Downsizing Jadi Film Pembuka Festival Film Venesia 2017

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 31 Agustus 2017
Downsizing Jadi Film Pembuka Festival Film Venesia 2017

Sutradara Alexander Payne (kanan) bersama aktor Matt Damon dan Kristen Wiig (kedua dari kiri) di festival Film Venesia 2017. (Foto: Xinhua/Jin Yu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pemutaran perdana film karya sutradara Amerika Alexander Payne, Downsizing, membuka Festival Film Venesia 2017 pada Rabu (30/8).

Film yang dibintangi Matt Damon dan Kristen Wiig itu berlatar waktu tak jauh di masa depan. Diceritakan, di masa itu, seorang ilmuwan Norwegia menemukan formula untuk mengerutkan ukuran manusia hingga seukuran 5 inci saja. Tujuan penemuan itu tak lain ialah untuk memungkinkan keberlangsungan hidup dunia.

Damon dan Wiig yang memerankan pasangan kelas menengah memutuskan menempuh jalur baru itu dan memulai hidup bersama sekelompok manusia mini di New Mexico. Tanpa mereka sadari, keputusan itu akan mengubah kehidupan mereka selamanya.

Selain film karya Payne, film Nico, 1988 karya sutradara Italia Susanna Nicchiarelli juga diputar perdana hari itu.

Nico, 1988 merupakan film biografi artis dan musisi Jerman Christa Paffgen, yang lebih dikenal dengan nama Nico. Ia adalah vokalis grup musik Velvet Underground dan juga salah satu inspirasi Andy Warhol.

Festival Film Venesia ke-74 kali ini menampilkan 21 pemutaran perdana yang bersaing untuk meraih Golden Lion. Annette Bening akan memimpin sebuah panel internasional untuk penghargaan Golden Lion.(*)

Sumber: Xinhua

Baca juga The Message Film Penuh Kontroversi

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan