Merahputih.com - Sebanyak 26.500 personel gabungan disiagakan Polda Metro Jaya untuk mengamankan Hari Buruh atau May Day.
"Yang di lokasi Istora Senayan kita siapkan sekitar 1.500 personel gabungan dan untuk di Istana Negara ada 25 ribu personel," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Jakarta, Selasa (30/4).
Argo menyebut estimasi massa buruh yang akan hadir di kedua lokasi itu 30-40 ribu orang buruh. Mereka akan menyampaikan aspirasinya pada Hari Buruh tersebut.
Personel tersebut terdiri atas gabungan TNI-Polri dan unsur dari Pemprov DKI Jakarta. Argo menyebut massa buruh akan menggelar aksi di dua tempat berbeda.
Jumlah personel yang mengamankan aksi buruh di Istora Senayan lebih kecil jika dibanding di depan Istana Negara. Padahal, di Istora Capres Prabowo Subianto dikabarkan bakal berorasi.
Hal itu disebut Argo karena jumlah massa di Istora Senayan diperkirakan tidak sebanyak massa di depan Istana Negara. "Karena kan di Istora cuma sedikit, di lingkaran itu saja di situ," ujar Argo.
Polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas. Namun sifatnya situasional
Sebelumnya, serikat Buruh Indonesia yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) akan menggelar aksi demo pada peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day di Istana Negara.
Mereka akan menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, di antaranya menuntut pemerintah mencabut Peraturan Presiden (PP) Nomor 78 Tahun 2019, meningkatkan kualitas kinerja pengawasan terhadap buruh, menuntut penghapusan sistem kerja kontrak outsourcing dan magang. (Knu)