Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Edwin Cokelat Ungkap Alasan Pilih Astrid Jadi Vokalis Sementara

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 13 Januari 2022
Edwin Cokelat Ungkap Alasan Pilih Astrid Jadi Vokalis Sementara

Astrid jadi vokalis sementara Cokelat. (Foto: Instagram/edwin.cokelat)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

VOKALIS Cokelat Aiu Ratna memutuskan untuk cuti sementara karena sedang hamil dan melahirkan. Demi mendukung kesehatan Aiu dan janin dalam kandungannya, Cokelat pun memilih Astrid sebagai vokalis sementara.

“Buat musik gua, di zaman sekarang ini enggak gampang untuk cari penyanyi yang mengerti rock alternatif, pop rock, dan referensi 90-an dan 2000-an. Dan menurut gua musisi yang cocok itu, ya ada pada Astrid,” kata Edwin, gitaris Cokelat saat ditemui Merahputih.com, Senin (10/1).

Astrid yang memiliki suara lembut, lanjut Edwin, mampu menyanyikan lagu-lagu Cokelat yang bernuansa Rock. Menurutnya, salah satu nilai kolaborasi yang harus dicapai adalah bagaimana musik berperan sehingga vokalis bisa bernyanyi dengan baik, mulai dari karakter hingga nada-nada.

Baca juga:

Jackline Mundur dari Cokelat, ini Alasannya

Edwin ‘Cokelat’ Ungkap Alasan Gandeng Astrid Jadi Vokalis Sementara
Aiu Ratna sedang cutil hamil dan melahirkan. (Foto: Instagram/aiu_rp)

“Nah disitulah harus terjadi adaptasi. Buat gua sekarang, berkolaborasi dengan siapa saja itu terbuka. Yang penting bagaimana karakter vokalis itu bisa muncul. Makanya seperti di lagu Jauh, kontennya gua bikin akustikan dan dia lakukan secara maksimal,” ungkap Edwin.

Astrid yang dikenal luas lewat lagu Jadikan Aku yang Kedua juga menyambut baik pinangan untuk berkolaborasi tersebut. Bahkan, ada masa ketika Astrid mendengarkan lagu-lagu Cokelat, sampai hafal dan kerap menyaksikan konsernya.

Selain membawakan lagu-lagu Cokelat, band ini juuga melahirkan single berjudul Wajar dan vokalisnya adalah Astrid. “Lagu ini memang dibuat untuk Astrid, bukan lagu lama. Setelah bergabung dengan Astrid, kita bikin lagu baru saja buat Astrid,” pungkas Edwin.

Baca juga:

Astrid Akan Gantikan Posisi Aiu di Band Cokelat

Edwin mengaku bahwa di 2022 ini, Cokelat akan mengerjakan banyak projek. Ketika proyek yang dikerjakan sudah selesai, setiap personel wajib tidak hanya fokus pada band saja, tetapi bagaimana bisa mempromosikannya secara berkelanjutan.

“Mengeluarkan karya itu pasti. Bagaiamana caranya gua harus mengeluarkan karya, apa pun hasilnya. Dan panggung, itu pasti harus gua kejar. Lalu kejutan-kejutan juga lagi digarap sama manajemen, termasuk konten. Konten itu jadi media promosi paling tepat, mulai dari suara, lighting, kamera, dan masih banyak lagi. Kalau lihat Youtube kan, orang liat visualnya,” tutupnya. (and)

Baca juga:

AIU Eks Garasi Bakal Resmi Jadi Vokalis Baru Grup Band Cokelat?

#Astrid #Musik Indonesia #Musik #Musisi Indonesia #Band Cokelat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan