Dukung Kemauan Anak Berolahraga Tanpa Keluar Banyak Biaya

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 05 November 2022
Dukung Kemauan Anak Berolahraga Tanpa Keluar Banyak Biaya

Ada sejumlah tips untuk mendukung passion olahraga anak tanpa menguras kantong. (Pexels/Lukas))

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

OLAHRAGA adalah salah satu kesukaan anak-anak. Baik itu laki-laki maupun perempuan. Olahraga disukai beragam mulai dari lari, berenang, futsal, basket, sampai ke bulu tangkis. Terlepas dari manfaat menyehatkannya, passion dan hobi olahraga pada anak bisa jadi salah satu hal yang menguras kantong.

Anggap anakmu suka dan berbakat dalam sepak bola. Kamu tentu harus menyediakan biaya untuk membelikannya baju jersey dan sepatu khusus bermain bola. Belum lagi jika anak mengikuti klub khusus bermain bola dan bergabung ke suatu tim. Meski menguras banyak biaya, kamu sebagai orang tua pasti ingin mendukung cita-cita anak, kan?

Mengacu pada laman Life Hacker, berikut ini merupakan beberapa tips yang bisa kamu coba dalam menghemat pengeluaran sambil tetap mendukung bakat anak di bidang olahraga.

Baca Juga:

Pandemi Pengaruhi 3 Aspek Penting dalam Proses Tumbuh Kembang Anak

anak
Mendaftarkan beberapa anak di tim dan sekolah yang sama dapat membuat pengeluaranmu jadi lebih hemat. (Pexels/Rodnae Productions)

Jenis olahraga yang terjangkau


Sepakbola, bola basket, dan lari adalah dua cabang olahraga yang tak memerlukan biaya terlalu mahal. Orangtua hanya perlu membelikan sepatu dan baju yang dipakai dalam berolahraga. Dua olahraga itu terasa jauh lebih murah bila dibandingkan dengan contohnya go-kart, jetski, ice skating dan lainnya yang sejenisnya.

Ajak anak mendalami olahraga yang sama


Ketika memiliki lebih dari satu anak, otomatis pengeluaran akan berlipat juga. Untuk menekan pengeluaran, kamu bisa mengajak anak-anak mendalami olahraga yang sama, misalnya bulu tangkis. Jadi, ketika sang kakak sudah dewasa, sang adik bisa memakai kembali raket, kaus, atau sepatu milik sang kakak. Mereka juga bisa didaftarkan pada sekolah yang sama supaya bisa mendapatkan diskon.

Baca Juga:

Jurus Jitu Mengatasi Tantrum pada Anak Berkebutuhan Khusus

anak
Ada baiknya membeli serta menjual kembali peralatan olahraga dari anak. (Pexels/Kampus Production)

Beli dan jual peralatan olahraga yang sudah dipakai


Seorang anak biasanya mudah kehilangan mood terhadap suatu hal, termasuk olahraga. Maka dari itu, hindari membeli peralatan olahraga baru yang berpotensi hanya dipakai sebentar. Sebaliknya, kamu bisa membeli peralatan olahraga bekas atau pernah dipakai yang kondisinya masih bagus. Sebab harganya pasti jauh lebih murah. Kamu juga bisa menjualnya kembali jika sudah tak terpakai nanti.

Beli alat kelengkapan olahraga saat sedang diskon


Pada bulan dan musim tertentu, biasanya harga pakaian dan alat olahraga akan turun harga. Misalnya ketika musim hujan, biasanya toko pakaian renang akan memberikan diskon karena jarang orang berenang di musim itu. Nah, kamu bisa memanfaatkan keadaan ini untuk membeli alat serta pakaian olahraga dengan harga yang lebih murah. (mcl)

Baca Juga:

Ketika Anak Tumbuh Gigi, Begini Cara Menanganinya

#Lipsus November Anak-anak #Olahraga #Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Pemerintah terus mendukung National Paralympic Committee Indonesia untuk bisa terus mengirimkan atlet terbaik.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Olahraga
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Tantangan yang lebih besar yakni bagaimana prestasi tersebut diperluas ke lebih banyak cabang olahraga dan bisa dipertahankan dalam jangka panjang.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Olahraga
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Dengan koleksi poin tersebut, peringkat FIFA Timnas Indonesia kini ada di posisi 117.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Porturin Targetkan Bawa Pulang Empat Emas untuk Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship
Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship harus digunakan semaksimal mungkin karena sistem perlombaan ini memiliki poin yang bagus.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Porturin Targetkan Bawa Pulang Empat Emas untuk Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship
Olahraga
Jersey 'Last Dance' Jordan Terjual Seharga Rp 190,65 Miliar, Penanda Puncak Era Basket sebagai Fenomena Budaya Global
Ia mengenakan jersey tersebut pada gim ketiga Final NBA 1998, yang merupakan musim terakhirnya bersama Chicago Bulls.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Jersey 'Last Dance' Jordan Terjual Seharga Rp 190,65 Miliar, Penanda Puncak Era Basket sebagai Fenomena Budaya Global
Olahraga
UEFA Nations League, Inggris dan Spanyol Kompak Raih Kemenangan
Timnas Inggris dan Spanyol sama-sama mengamankan poin dan optimisme untuk laga berikutnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
UEFA Nations League, Inggris dan Spanyol Kompak Raih Kemenangan
Indonesia
Lifter Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026 dan Pecahkan Rekor, Langsung Ditelepon Presiden Prabowo
Prabowo menelpon melalui panggilan video dari kediaman Prabowo di Hambalang, Sabtu (26/9) sore.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Lifter Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026 dan Pecahkan Rekor, Langsung Ditelepon Presiden Prabowo
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Lifestyle
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Tekno
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Huawei GT Series diklaim mampu bertahan hingga 21 hari untuk penggunaan ringan. Simak daya tahan HUAWEI WATCH GT 6 dan GT Runner.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Bagikan