Es Kopi Kekinian Minim Kalori, ini 4 Resepnya

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 09 Oktober 2018
Es Kopi Kekinian Minim Kalori, ini 4 Resepnya

Es kopi segar paling enak diminum di siang yang panas. (foto: Pixabay/StockSnap)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SIANG hari yang panas. Hal paling segar dan bikin melek pastilah segelas es kopi. Nikmatnya kopi dan sensasi dingin pasti bakal bikin mata awas. Namun, bagaimana dengan kandungan kalorinya?

Ya, kopi dingin memang umumnya dijual dalam kandungan gula dan kalori yang tinggi. Hal itu enggak cuma bikin diet kamu kacau, tapi juga meningkatkan risiko terkena diabetes.

Cara terbaik menikmati es kopi segar ialah meraciknya sendiri. Mudah kok! Berikut 4 resep es kopi seperti dilansir Hellosehat.

1. Kopi moka

iced coffee mocha
Pakai susu rendah lemak agar lebih sehat. (foto: lauren kelly nutrition)

Minuman kopi becampur kokoa ini memang menenangkan banget. Enggak akan ada yang menolak manis legitnya kopi moka. Agar lebih sehat, kamu bisa membuatnya di rumah dengan mencampurkan susu rendah lemak, bubuk kokoa, bubuk kopi, dan sedikit sirup maple untuk menambah cita rasa kopi.

Percaya enggak, dalam satu resep kopi moka buatan rumah, hanya ada 127 kalori! Jumlah itu jauh lebih rendah ketimbang sajian kopi di pasaran.

2. Smoothie kopi rasa pisang

coffee smoothue
Kopi juga bisa disajikan dengan cara smoothie. (foto: kitchen nostalgia)

Kopi juga bisa tampil dalam olahan minuman sehat kekinian lo. Padukan saja pisang dan kopi.

Siapkan susu rendah lemak, pisang, bubuk kopi atau espresso, dan sedikit kayu manis untuk menambah aroma. Hanya dalam waktu 5 menit, kamu sudah bisa menyeruput es kopi lezat dengan kandunga 186 kalori saja. Bagusnya lagi, dalam minuman itu, kamu sekaligus memenuhi 20% kalsium harianmu.

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan