Draymond Green Konseling di Tengah Skorsing, Warriors Tanpa Pemain Bintang

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 21 Desember 2023
Draymond Green Konseling di Tengah Skorsing, Warriors Tanpa Pemain Bintang

cover_Daymond Green mendapatkan skors karena pertengakarannya baru-baru in_IMDB

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DRAYMOND Green, pemain kunci Golden State Warriors, tengah menjalani skorsing tiga minggu setelah terlibat pertengkaran dengan Jusuf Nurkic, pemain Phoenix Suns, Selasa (19/12). Karuan wasit langsung mengeluarkannya dari arena.

Setelah kejadian itu, Green mengakui penyesalannya. Dia mengatakan tindakan itu tak sengaja. Meski begitu, dia tetap dijatuhi hukuman skorsing.

Mengakui dampak insiden tersebut, pelatih kepala Warriors, Steve Kerr, berbicara tentang skorsing yang melampaui dunia bola basket.

"Bagi saya, ini lebih dari sekadar bola basket. Ini tentang membantu Draymond," kata Kerr, seperti dikutip dari Vibe. Ia juga menjelaskan mengenai kesempatan bagi Green untuk mengevaluasi kembali dan mengubah pendekatannya terhadap kehidupan.

Baca juga:

13 Pemain Rookie NBA Bergabung Bersama Nike

Green telah mendapat skorsing berulang-ulang. (Foto: IMDB)
Green telah mendapat skorsing berulang-ulang. (Foto: IMDB)

Di tengah hukuman itu, pemain dengan gelar empat kali juara NBA ini, menjalani konseling. Orang dalam yang dekat dengan Green mengungkapkan bahwa sang pemain bersikap kooperatif dan siap menjalani proses konseling yang diperlukan untuk kembali lebih baik.

Namun, rincian spesifik tentang konseling tersebut tetap dirahasiakan untuk menghormati privasi Green.

Wakil Presiden Eksekutif NBA dan Kepala Operasi Bola Basket, Joe Dumars, menjelaskan konteks yang lebih luas dari skorsing Green. Dia menyitir sejarah tindakan-tindakan kekerasan dalam dunia bola basket.

"Sejarah tindakan tidak sportif yang berulang," kata Joe.

Ini bukan kali pertama Green menghadapi konsekuensi akibat perbuatannya yang meledak-ledak. Ia pernah mendapat skorsing sebanyak lima kali pertandingan pada November setelah terlibat keributan dengan Rudy Gobert. Tak pelak, perilaku ini menggambarkan karakternya yang panasan atau temperamental.

Baca juga:

Deretan Bintang NBA dengan Sepatu Edisi Khusus Nike

Ketidakhadiran Green berdampak signifikan pada GSW. (Foto: IMDB)
Ketidakhadiran Green berdampak signifikan pada GSW. (Foto: IMDB)

Karena itulah, dukungan konseling bagi Green lekas muncul. Saat atlet berusia 33 tahun ini menjalani konseling, Warriors melanjutkan pertandingan tanpa bintangnya.

Saat ini hasil pertandingan mereka menunjukkan 12 kali kemenangan dan 14 kali kekalahan. Mereka bertengger di peringkat 11 Wilayah Barat.

Hasil ini tentu saja berat buat mereka. Perjuangan mereka saat ini menunjukkan peran penting Green dalam tim. Kehilangan Green berdampak pada performa mereka di liga. (nda)

Baca juga:

Nike Tampilkan Jersey NBA City Edition Musim 2023-2024

#Selebritas #Olahraga #Bola Basket
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

ShowBiz
Im Siwan Buka-Bukaan Ngaku Tidur 12 Jam Sehari, Ngalahin Bayi Nih
Pola tidurnya sama dengan bayi yang baru lahir.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
 Im Siwan Buka-Bukaan Ngaku Tidur 12 Jam Sehari, Ngalahin Bayi Nih
Olahraga
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
KSOC mengunjungi NOC Indonesia pada Jumat (9/1). Pertemuan ini memperkuat kerja sama dan pengembangan olahraga di kedua negara.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet, pemerintah memberikan sejumlah bonus yang berkisar Rp 157 juta hingga Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
ShowBiz
Artwork yang Abadi: Peti Mati Mani sebagai Tribute bagi The Stone Roses
Pemain bass legendaris asal Manchester itu memilih desain yang terinspirasi langsung dari artwork ikonis album debut The Stone Roses (1989) sebagai penutup perjalanan hidupnya.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Artwork yang Abadi: Peti Mati Mani sebagai Tribute bagi The Stone Roses
ShowBiz
Aktor 'It: Chapter Two' James Ransone Meninggal Dunia, Bunuh Diri di Usia 46 Tahun
Menurut berita yang tersebar, sosok Ransone meninggal pada 19 Desember.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Aktor 'It: Chapter Two' James Ransone Meninggal Dunia, Bunuh Diri di Usia 46 Tahun
Indonesia
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Bayu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan ofisial yang telah berjuang sepanjang SEA Games Thailand 2025.
Dwi Astarini - Minggu, 21 Desember 2025
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Olahraga
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Kemenpora RI sebelumnya hanya menargetkan kontingen Indonesia mampu mengamankan sekitar 80 medali emas.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Olahraga
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Tim Indonesia mengoleksi 91 medali emas, 112 perak dan 130 perunggu dan total 333 medali.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Olahraga
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan kepercayaan para atlet, pelatih, ofisial dan semua pihak yang mendukung kami.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Olahraga
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Ditambah latihan konsisten dan penguasaan medan pertandingan yang dilakukan sejak lama.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Bagikan