Dua Kali Mangkir, Dirut Pertamina Akhirnya Bersedia Diperiksa KPK

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 17 September 2018
Dua Kali Mangkir, Dirut Pertamina Akhirnya Bersedia Diperiksa KPK

Nicke Widyawati. Foto: Dok Pertamina

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan KPK setelah dua kali mangkir. Perempuan itu diperiksa dalam kasus suap proyek PLTU Riau-1 terkait saat menjabat sebagai Direktur Pengadaan Strategis 1 PT PLN.

"Nicke Widyawati, mantan Direktur Perencanaan PLN tadi memenuhi penjadwalan ulang pemeriksaan dalam kasus PLTU Riau-1," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, saat dikonfirmasi Senin (17/9).

Febri
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah. (MP/Ponco)

Nicke sudah dua kali tidak memenuhi panggilan KPK pada Senin (3/9) dan Kamis (13/9) lalu. Nicke tiba di gedung KPK sekitar pukul 13.40 WIB dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK.

Dirut baru Pertamina itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih dan mantan Menteri Sosial dan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham.

KPK juga telah menetapkan satu tersangka lainnya Johannes Budisutrisno Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited.

Idrus Marham
Mantan Mensos Idrus Marham (kiri) dan istrinya, Ridho Ekasari. (Foto Setkab)

Idrus diduga menerima janji mendapat bagian yang sama besar dari Eni sebesar 1,5 juta dolar AS yang dijanjikan Johannes bila PPA (purchase power agreement) proyek PLTU Riau-1 berhasil dilaksanakan Johannes dan kawan-kawan.

Kedua kader Golkar itu diduga telah menerima hadiah atau janji dari Johanes, pemegang saham Blakgold Natural Resources Limited terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau I.

Untuk tersangka Kotjo, KPK telah melimpahkan dari proses penyidikan ke tahap penuntutan atau tahap kedua. Sidang terhadap Kotjo direncanakan dilakukan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Dalam penyidikan kasus itu, tersangka Eni juga diketahui telah mengembalikan uang Rp500 juta kepada penyidik KPK. Pengurus Partai Golkar juga telah mengembalikan sekitar Rp700 juta terkait kasus PLTU Riau-1 tersebut. (Pon)

#Korupsi PLTU Riau #Nicke Widyawati
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mantan Dirut Pertamina Dicecar Penyidik Soal Kebijakannya ketika Korupsi Tata Kelola Minyak Terjadi
Nicke Widyawati diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Mei 2025
Mantan Dirut Pertamina Dicecar Penyidik Soal Kebijakannya ketika Korupsi Tata Kelola Minyak Terjadi
Indonesia
KPK Periksa Eks Dirut Pertamina Nicke Widyawati
Nicke akan diperiksa dalam kasus dugaan korupsi proses kerja sama jual beli gas antara PGN dan IAE pada 2017 - 2021.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Maret 2025
KPK Periksa Eks Dirut Pertamina Nicke Widyawati
Indonesia
KPK Periksa Eks Dirut Pertamina Nicke Widyawati Terkait Kasus Korupsi Pengadaan LNG
Nicke Widyawati diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan LNG.
Frengky Aruan - Jumat, 10 Januari 2025
KPK Periksa Eks Dirut Pertamina Nicke Widyawati Terkait Kasus Korupsi Pengadaan LNG
Bagikan