaan baru, sulit terlaksana.

Jangankan 10 juta lapangan pekerjaan, mencegah agar tidak terjadinya PHK massal, saat krisis itu juga sulit.

"Sulit untuk merealisasikan hal itu, sebab selama ini Jokowi hanya terfokus kepada pembangunan pertanian dan maritim. Padahal, yang bisa menyerap tenaga kerja besar itu adalah bidang manufaktur," katanya, kepada awak media, saat mengisi diskusi yang berjudul 'Ekonomi PHP (Pemberi Harapan Palsu), Nyatanya PHK', di Cikini, Minggu (6/8).

Menurutnya, PHK massal yang terjadi sejak beberapa bulan lalu ini, disebabkan faktor krisis ekonomi yang menghantam tiga negara kawasan yaitu Cina, AS, dan Eropa.
Selain itu, PHK massal juga sisebabkan oleh tidak mampunya pembantu presiden untuk merealisasikan pembangunan infrastruktur di bidang manufaktur. Sehingga penyerapan tenaga kerja tidak signifikan.

"Jokowi terlalu fokus ke pertanian, sementara, hasilnya tidak terjual karena daya beli masyarakat menurun, dan kalau mau diekspor sama saja," tukasnya.

Oleh sebab itu, Farouk berharap pemerintah segera mengimplementasikan pembangunan jangka panjang, berupa infrastruktur dibidang maritim dan manufaktur.

Dan untuk jangka pendeknya, Dia mengatakan pemerintah harus fokus terhadap pembenahan ekonomi mikro.

"Dalam waktu jangka pendek pemerintah harus segera memperbaiki daya beli masyarakat dan mengembalikan nilai tukar rupiah," pungkasnya.(fdi)

 

Baca Juga:

Blu-Jek Hadir untuk Buka Lapangan Kerja Baru

Jokowi Janji Buka Lapangan Kerja Terkait Moratorium

Ancaman PHK Massal di Depan Mata, Alasan Pemerintah Revisi PP No 60/2015

Ekonomi Melambat, PHK Massal Jadi Ancaman Serius

#Pemerintahan Jokowi-JK #Presiden Jokowi #DPD RI #Janji 10 Juta Lapangan Kerja #Farouk Muhammad
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Sidang Paripurna Luar Biasa ke-2 DPD Bahas RUU tentang APBN TA 2027
Sidang Paripurna Luar Biasa ke-2 DPD Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 16 September 2026
Sidang Paripurna Luar Biasa ke-2 DPD Bahas RUU tentang APBN TA 2027
Indonesia
BKD DPD Panggil Senator Bali, Bawa Ajudan TNI ke Kontes Transgender Thailand Bakal Dicecar
BK DPD memanggil senator Bali Arya Wedakarna. Isu pendampingan TNI juga akan ditelaah untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran etik.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
BKD DPD Panggil Senator Bali, Bawa Ajudan TNI ke Kontes Transgender Thailand Bakal Dicecar
Indonesia
Ketua DPD Ungkap Duri dalam Transformasi Ekonomi Era Presiden Prabowo
Persoalan-persoalan tersebut menjadi tantangan yang harus diatasi untuk membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Ketua DPD Ungkap Duri dalam Transformasi Ekonomi Era Presiden Prabowo
Indonesia
Ketua DPD Apresias Swasembada Pangan Kurang dari 2 Tahun, Mimpi Lama Jadi Nyata
Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mengatakan pemerintahan Prabowo-Gibran telah menghadirkan berbagai program yang berorientasi pada kemandiran ekonomi nasional.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Ketua DPD Apresias Swasembada Pangan Kurang dari 2 Tahun, Mimpi Lama Jadi Nyata
Indonesia
Komeng Sampaikan Harapan dari Pidato Presiden Prabowo: yang Penting Minta Juara Satu
Dia berharap pemerintah terus memikirkan kepentingan rakyat.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Komeng Sampaikan Harapan dari Pidato Presiden Prabowo: yang Penting Minta Juara Satu
Berita Foto
DPD Gelar International Green Youth Leaders Summit 2026, Dorong Aksi Iklim Generasi Muda
Ketua DPD Sultan Baktiar Najamudin (tengah) membuka The International Green Youth Leaders Summit (IGYLS) 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
DPD Gelar International Green Youth Leaders Summit 2026, Dorong Aksi Iklim Generasi Muda
Berita Foto
DPD RI Terima Delegasi Rusia, Bahas Pengembangan PLTN di Indonesia
Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin bersama Direktur Jenderal Badan Antariksa Rusia Alexey Likhachev (kiri) saat pertemuan di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 02 Juli 2026
DPD RI Terima Delegasi Rusia, Bahas Pengembangan PLTN di Indonesia
Berita Foto
Rapat Paripurna DPD RI Setujui Pembentukan Pansus Papua
Ketua DPD Sultan Baktiar Najamuddin menerima dokumen dari Anggota DPD dalam Rapat Paripurna DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 22 Mei 2026
Rapat Paripurna DPD RI Setujui Pembentukan Pansus Papua
Indonesia
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Status kasus pembunuhan Ketua DPD Golkar Maluku Utara, Nus Kei, naik ke penyidikan. Kedua pelaku terancam hukuman mati.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Berita Foto
Wakil Ketua DPD Yorrys Raweyai Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Konflik Papua
Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai, menyampaikan keterangan soal kondisi Papua, saat konferensi pers, di Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 21 April 2026
Wakil Ketua DPD Yorrys Raweyai Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Konflik Papua
Bagikan