Menkominfo Johny 'Balik Kanan' dari Ruteng, Tahbisan Uskup Tetap Jalan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 19 Maret 2020
Menkominfo Johny 'Balik Kanan' dari Ruteng, Tahbisan Uskup Tetap Jalan

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate. Foto: youtube.com/kemkominfotv

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Acara penahbisan Uskup Baru Ruteng Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) Mgr Siprianus Hormat tetap digelar, meskipun sudah ada imbauan dari Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus corona, Doni Monardo untuk dibatalkan. Menkominfo Johny G Plate yang sedianya akan memberikan sambutan akhirnya tidak ikut acara tahbisan sahabatnya itu dan kembali ke Jakarta.

"Acara baru selesai sekitar setengah jam lalu," kata peserta undangan Pentahbisan Uskup, saat dihubungi MerahPutih.com dari Jakarta, Kamis (19/3), sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca Juga:

Akhirnya, Jokowi Perintahkan Tes Massal Virus Corona

Menurut dia, acara tetap berlangsung seperti yang sudah dijadwalkan. Sejak pagi ribuan umat dan para undangan datang menyesaki Gereja Katedral Ruteng. "Tahbisannya tetap dihadiri umat. Katedral penuh, tenda kiri kanan juga," kata undangan yang enggan disebut identitasnya itu.

Padahal, Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus corona sudah meminta acara dibatalkan sejak kemarin malam. Bahkan, dia juga meminta Menkominfo yang sudah berada di Ruteng untuk kembali ke Jakarta.

Baca Juga:

Menhub Budi Karya Sumadi Positif Corona

Johny sendiri tercatat sebagai salah satu Menteri Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang baru saja menjalani tes virus corona pekan lalu. Menkominfo menjalani tes karena termasuk orang yang sempat berinteraksi dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang sudah dipastikan positif terinfeksi virus corona saat ini.

"Korban akibat COVID-19 terus berjatuhan. Penyebabnya bukan dari orang yang sedang dirawat di rumah sakit, tetapi oleh orang yang sehat namun dia sudah sebagai carrier, sebagai pembawa COVID-19," kata Doni dalam keterangan tertulisnya.

Doni Kepala BNPB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo. Foto: BNPB

"Yang bersangkutan berpotensi sebagai penular kepada siapa saja yang berada di sekitarnya," imbuh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu

Doni kembali mengingatkan sangat berbahaya jika carrier bertemu dengan orang yang berusia lanjut dan memiliki penyakit bawaan. Hal ini berpotensi besar jatuhnya korban jiwa.

"Sangat berbahaya bila menular kepada orang lanjut usia atau memiliki penyakit bawaan. Carrier tersebut bisa berpotensi menjadi pembunuh potensial karena bisa menyebabkan kematian," ujar Doni.

Baca Juga

Pasien Positif Corona Kabur dari RSUP Persahabatan Sejak Minggu Lalu

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kabiro Humas Kemenkominfo Ferdinano Setu membenarkan Menkominfo batal menghadiri penahbisan Uskup Ruteng. Johny sedianya dijadwalkan akan memberikan sambutan saat acara Tahbisan Mgr Siprianus Hormat, yang juga merupakan sahabat baik sang menteri.

Namun, Ferdinandus enggan memberikan keterangan saat dikonfirmasi soal alasan batalnya kehadiran Johny. "Kalau soal itu tidak tahu saya. Soal itu, biar Pak Menteri saja yang jelaskan jawab nanti," ujarnya.

Ferdinandus hanya menjelaskan Johny yang merupakan putera derah Ruteng itu tengah dalam perjalanan pulang ke Jakarta saat ini. "Beliau saat ini sudah dalam perjalanan ke Jakarta," tutup pejabat Kemenkominfo itu. (Pon/New)

Baca Juga

Virus Corona Merebak, Istiqlal Tetap Gelar Tarawih dan Buka Puasa Bersama

#BNPB #Letjen Doni Monardo #Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Korban Gempa Dahsyat NTT Masih Terus Bertambah: 47 Tewas, Pengungsi 9 Ribu Orang
BNPB mencatat korban gempa NTT magnitudo 7,7 terus bertambah: 47 meninggal dunia, 101 luka-luka, dan 9.290 warga mengungsi.
Wisnu Cipto - Minggu, 16 Agustus 2026
Korban Gempa Dahsyat NTT Masih Terus Bertambah: 47 Tewas, Pengungsi 9 Ribu Orang
Indonesia
Korban Tewas Gempa M7,7 NTT Bertambah Jadi 38 Orang, BNPB: Data Terus Diperbarui
Korban gempa M7,7 di NTT kembali bertambah. Jumlah tewas kini menembus 38 orang dan dua ribu jiwa mengungsi.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Korban Tewas Gempa M7,7 NTT Bertambah Jadi 38 Orang, BNPB: Data Terus Diperbarui
Indonesia
BNPB Perbarui Data, Korban Tewas Gempa NTT Tercatat 1 Orang
BNPB menyampaikan permohonan maaf atas ketidaksesuaian data pada laporan awal.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
BNPB Perbarui Data, Korban Tewas Gempa NTT Tercatat 1 Orang
Indonesia
Gempa Nagekeo NTT, 2 Orang Dilaporkan Tewas
Dua orang tewas imbas gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Gempa Nagekeo NTT, 2 Orang Dilaporkan Tewas
Indonesia
4 Daerah di Wilayah Jateng Dilanda Karhutla, Berawal Dari Pembakaran Serasah Panen Jagung
Tim petugas gabungan di empat kabupaten di Provinsi Jawa Tengah masih berjibaku memadamkan api.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
4 Daerah di Wilayah Jateng Dilanda Karhutla, Berawal Dari Pembakaran Serasah Panen Jagung
Indonesia
Pusat Rehabilitasi Orang Utan YIARI Terancam Karhutla di Kalbar, BNPB Lakukan Water Bombing
Berdasarkan pemantauan sementara, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 15 hektare, meskipun proses pendataan masih terus dilakukan oleh tim di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Pusat Rehabilitasi Orang Utan YIARI Terancam Karhutla di Kalbar, BNPB Lakukan Water Bombing
Indonesia
Akhirnya, Setelah 10 Hari Kebakaran TPA Jatiwaringin 100 Persen Padam!
BNPB memastikan kebakaran TPA Jatiwaringin di Tangerang seluas 15 hektare berhasil dipadamkan 100 persen setelah operasi darurat sejak 30 Juni. Pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Akhirnya, Setelah 10 Hari Kebakaran TPA Jatiwaringin 100 Persen Padam!
Indonesia
Baru 45% Lahan TPA Jatiwaringi Padam, Mulai Hari Ini Tim Pemadaman Digenjot Lembur Sampai 11 Malam
: BNPB memperpanjang operasi pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin hingga pukul 22.00 WIB. Metode injeksi bawah permukaan dan water bombing digunakan untuk memadamkan api.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Baru 45% Lahan TPA Jatiwaringi Padam, Mulai Hari Ini Tim Pemadaman Digenjot Lembur Sampai 11 Malam
Indonesia
Operasi 7 Hari Baru Berhasil Padamkan 45% Kebakaran TPA Jatiwaringin, Belasan Hektar Masih Membara
BNPB melaporkan progres pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin baru mencapai 45 persen dari total 14 hektare lahan terdampak. 300 personel gabungan dan helikopter water bombing dikerahkan.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Operasi 7 Hari Baru Berhasil Padamkan 45% Kebakaran TPA Jatiwaringin, Belasan Hektar Masih Membara
Indonesia
Termasuk Jakarta, 26 Provinsi Ini Diingatkan untuk Siap Siaga Cuaca Ekstrem
Peringatan dini cuaca ekstrem tersebut berlaku sampai dengan 26 Juni 2026, sebagaimana diterbitkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Rabu (24/6).
Frengky Aruan - Kamis, 25 Juni 2026
Termasuk Jakarta, 26 Provinsi Ini Diingatkan untuk Siap Siaga Cuaca Ekstrem
Bagikan