MerahPutih.com - Dalam Prospek Cuaca Seminggu ke Depan periode 26–1 Februari mendatang, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasukkan wilayah DKI Jakarta Jakarta sebagai salah satu daerah dengan kategori peringatan dini potensi cuaca ekstrem.
Secara khusus, BMKG memberi tanda Peringatan Dini buat wilayah Ibu Kota DKI Jakarta untuk Senin (29/1) dan Selasa (30/1) besok. "Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir," demikian peringatan BMKG, dalam rilis resminya.
Baca Juga:
Hujan Terlama di Dunia, Terjadi Sepanjang 881 Hari
BMKG menjelaskan kondisi cuaca ekstrem saat ini dipicu oleh peningkatan aktivitas Monsun Asia yang disertai potensi seruakan dingin, sehingga dapat menyebabkan adanya peningkatan massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan sebelah selatan ekuator.
Aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO) di sekitar wilayah Indonesia bagian tengah turut memicu potensi peningkatan awan hujan. Serta terbentuknya pola belokan dan pertemuan angin yang memanjang di wilayah Laut Jawa dan Pulau Jawa bagian barat hingga bagian tengah.
Baca juga:
Kesemua faktor itu memicu adanya sistem tekanan rendah di sekitar Australia dan di Samudra Pasifik tenggara Papua. Kondisi tersebut pun menimbulkan peluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dari 29 Januari-1 Februari 2024
Lebih lanjut, BMKG mengimbau masyarakat Jakarta untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem, khusus ancaman banjir. Informasi banjir terkini di DKI Jakarta dapat dipantau melalui situs PANTAU BANJIR JAKARTA. (*)
Baca juga:
Cuaca Ekstrem Mengintai hingga Februari, Berpotensi Terjadi Bencana Hidrometeorologi