'Faerie Afterlight', Game Metroidvania Buatan Anak Indonesia
Faerie Afterlight akan dirilis akhir musim panas tahun ini. (Foto: KAORI)
ANAK Indonesia kembali berkarya di industri gaming. Kali ini lewat game Faerie Afterlight. Game buatan anak Indonesia dari Clay Game Studio ini sebenarnya sudah terdengar sejak 2020. Game ini memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor dari game ber-genre MetroidVania di Asia Tenggara. Genre ini memang belum begitu banyak beredar di Kawasan Asia Tenggara.
Faerie Afterlight telah memberikan demo awal yang memberi kita gambaran baik tentang game ini. Tampaknya 2022 pun akan menjadi tahun gamer untuk akhirnya bisa memainkan Faerie Afterlight, berkat kerja samanya dengan penerbit Mastiff.
Baca Juga:
Di Faerie Afterlight, pemain memainkan Kimo dan Wispy. Pasangan ini harus melintasi dunia Lumina yang menyedihkan untuk mengumpulkan berkas cahaya yang hilang dan menyelamatkan dunia dari kegelapan tak berkesudahan.
Saat menjelajahi reruntuhan tersembunyi dan menghadapi musuh yang menakutkan, duo ini menemukan kehangatan di tempat tidak terduga dan bahkan sekutu yang lebih tak terduga. Faerie Afterlight memang memiliki desain yang mendorong eksplorasi dan kunjungan berulang.
Visual dari Faerie Afterlight terlihat seperti dongeng modern. Selain itu, platformer bergaya ini menawarkan kontrol yang ketat, elemen cerita yang kaya, dan moving soundtrack yang akan membawa pemain ke dunia berbeda.
Dalam gameplay, pemain harus mengandalkan kemampuan Wispy untuk memindahkan dinding dan platform. Ada juga kemampuan untuk melompati tembok dengan Kaki Laba-laba dan berlari dengan Tanduk Kumbang sebagai Kimo, yang memperoleh kemampuan setelah mengalahkan bos.
Baca Juga:
Seperti game Metroidvania yang bagus lainnya, Faerie Afterlight juga akan dipenuhi dengan pintu tersembunyi, sudut rahasia, dan lorong tertutup saat pemain melakukan perjalanan melalui hutan gelap, laut, dan reruntuhan yang anggun.
"Clay Game Studio telah melakukan hal yang mustahil dan menghembuskan kehidupan ke dalam platformer teka-teki," kata presiden dan CEO Mastiff Bill Swartz.
"Tim Clay Game Studio sangat berbakat, berdedikasi, dan senang bekerja sama. Memiliki game secantik Faerie Afterlight sebagai proyek pertama bersama membuat segalanya menjadi lebih baik."
Harga dan ketersediaan untuk Faerie Afterlight akan segera diumumkan, tetapi untuk saat ini, telah dipastikan bahwa game tersebut akan dirilis di Steam pada akhir musim panas 2022. (ref)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy