Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Film

Elizabeth Olsen Tangkis Kritik Film Marvel yang Disebut Kurang Nyeni

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Mei 2022
Elizabeth Olsen Tangkis Kritik Film Marvel yang Disebut Kurang Nyeni

Pemeran Scarlet Witch Elizabeth Olsen angkat bicara soal kritik untuk film Marvel. (Foto: IndieWire)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AKTRIS Elizabeth Olsen bosan dengan filmmaker seperti Martin Scorsese dan Francis Ford Coppola yang mengecam film-film Marvel. Olsen yang kembali hadir sebagai Wanda Maximoff/Scarlet Witch dalam Doctor Strange in the Multiverse of Madness mengatakan kepada The Independent, bahwa dia frustasi ketika orang membuat film Marvel tampak seperti jenis seni yang lebih rendah.

“Saya tidak mengatakan kami sedang membuat film seni indie, tetapi saya hanya berpikir itu merendahkan kru kami, inilah yang mengganggu saya,” kata Olsen. "Terdapat beberapa desainer set, desainer kostum, operator kamera yang paling menakjubkan, saya merasa kritik semacam itu meremehkan mereka, meniadakan semua orang yang membuat film pemenang penghargaan, yang juga mengerjakan proyek ini,” tambahnya.

Baca juga:

Doctor Strange Kembangkan Cerita Karakter dengan Lebih Kompleks

Elizabeth Olsen Tangkis Kritik Film Marvel yang Disebut Kurang Nyeni
Martin Scorsese dan Francis Ford Coppola kerap melontarkan kritik keras tentang film-film Marvel. (Foto: Daily Mail)

“Dari sudut pandang aktor, apa pun, saya mengerti; Saya benar-benar mengerti bahwa ada jenis kinerja berbeda yang terjadi. Namun, saya pikir merendahkan film Marvel seperti meniadakan ratusan kru yang sangat berbakat. Di situlah saya menjadi sedikit gusar tentang itu,” ujarnya.

Komentar Scorsese yang terkenal antara lain membandingkan film Marvel dengan wahana taman hiburan, sambil mendiskusikan bagaimana film superhero telah membentuk pameran dengan cara yang berbahaya bagi film non-superhero.

Sementara, Coppola dikutip pada 2019 dengan menyebut film Marvel 'tercela', meskipun dia kemudian mengklarifikasi bahwa dia tidak berbicara tentang film Marvel secara khusus, tetapi merujuk pada bagaimana industri film sekarang menghargai perdagangan daripada seni. Namun, Coppola menyindir film Marvel dalam wawancara Februari dengan majalah GQ.

Baca juga:

Bos Marvel Studio Bicara Soal Tantangan di Tengah Pandemi COVID-19

Elizabeth Olsen Tangkis Kritik Film Marvel yang Disebut Kurang Nyeni
Nicolas Cage tidak sepaham dengan pamannya, Francis Ford Coppola. tentang film-film Marvel. (Foto: The Mirror)

“Dulu ada film studio, sekarang ada film Marvel. Dan apa itu film Marvel? Sebuah film Marvel adalah salah satu film prototipe yang dibuat berulang-ulang dan berulang-ulang agar terlihat berbeda,” kata Coppola.

Nicolas Cage datang untuk membela film Marvel setelah pamannya, Coppola, mengkritik. "Ya, mengapa mereka melakukan itu? Saya tidak mengerti konfliknya. Saya tidak setuju dengan mereka tentang persepsi atau pendapat itu," Cage bertanya kepada GQ tentang pembuat film yang mengkritik Marvel.

"Saya pikir film yang saya buat, seperti Pig atau Joe, tidak bertentangan dengan film Marvel," kata Cage. “Maksudku, film Marvel tidak ada hubungannya dengan akhir [film] tweener. Tweener, maksud saya adalah film anggaran USD 30-50 juta. Saya pikir film dalam kondisi yang baik. Jika kamu melihat Power of the Dog, atau jika melihat Spencer, atau salah satu film Megan Ellison. Saya pikir masih ada peluang untuk Paul Thomas Anderson,” ujarnya mengacu pada sineas yang menyutradarai Licorice Pizza (2021). (aru)

Baca juga:

Kurang dari Seminggu 'Doctor Strange 2' Sudah Raup Lebih dari Rp 1,3 Triliun

#Film #Aktor Film #Sutradara #Bintang Hollywood #Film Marvel's Studio # Marvel Cinematic Universe
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Film 'Para Perasuk' Jadi Pembuka Asian American International Film Festival 2026 di New York
Film Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja terpilih sebagai Official Selection sekaligus Opening Night Film di Asian American International Film Festival (AAIFF) 2026 di New York.
Ananda Dimas Prasetya - 16 menit lalu
Film 'Para Perasuk' Jadi Pembuka Asian American International Film Festival 2026 di New York
ShowBiz
'Danur: The Last Chapter' Jadi Film Indonesia Terlaris 2026, Tembus 3,6 Juta Penonton
Danur: The Last Chapter resmi menjadi film Indonesia terlaris sepanjang 2026 dengan raihan lebih dari 3,6 juta penonton.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 9 menit lalu
'Danur: The Last Chapter' Jadi Film Indonesia Terlaris 2026, Tembus 3,6 Juta Penonton
Lifestyle
12 Negara Bagian Ajukan Gugatan untuk Hentikan Merger Raksasa Paramount dan Warner Bros, Bisa Rusak Iklim Usaha
Konsolidasi media terbesar dalam sejarah Hollywood itu akan menghambat persaingan usaha dan menyebabkan kenaikan harga bagi konsumen.
Dwi Astarini - 2 jam, 32 menit lalu
12 Negara Bagian Ajukan Gugatan untuk Hentikan Merger Raksasa Paramount dan Warner Bros, Bisa Rusak Iklim Usaha
ShowBiz
Netflix Hadirkan 3 Film Horor Baru di Juli, Ada Franchise 'Danur'
Bagi pencinta film horor lokal, Juli menjadi bulan yang dipenuhi judul-judul baru dengan cerita yang beragam.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Netflix Hadirkan 3 Film Horor Baru di Juli, Ada Franchise 'Danur'
ShowBiz
Tom Cruise Berubah Total di Trailer 'Digger', Film Satir Politik Garapan Alejandro G. Iñárritu
Tom Cruise tampil nyaris tak dikenali dalam trailer perdana Digger. Film terbaru Alejandro G. Iñárritu memadukan komedi satir politik, hingga krisis iklim.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Tom Cruise Berubah Total di Trailer 'Digger', Film Satir Politik Garapan Alejandro G. Iñárritu
ShowBiz
Trailer Film 'Seni Merayu Tuhan' Dirilis, Rieke Diah Pitaloka Tampil Emosional
Trailer terbaru Seni Merayu Tuhan resmi dirilis. Film adaptasi buku Habib Husein Ja'far ini menampilkan kisah mengharukan tentang cinta seorang ibu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Trailer Film 'Seni Merayu Tuhan' Dirilis, Rieke Diah Pitaloka Tampil Emosional
Lifestyle
Filosofi Teras, Cerita Sandwich Generation Dihantam Berbagai Tekanan Hidup
Utang peninggalan orang tua, biaya kuliah sang adik, hingga kakak yang masih menumpang hidup setelah menikah dalah cerita nyata orang Indonesia,
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Filosofi Teras, Cerita Sandwich Generation Dihantam Berbagai Tekanan Hidup
ShowBiz
Sinopsis Film 'Kung Fu Soccer', Spin-off 'Shaolin Soccer' Garapan Stephen Chow Raup Rp 1,2 Triliun dalam 2 Hari
Film 'Kung Fu Soccer' garapan Stephen Chow sukses meraup Rp 1,2 triliun dalam dua hari penayangan di China. Simak sinopsis, daftar pemain, dan fakta menariknya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Sinopsis Film 'Kung Fu Soccer', Spin-off 'Shaolin Soccer' Garapan Stephen Chow Raup Rp 1,2 Triliun dalam 2 Hari
ShowBiz
Sinopsis Film 'Soulm8te', Spin-off 'M3GAN' tentang Robot AI yang Berubah Menjadi Teror
Soulm8te menjadi spin-off terbaru semesta M3GAN dari Blumhouse dan Atomic Monster. Film thriller teror ancaman AI ini tayang digital mulai 1 Agustus 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Sinopsis Film 'Soulm8te', Spin-off 'M3GAN' tentang Robot AI yang Berubah Menjadi Teror
ShowBiz
Gina S. Noer Sebut 'Aku Sebelum Aku' sebagai Surat Cinta untuk Mereka yang Bertahan
Film Aku Sebelum Aku karya Gina S. Noer tayang di Netflix mulai 16 Juli 2026. Angkat kisah pencarian jati diri remaja di tengah tekanan keluarga, masa lalu, dan ekspektasi hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Gina S. Noer Sebut 'Aku Sebelum Aku' sebagai Surat Cinta untuk Mereka yang Bertahan
Bagikan