MerahPutih.com - Enea Bastianini gagal finis dan harus rela kehilangan poin penting pada balapan utama MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Minggu (29/9). Pembalap asal Italia tersebut terjatuh di tikungan 1 pada lap 21, setelah berhasil menemukan ritmenya dan mencatatkan fastest lap.
Pembalap berjulukan The Beast itu mengaku terlalu memaksakan motor dan berambisi mengejar podium di Mandalika.
"Saya berusaha melampaui batas pada putaran itu dan mencoba berjuang pada putaran terakhir untuk meraih kemenangan. Tapi kemudian saya melakukan kesalahan besar," kata Bastianini dilansir laman MotoGP, Senin (30/9).
Baca juga:
Enea Bastianini Catatkan Waktu Tercepat di Sesi Latihan MotoGP Indonesia 2024
Tak dimungkiri, Bastianini memang berambisi untuk mendapatkan podium setelah satu hari sebelumnya finis kedua di sesi Sprint Race, Sabtu (28/9). Pasalnya, meski kecil, ia masih memiliki peluang untuk menjadi juara dunia setelah Sprint Race dan memperkecil jarak poin dari pemimpin klasemen sementara Jorge Martin.
"Di sini saya mencoba untuk menang. Jika memungkinkan, saya bisa mencobanya," terang Bastianini.
Baca juga:
Bagnaia Pertahankan Gelar Juara Sprint GP Mandalika, Marquez Podium 3
Di sisi lain, rekan satu timnya yakni Francesco Bagnaia, turut menyayangkan gagalnya Bastianini setelah menemukan ritmenya saat balapan utama di Mandalika. Juara Dunia MotoGP 2023 itu juga mengatakan insiden ini bisa menjadi pengingat bagi Bastianini untuk tampil lebih maksimal di sisa balapan MotoGP 2024.
"Jadi itu adalah sesuatu yang terjadi berkali-kali pada saya," ucap pembalap yang akrab disapa Pecco itu.
Baca juga:
Klasemen MotoGP 2024: Jorge Martin Masih Memimpin setelah Menang di Mandalika
Bastianini kini menghuni posisi ketiga klasemen sementara MotoGP 2024 dengan 291 poin, selisih 74 poin dari Jorge Martin di posisi pertama. (*)