MerahPutih.com - Paris Saint-Germain (PSG) dua kali gagal mencetak gol dari titik penalti melawan Liverpool.
Juara bertahan Liga Champions itu mengalahkan skuad asuhan Arne Slot dengan skor 2-0 di Parc des Princes, Kamis (9/4) dini hari WIB.
Namun, hasilnya bisa jauh lebih baik bagi anak asuh Luis Enrique jika mereka lebih klinis atau setidaknya mendapatkan satu tendangan penalti.
Insiden pertama terjadi pada menit ke-70, ketika wasit Jose Maria Sanchez menunjuk titik penalti setelah tekel Ibrahima Konate terhadap Warren Zaire-Emery. Ia juga memberikan kartu kuning kepada bek Prancis tersebut.
Baca juga:
Mohamed Salah Dicadangkan saat Liverpool Tumbang dari PSG, Fans Soroti Sikapnya
PSG Marah tak Diberi Penalti usai Ibrahima Konate Lakukan Pelanggaran
Tayangan ulang menunjukkan, bahwa Konate melakukan kontak dengan pemain PSG tersebut sebelum akhirnya menyentuh bola.
Hal yang mengejutkan adalah Sanchez dipanggil ke monitor untuk melihat tayangan ulang. Kemudian, ia membatalkan penalti dan kartu kuning tersebut.
Lalu, insiden kedua terjadi pada waktu tambahan babak kedua. Nuno Mendes berlari ke dalam kotak penalti, tetapi didorong dari belakang oleh Konate saat hendak mengirimkan umpan silang.
Sanchez menolak untuk menunjuk titik penalti, kemudian kali ini VAR tidak memintanya untuk meninjau keputusannya.
Meskipun tim mereka menang 2-0, para penggemar PSG tidak percaya dengan keputusan wasit.
Baca juga:
Insiden Handball Bikin Panas, Barcelona Merasa Dirugikan usai Dikalahkan Atletico Madrid
“Konate tidak menerima kartu kuning dan tidak melakukan pelanggaran penalti. Salut untuk sang seniman," kata salah satu penggemar di X.
“Konate, dua tahun berturut-turut di Parc, melakukan pelanggaran yang jelas-jelas pantas mendapat penalti, dan dua tahun berturut-turut wasit tidak memberikan penalti dengan cara yang sama sekali tidak dapat dipahami," ujar penggemar lainnya.
PSG unggul pada menit ke-11 ketika tendangan Desire Doue membentur Giorgi Mamardashvili dan masuk ke gawang.
Mereka menyia-nyiakan beberapa peluang untuk menambah keunggulan, tetapi akhirnya unggul 2-0 pada menit ke-65 melalui aksi solo brilian Khvicha Kvaratskhelia.
Liverpool gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran selama pertandingan. Mereka akan mencoba membalikkan defisit 2-0 di Anfield pada Rabu (15/4). (sof)