Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Film

Dua Aksi Protes Warnai Festival Film Cannes

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 24 Mei 2022
Dua Aksi Protes Warnai Festival Film Cannes

Aksi membawa gulungan spanduk besar berisi nama-nama perempuan korban feminisida di Prancis. (Twitter/@Festival_Cannes)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEKELOMPOK feminis melakukan aksi dramatis di Festival Film Cannes, Minggu (22/5), dengan melepaskan sinyal asap dari perangkat genggam dan menampilkan spanduk panjang untuk awal media internasional yang sedang berkumpul menanti kedatangan para bintang di karpet merah.

Menjelang pemutaran perdana Holy Spider, film thriller yang berpusat pada perempuan karya sutradara Ali Abbasi, sekitar 12 perempuan dalam pakaian formal mengepalkan tangan dan berkumpul di tangga Palais.

Mereka memenuhi ruangan dengan asap hitam tebal dari sinyal asap yang dipegang bersama gulungan spanduk besar berisi daftar 129 nama perempuan. Daftar tersebut, menurut kelompok itu, menyoroti 129 kasus feminisida di Prancis sejak festival Cannes terakhir. Feminisida adalah pembunuhan yang disengaja terhadap perempuan berdasarkan gender mereka.

BACA JUGA:

Hajatan Festival Film Cannes Digelar 17 Mei

Pihak keamanan tampaknya tidak terganggu dengan aksi tersebut sehingga memungkinkan para pelaku difilmkan dan difoto. Salah satu orang dalam yang dekat dengan perencanaan aksi tersebut mengatakan protes itu bukan aksi terkoordinasi untuk mempromosikan film yang akan diputar.

festival film cannes
Tangga Palais yang selalu menjadi lokasi karpet merah menjadi lokasi kedua aksi protes. (Twitter/@Festival_Cannes)

Holy Spider merupakan film tentang seorang jurnalis yang melakukan perjalanan ke kota suci Iran Mashhad untuk menyelidiki seorang pembunuh berantai yang membunuh pekerja seks.

Menurut situs Challenges, protes itu malah terkait dengan pemutaran film dokumenter Riposte yang mengisahkan aktivis feminis dalam acara Cannes Sunday.

Protes itu terjadi sebelum para pemain dan pembuat film Holy Spider tiba di karpet merah. Sumber tersebut menambahkan karavan kendaraan yang membawa mereka dihentikan sebentar di Boulevard de la Croisette agar tidak segera tiba di lokasi pemutaran perdana film itu.

Aksi ini merupakan protes feminis kedua yang mewarnai Festival Film Cannes pada 2022. Pada Jumat (20/5), seorang aktivis yang menghadiri world premiere 3000 Years of Longing karya George Miller memprotes kekerasan seksual yang diklaim dari pasukan Rusia terhadap perempuan Ukraina.

festival film cannes
Premiere '3000 Years of Longing' diramaikan aksi protes kekerasan seksual pasukan Rusia terhadap perempuan Ukraina. (Twitter/@Festival_Cannes)

Pelaku aksi tiba di acara tersebut sesuai dengan aturan berpakaian gala premier, tapi dia kemudian melepas gaunnya untuk memperlihatkan bagian tengah tubuhnya yang dicat dengan kalimat 'Stop Raping Us' yang ditulis berdampingan dengan warna bendera Ukraina.

Tidak seperti aksi pada Minggu, perempuan yang itu berteriak langsung diringkus petugas keamanan. Mereka dengan cepat membungkusnya dengan jaket, dan mengeluarkannya dari acara tersebut. Para tamu tampak bingung di tengah iringan musik festival yang mendayu.(aru)

#Film #Festival Film Cannes
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
5 Fakta Kungfu Soccer Yang Akan Tayang di Tanah Air Pada 12 Agustus 2026
Film Kungfu Soccer disutradarai Stephen Chow. Proyek ini menandai comeback yang sangat dinantikan.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 33 menit lalu
5 Fakta Kungfu Soccer Yang Akan Tayang di Tanah Air Pada 12 Agustus 2026
ShowBiz
Sinopsis 'Insidious: Out of Further', Prekuel yang Ungkap Awal Teror The Further
Insidious: Out of Further tayang pada 20 Agustus 2026 sebagai prekuel franchise Insidious. Simak sinopsis, daftar pemain, dan fakta menarik film horor terbaru ini.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 01 Agustus 2026
Sinopsis 'Insidious: Out of Further', Prekuel yang Ungkap Awal Teror The Further
ShowBiz
5 Film Horor Terbaru Tayang Agustus 2026, dari 'Ketok Mejik' hingga 'Insidious: Out of Further'
Simak daftar lima film horor terbaru yang tayang sepanjang Agustus 2026. Mulai dari Ketok Mejik, Laddaland, Insidious: Out of Further, Harusnya Horror, hingga Paket Santet.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
5 Film Horor Terbaru Tayang Agustus 2026, dari 'Ketok Mejik' hingga 'Insidious: Out of Further'
ShowBiz
Film 'Ketok Mejik' Satukan Dodit Mulyanto dan Ananta Rispo dalam Misi Menyelamatkan Bengkel
Dodit Mulyanto dan Ananta Rispo tampil dalam film horor komedi Ketok Mejik. Mengusung kisah pemilik bengkel yang mengandalkan palu sakti peninggalan leluhur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Film 'Ketok Mejik' Satukan Dodit Mulyanto dan Ananta Rispo dalam Misi Menyelamatkan Bengkel
ShowBiz
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
Efek Rumah Kaca menghadirkan 'Matilah Kau Mati' sebagai soundtrack film 'Laut Bercerita'. Lagu ini berangkat dari puisi dalam novel Leila S. Chudori.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Rapi Films Siapkan Film Horor Komedi 'Warga Rusun 609', Dibintangi Morgan Oey hingga Tanta Ginting
'Warga Rusun 609', film horor komedi terbaru dengan deretan pemain populer. Morgan Oey hingga Tanta Ginting siap membawa cerita misteri penuh humor.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Rapi Films Siapkan Film Horor Komedi 'Warga Rusun 609', Dibintangi Morgan Oey hingga Tanta Ginting
ShowBiz
Trailer 'Jumanji: Open World' Rilis, Ketika Avatar Game Keluar ke Dunia Nyata
Jumanji kembali dengan konsep yang benar-benar berbeda. Dalam Open World, bukan lagi manusia yang masuk ke dalam gim, melainkan sebaliknya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Trailer 'Jumanji: Open World' Rilis, Ketika Avatar Game Keluar ke Dunia Nyata
ShowBiz
Musik di FIlm 'The Odyssey' Jadi Sorotan, Ludwig Göransson Ungkap Eksperimen Instrumen Yunani Kuno
Ludwig Göransson mengungkap proses kreatif di balik musik The Odyssey karya Christopher Nolan. Ia mengeksplorasi instrumen Yunani kuno seperti lira dan Aulos.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Musik di FIlm 'The Odyssey' Jadi Sorotan, Ludwig Göransson Ungkap Eksperimen Instrumen Yunani Kuno
ShowBiz
Trailer Perdana Film 'Children of Blood and Bone' Dirilis, Thuso Mbedu hingga Viola Davis Bintangi Adaptasi Novel Fantasi Tomi Adeyemi
Trailer perdana Children of Blood and Bone resmi dirilis. Film adaptasi novel Tomi Adeyemi ini menghadirkan Thuso Mbedu, Viola Davis, Idris Elba, Cynthia Erivo, dan dunia fantasi Orïsha.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Trailer Perdana Film 'Children of Blood and Bone' Dirilis, Thuso Mbedu hingga Viola Davis Bintangi Adaptasi Novel Fantasi Tomi Adeyemi
ShowBiz
Christopher Nolan Ogah Garap Film Komedi Romantis, Disebut Genre Paling Susah
Bagi Nolan, membuat orang tertawa bukanlah hal mudah.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Christopher Nolan Ogah Garap Film Komedi Romantis, Disebut Genre Paling Susah
Bagikan