MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz berharap dualisme kepemimpinan di tubuh partai berlambang Kakbah dapat segera berakhir dengan dikeluarkan keputusan akhir dari Mahkamah Agung (MA).
Setahun belakangan, konflik PPP kian memanas dengan saling klaim legalitas kepengurusan sah antara Djan Faridz dan Romahurmuziy.
Puncaknya, terjadi insiden penyerangan DPP PPP oleh sekelompok kader yang mengaku dari Angkatan Muda Kakbah.
Menyikapi hal itu, Djan Faridz menilai, peristiwa penyerbuan tersebut terjadi karena adanya miskomunikasi kedua kubu.
"Saya sampaikan kepada seluruh kader dan simpatisan PPP di seluruh Indonesia untuk bersabar menunggu keputusan hukum yang kini sedang berproses di Mahkamah Agung (MA)," kata Djan Faridz saat menggelar konferensi pers di kantor DPP PPP Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (20/9).
Pihaknya, kata Djan, yakin cepat atau lambat kepastian hukum terhadap persoalam dualisme kepemimpinan di tubuh PPP akan tuntas.
"Saya mengimbau kepada semua pihak agar menghormati petuah pendiri terdahulu dan menjaga jangan sampai timbul hal-hal yang tidak mencerminkan nilai-nilai keislaman," katanya.
Pihaknya, tambah Djan Faridz, masih menunggu keputusan akhir MA.
"Saya berharap, putusan dapat diterima dengan tulus dan berjiwa besar, " tandasnya. (Fdi)
Baca berita terkait kisruh PPP lainnya di: Sambil Menitikan Air Mata, Djan Faridz Harap PPP Bersatu