MerahPutih.com - Timnas Vietnam bertekad meraih kemenangan saat menghadapi Kamboja di laga terakhir Grup A ASEAN Championship 2026 yang akan digelar di Stadion My Dinh, Hanoi, Jumat, 7 Agustus.
Pelatih Kim Sang-sik menegaskan bahwa tim berusaha menolak mengulangi hasil mengecewakan saat ditahan Singapura.
Dalam konferensi pers jelang laga, Kim Sang-sik mendapat pertanyaan mengenai kemungkinan para pemain terlena usai mengalahkan Indonesia sehingga kembali kehilangan poin seperti bermain imbang melawan Singapura.
Pelatih asal Korea Selatan itu menanggapinya dengan nada bercanda.
Baca juga:
Kim Sang-sik Mulai Dijuluki Mr Kim Black Menyusul Kemenangan Telak Timnas Vietnam atas Indonesia
Menurut Kim, hasil imbang kontra Singapura bukan disebabkan oleh para pemain, melainkan karena dirinya mengenakan baju putih yang dianggap membawa sial.

Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik. (Facebook/VFF)
Ia menegaskan bahwa Vietnam sebenarnya menciptakan banyak peluang pada pertandingan tersebut, hanya saja gagal mengonversinya menjadi gol.
Saya rasa itu bukan kesalahan para pemain, tetapi mungkin karena saya mengenakan kaus putih hari itu dan kurang beruntung. Bahkan, dalam pertandingan melawan Singapura, kami menciptakan banyak peluang mencetak gol tetapi tidak mampu memanfaatkannya. Sekarang, seluruh tim dalam kondisi bagus dan akan mengincar kemenangan melawan Kamboja,
ujar Kim Sang Sik.
Kim Sang-sik Ingin Tebus Hasil Imbang Lawan Singapura
Kim Sang-sik mengaku masih menyimpan kekecewaan setelah Vietnam gagal mencetak gol dan hanya bermain imbang saat menjamu Singapura. Ia berharap anak asuhnya memberikan penampilan yang lebih meyakinkan demi membahagiakan para pendukung.
Pelatih berusia 49 tahun tersebut menegaskan kemenangan atas Kamboja menjadi target utama. Ia juga berharap para suporter memenuhi stadion untuk memberikan dukungan kepada Golden Star Warriors.
Kim juga mengingatkan para pemain agar tidak meremehkan Kamboja. Hal ini terkait Vietnam unggul jauh dalam peringkat FIFA dan saat ini memimpin klasemen grup.
Baca juga:
Ia membuka peluang melakukan rotasi di beberapa posisi, tetapi menegaskan tetap bisa menurunkan komposisi terbaik karena jeda menuju babak semifinal masih cukup panjang.
Selain itu, Kim turut menyoroti persaingan di lini tengah. Ia memuji penampilan Nguyen Thanh Long saat menghadapi Indonesia, terutama karena mampu tampil solid meski lama tidak menjadi starter.
Di sisi lain, Kim juga memberikan apresiasi kepada Hoang Duc yang menyumbang dua assist saat melawan Indonesia, serta menilai Quang Hai tetap menjadi salah satu gelandang terbaik yang dimiliki Vietnam. Dengan banyaknya opsi berkualitas di lini tengah, Kim mengaku akan mempertimbangkan kombinasi terbaik untuk menghadapi Kamboja. (*)