Erick Thohir Ingatkan Stakeholder Tidak Berpuas Diri agar Sepak Bola Indonesia Terus Maju

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 04 Juni 2025
Erick Thohir Ingatkan Stakeholder Tidak Berpuas Diri agar Sepak Bola Indonesia Terus Maju

Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam sambutannya saat membuka Kongres Biasa PSSI 2025 di Hotel Ritz-Carlton Jakarta, Rabu (4/6/2025) (ANTARA FOTO/Fauzan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengajak stakeholder sepak bola Indonesia untuk tidak berpuas diri. Hal ini disampaikan saat membuka Kongres Biasa PSSI 2025 di Jakarta, Rabu (4/6), agar sepak bola Indonesia terus maju.

"Seperti yang tadi kita lihat di video bahwa memang dua tahun perjalanan ini cukup kompleks. Tapi dengan niat baik, dukungan dari semua. Saya rasa hasilnya alhamdulillah. Hasilnya sesuatu yang mungkin kita tidak pernah bayangkan sebelumnya. Tetapi tentu kita tidak bisa berpuas diri di sini," kata Erick Thohir, yang merupakan Ketua Umum PSSI periode 2023-2027 itu.

"Kita harus terus lakukan perbaikan dan perubahan. Tidak mungkin kita berbangga dengan hari ini. Karena apa yang kita rasakan tentu negara lain rasakan," tambah dia.

Erick tak ingin pencapaian sepak bola Indonesia selama dua tahun kepemimpinannya, akan sirna dengan cepat. Ia pun mengingatkan semua pihak untuk saling bahu-membahu dan bersatu dalam membangun sepak bola Indonesia.

Baca juga:

Erick Thohir Persilakan Pemain Naturalisasi Lanjutkan Karier di Liga 1

Ia melanjutkan bahwa Indonesia bisa saja disalip negara lain jika terlena sedikit. Apalagi negara lainnya sedang berlomba-lomba memajukan sepak bolanya.

"Kalau kita berpuas diri, kita jalan seperti hari ini, mohon maaf, gambar-gambar tadi di video akan sirna tahun depannya. Artinya kita harus konsolidasi, kita harus bangkit lagi," jelas dia.

Pria yang juga menjadi Menteri BUMN itu lalu mencontohkan perbaikan yang ia lakukan di Timnas Indonesia, mulai dari U-17 yang kini menatap Piala Dunia U-20 2025, U-20, U-23, dan senior yang kini berjuang lolos ke Piala Dunia 2026.

Ia mendatangkan Patrick Kluivert sebagai pelatih tim senior, Gerald Vanenburg sebagai pelatih timnas U-23, hingga Simon Tahamata sebagai Kepala Pemandu Bakat. Semua ini dilakukannya agar pencapaian yang diraih dalam dua tahun terakhir, akan terus berlanjut di masa-masa yang akan datang.

Pada kompetisi domestik, Erick juga menyoroti Video Assistant Referee (VAR) yang sudah terpakai di Liga 1 Indonesia satu musim penuh, dan musim depan akan diterapkan lebih luas di Liga 2 Indonesia.

"Sehingga apa? Tidak satu generasi ke generasi lain terputus. Dengan kerja keras pun, banyak negara di Eropa pun yang dulu bicara generasi emas terputus. Apalagi kita," ucap dia.

"Nah di sinilah kenapa tim nasional jangan dilihat kemewahannya. Tapi juga komitmen para individu yang ada di tim nasional mau bantu Indonesia. Mereka datang di sini dengan tangan terbuka karena mereka yakin Indonesia bisa," tambah dia.

Erick juga memperhatikan sepak bola wanita di Indonesia. Timnas putri Indonesia akan berlaga di ASEAN Womens Championship pada 6-19 Agustus mendatang, sementara kompetisi Liga 1 Putri direncanakan digelar pada 2027.

"Dan tentu kita tidak cukup membangun tim prianya. Kita bangun wanitanya. Banyak yang pesimis, hasilnya ada. Dan tidak ada prejudism dalam membangun tim pria atau wanita, kita samakan standarnya," lanjut dia.

Adapun, dalam Kongres Biasa ini, juga turut dihadiri oleh beberapa jajaran petinggi atau perwakilan AFC dan FIFA, lalu Komite Olimpiade Indonesia (KOI), KONI, jajaran Exco PSSI, hingga para voters atau perwakilan klub. (*)

#Erick Thohir #Timnas #PSSI #Liga 1
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Jelang Piala Asia 2027, PSSI Bakal Dapat Rp361 Miliar dari FIFA
FIFA mengusulkan peningkatan dana bantuan hingga 25 juta dolar AS atau sekitar Rp391 miliar untuk setiap asosiasi anggota.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Jelang Piala Asia 2027, PSSI Bakal Dapat Rp361 Miliar dari FIFA
Olahraga
Tak Cukup Denda, I.League Dorong Hukuman yang Lebih Berat buat Klub yang Terlibat Kericuhan
I.League mendorong penerapan sanksi yang lebih tegas untuk mencegah kericuhan dalam kompetisi sepak bola Indonesia.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Tak Cukup Denda, I.League Dorong Hukuman yang Lebih Berat buat Klub yang Terlibat Kericuhan
Olahraga
Nominasi AFC Awards 2026 Resmi Diumumkan, PSSI Masuk 1 Kategori
AFC Awards 2026 resmi umumkan daftar nominasi. Indonesia lewat PSSI masuk nominasi AFC President's Recognition Award for Grassroots Football!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Nominasi AFC Awards 2026 Resmi Diumumkan, PSSI Masuk 1 Kategori
Olahraga
16 Bintang Eropa Masuk Radar Naturalisasi, Pemain Liga Inggris dan Spanyol Siap Bela Timnas Indonesia?
Penasaran siapa saja daftar 16 pemain diaspora dan keturunan yang berpotensi gabung Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027? Cek bocorannya di sini, ada bintang Liga Inggris hingga Spanyol!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
16 Bintang Eropa Masuk Radar Naturalisasi, Pemain Liga Inggris dan Spanyol Siap Bela Timnas Indonesia?
Olahraga
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal yang Punya Darah Indonesia
Demiane Agustien kini dikaitkan dengan naturalisasi timnas Indonesia. Wonderkid Arsenal ini punya garis keturunan Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal yang Punya Darah Indonesia
Olahraga
Menuju Piala Dunia 2030, 10 Pemain Keturunan Dikaitkan dengan Naturalisasi Timnas Indonesia
Sebanyak 10 pemain keturunan berpotensi dinaturalisasi timnas Indonesia. Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, sedang memantau sejumlah pemain.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Menuju Piala Dunia 2030, 10 Pemain Keturunan Dikaitkan dengan Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga
Timnas Indonesia Berpotensi Hadapi Korea Selatan atau China November 2026, ini Alasannya
Korea Selatan dan China menjadi calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday November 2026.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Timnas Indonesia Berpotensi Hadapi Korea Selatan atau China November 2026, ini Alasannya
Olahraga
Laga Timnas Indonesia vs Yordania Terancam Batal, PSSI Cari Lawan Pengganti
Laga timnas Indonesia vs Yordania kini terancam batal. PSSI pun mulai mencari lawan pengganti pada November 2026 nanti.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Laga Timnas Indonesia vs Yordania Terancam Batal, PSSI Cari Lawan Pengganti
Olahraga
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
PSSI membuka kemungkinan menjatuhkan sanksi pengurangan poin kepada klub yang gagal menjaga perilaku suporternya.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Oktober 2026
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
Olahraga
Erick Thohir Ancam Larang Suporter Away Lagi, PSSI Beri Tenggat Sepekan
PSSI siap turun tangan, termasuk mempertimbangkan kembali kebijakan larangan suporter tandang.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Oktober 2026
Erick Thohir Ancam Larang Suporter Away Lagi, PSSI Beri Tenggat Sepekan
Bagikan