Musik

Elton John Kecam Legalisasi Ganja, Menyebutnya Salah Satu Kesalahan Terbesar Sepanjang Masa

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 13 Desember 2024
 Elton John Kecam Legalisasi Ganja, Menyebutnya Salah Satu Kesalahan Terbesar Sepanjang Masa

Elton John kecam legalisasi ganja. (Foto: Billboard)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ELTON John tak punya komentar baik tentang legalisasi ganja. Ia mengecam kebijakan itu, menyebutnya kesalahan terbesar sepanjang masa’.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah Time sebagai bagian dari liputan Icon of The Year, penyanyi legendaris ini berbagi pemikirannya tentang legalisasi ganja di beberapa bagian AS dan Kanada.

"Saya berpendapat bahwa ganja membuat ketagihan. Itu mengarah pada obat-obatan lain. Ketika kamu teler, dan saya pernah teler, kamu tidak bisa berpikir secara normal,“ katanya.

“Melegalkan ganja di Amerika dan Kanada merupakan salah satu kesalahan terbesar sepanjang masa,“ kecamnya. John melihatnya dari sudut pandang orang yang sudah tidak mabuk selama bertahun-tahun.

Seperti disebut dalam publikasi itu, dikutip CNN, John ialah sponsor Eminem. Dia mengatur bintang pop Inggris Robbie Williams untuk pertama kalinya masuk rehabilitasi.

Baca juga:

Elton John Ngaku telah Kehilangan Penglihatannya


Meski begitu, pelantun Rocket Man ini punya satu penyesalan karena tidak membantu salah seorang temannya, yakni mendiang George Michael. Penyanyi tersbeut berjuang melawan penyalahgunaan obat-obatan terlarang hingga akhirnya meninggal karena penyakit jantung dan hati pada 2016. Dia meninggal pada usia 53 tahun. "Sulit untuk mengatakan kepada seseorang bahwa mereka menjadi bajingan, dan sulit untuk didengar," kata John tentang upaya untuk membantu Michael agar sadar. "Akhirnya saya membuat pilihan untuk mengakui bahwa saya ialah seorang bajingan,” sesalnya.

Rekan penulis John yang telah lama bekerja sama dengannya, Bernie Taupin, mengatakan, ketika John kecanduan narkoba, ia merasa takut untuknya. “Itu benar-benar mengerikan,” katanya.

Ia mengenang ada banyak pekerjaan yang mereka lakukan pada saat John berada dalam kondisi terburuknya. “Itu bukanlah yang terbaik dari kami berdua. Saya tidak dapat secara kreatif menginvestasikan waktu untuk menulis materi yang berhubungan dengan dia sampai dia benar-benar menemukan dirinya sendiri, dan kemudian lebih mudah bagi saya untuk merefleksikannya,” kenangnya.(dwi)

Baca juga:

Film Dokumenter Elton John Bakal Tayang di Festival Film Toronto 2024

#Musik #Elton John
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

ShowBiz
Lenka Kembali dengan Album 'Good Days', Hadirkan Musik Hangat di Tengah Ketidakpastian
Setelah beberapa tahun mengeksplorasi musik yang lebih personal, Lenka akhirnya kembali dengan album 'Good Days'. Hadirkan single 'So Far So Good'.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Lenka Kembali dengan Album 'Good Days', Hadirkan Musik Hangat di Tengah Ketidakpastian
ShowBiz
Sunyiruri dan Figura Renata Rilis EP 'Menyanyikan Usman Arrumy', Satukan Musik dan Sastra
Sunyiruri dan Figura Renata resmi merilis EP kolaboratif 'Menyanyikan Usman Arrumy'. Menginterpretasikan puisi-puisi Usman Arrumy di lima lagu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Sunyiruri dan Figura Renata Rilis EP 'Menyanyikan Usman Arrumy', Satukan Musik dan Sastra
ShowBiz
SautKat Debut lewat Maxi-Single 'Katakan/Lagi', Usung Semangat Indie Pop Revival
Band indie pop asal Surabaya, SautKat, resmi debut lewat maxi-single 'Katakan/Lagi'. Hadirkan dua lagu tentang hubungan toksik dan cinta tanpa kepastian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
SautKat Debut lewat Maxi-Single 'Katakan/Lagi', Usung Semangat Indie Pop Revival
ShowBiz
Melisa Darusman Rilis “Lady Sky”, Lagu Penuh Nostalgia untuk Sang Idola Charly van Houten
Penyanyi Melisa Darusman secara resmi merilis single terbarunya, “Lady Sky”, sebuah karya yang lebih dari sekadar lagu.
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
Melisa Darusman Rilis “Lady Sky”, Lagu Penuh Nostalgia untuk Sang Idola Charly van Houten
ShowBiz
Perpaduan Nuansa Dreamy dan Hip-Hop dari Lana Del Rey dan Quavo dalam "Tough"
Lana Del Rey menghadirkan warna vokal khasnya yang lembut, melankolis, dan penuh atmosfer emosional, sementara Quavo memberikan sentuhan rap yang santai namun tetap kuat dengan gaya flow modern
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
Perpaduan Nuansa Dreamy dan Hip-Hop dari Lana Del Rey dan Quavo dalam
ShowBiz
Lewat Sailing, Scalopoly Tuangkan Kisah Tentang Cita dan Cinta
Grup musik Scalopoly akhirnya resmi memperkenalkan EP debut mereka yang juga diberi judul Sailing.
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
Lewat Sailing, Scalopoly Tuangkan Kisah Tentang Cita dan Cinta
ShowBiz
“Maria”, Lagu Baru Aku Jeje tentang Cinta yang Tak Bertahan Lama
Aku Jeje menghadirkan nuansa baru dalam perjalanan musikalnya dengan memadukan unsur Samba dan Jazz menjadi satu warna musik yang segar dan berbeda.
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
“Maria”, Lagu Baru Aku Jeje tentang Cinta yang Tak Bertahan Lama
ShowBiz
“End Of An Era”, Cara Niall Horan Mengenang Liam Payne
Liam Payne diketahui meninggal dunia pada 16 Oktober 2024 di usia 31 tahun usai terjatuh dari balkon lantai tiga sebuah hotel di Buenos Aires, Argentina.
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
“End Of An Era”, Cara Niall Horan Mengenang Liam Payne
ShowBiz
Jonas Blue Rilis “Girl”, Penerus Sukses “Edge Of Desire”
Sejak dirilis bersama Malive pada Juli 2025 di tengah musim panas, “Edge Of Desire” sukses mencatat lebih dari 200 juta streaming global.
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
Jonas Blue Rilis “Girl”, Penerus Sukses “Edge Of Desire”
ShowBiz
D’MASIV Buka Era Baru Lewat Single “On Our Own”, Releksi Kehidupan Modern Penuh Kebisingan dan Kepalsuan
Lagu On Our Own menggambarkan perjalanan manusia sejak lahir hingga menghadapi kerasnya realitas kehidupan, namun tetap mampu bertahan melalui kebersamaan.
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
D’MASIV Buka Era Baru Lewat Single “On Our Own”, Releksi Kehidupan Modern Penuh Kebisingan dan Kepalsuan
Bagikan