Erwin Gutawa Rilis Album Teranyar untuk Rayakan Hari Musik Nasional
Erwin Gutawa rilis album 'SYMPHONESIA'. (Foto: instagram/@erwingutawa)
SETIAP tanggal 9 Maret, Indonesia merayakannya sebagai Hari Musik Nasional. Erwin Gitawa, musisi yang dikenal juga sebagai konduktor serta orkestrator merayakan hari tersebut lebih awal dengan merilis sebuah album anyar bertajuk SYMPHONESIA pada 5 Maret 2021 kemarin.
“Album ini berisikan beberapa lagu populer Indonesia yang digubah kembali ke dalam format instrumental orchestra simfonik,” ungkap Erwin Gutawa dalam keterangan resmi yang diterima MerahPutih, Senin (8/3).
Baca juga:
Inspiratif dan Inovatif, Collaboration Festival 2021 Sukses Digelar
Terdapat delapan judul lagu dalam SYMPHONESIA ini. Sebelumnya, empat lagu telah dirilis dalam bentuk single diantaranya, Pelangi di Matamu, Menghitung Hari, Bukan Cinta Biasa, dan Kala Sang Surya Tenggelam.
Pada lagu Kala Sang Surya Tenggelam, Erwin berhasil mendapatkan penghargaan dari Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2020 pada kategori Karya Produksi Instrumentalia Terbaik. Empat lagu lainnya yang ditambahkan adalah Firasat, Di Dadaku, Alamat Palsu, dan Memori.
View this post on Instagram
Lagu-lagu tersebut dipilih oleh Erwin Gutawa, dikarenakan setiap lagu tersebut memiliki melodi yang indah dan sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia.
“Dalam sebuah karya instrumentalia, melodi adalah unsur penting, harus dapat bercerita karena tidak ada lirik,” tambah Erwin.
Hasilnya adalah lagu-lagu yang terlebih dahulu sudah dikenal, mendapatkan sensasi baru dan berbeda di album SYMPHONESIA. Musik orchestra simfonik, dengan sentuhan aransemen dari Erwin Gutawa berhasil memperkuat rasa dan kemegahan setiap lagu.
Baca juga:
Proses rekamannya sendiri, berlokasi di Vienna, Austria yang berkolaborasi dengan 60 musisi orkestra yang tergabung dalam Synchron Stage Orchestra. Vienna telah dikenal sebagai kota musik dan ‘gudang’ dari musisi orkestra.
Selain itu, terdapat sebuah studio rekaman kelas dunia bernama Synchron Stage Vienna, yang sangat modern dan sedang naik daun pada beberapa tahun terakhir.
Rekaman album SYMPHONESIA dilakukan sebelum masa pandemi, pada 2018 hingga 2019. Dalam prosesnya, Erwin dibantu oleh konduktor tetap Synchron Stage Orchestra, Johannes Vogel, serta concertmaster Dimitrie J. Levici dan Maria Dimitrova.
View this post on Instagram
Kemudian untuk proses mixing dilanjutkan oleh Eko Sulistyo di Jakarta dan mastering dipercayakan kepada Simon Gibson, sound engineer ternama dari Abbey Road Studio, London, Inggris.
Album SYMPHONESIA merupakan sebuah usaha dari Erwin Gutawa yang selalu ingin terus menggali kekayaan budaya Indonesia. Sebuah penghormatan terhadap karya lagu hebat, serta penciptanya, yang pernah lahir di tanah air.
Selain itu, walaupun musik orkestra simfonik cukup identik dengan budaya barat, Erwin terus konsisten untuk menghadirkan musik orkestra simfonik yang kental “ber-Indonesia” serta memajukan musik orkestra simfonik Indonesia ke khalayak lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri. (far)
Baca juga:
Satu Tahun Pandemi, Ketika Pelaku Industri Musik Indonesia Harus Bertahan
Bagikan
Berita Terkait
Primitive Monkey Noose Hadirkan Single 'Panen Raya', Suarakan Identitas Agraris dan Maritim Indonesia
Vadesta Rilis 'Aku Tetep Bali', Kisah Keteguhan Hati untuk Bertahan demi Cinta
Kolaborasi Bareng Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel, Silet Open Up Hadirkan Single 'Taguling Guling'
Kisah di Balik Lagu Daerah 'Ampar Ampar Pisang' dari Kalimantan Selatan
No Na Rilis Single 'Sizzle', Jadi Lagu Resmi M7 World Championship Mobile Legends
'Bocah Cilik-Cilik', Lagu Dangdut Religi Anak dari Adella Girls yang Ramai di Media Sosial
Hilary Duff Ungkap Fase Hidup Melelahkan lewat Single 'Roommates', Simak Lirik Lagunya
8 Tahun Vakum, A$AP Rocky Comeback lewat Album 'DON'T BE DUMB' bersama Sederet Kolaborator
Single Terbaru The Chasmala 'Cinta Tapi Terluka' Angkat Kisah Asmara Tak Sehat, Simak Lirik Lengkapnya
BRIT Awards 2026 Umumkan Nominasi, Berikut Daftarnya