DIY Masuk PPKM Level 2, Pemda Buka Lokasi Wisata

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Oktober 2021
DIY Masuk PPKM Level 2, Pemda Buka Lokasi Wisata

Kawasan Wisata di Sleman. (Fotp: MP/Patricia Vicka)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) di Daerah Istimewa Yogyakarta kini turun level dari tiga menjadi dua. Pemda DIY melonggarkan sejumlah kebijakan, salah satunya membuka lokasi wisata.

Penerapan (PPKM) di DI Yogyakarta mengalami penurunan level dari level 3 menjadi level 2 per 18 Oktober hingga 1 November 2021 mendatang.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, sejumlah persyaratan wajib dipenuhi pengelola wisata. Pengelola wajib menyiapkan kode barcode yang terhubung ke aplikasi pedulilindungi serta mewajibkan pengunjung mengscan kode tersebut.

Baca Juga:

Level PPKM Jakarta Turun, Anies: Kita Ingin Kondisi Ini Bisa Terjaga

Jumlah pengunjung dibatasi maksimal 25 persen dari total jumlah kapasitas. Namun Sri Sultan HB X meminta masyarakat untuk tak lengah dalam mewaspadai potensi penularan Covid-19.

"Tetap menjaga protokol kesehatan karena bagaimanapun kondisi masih fluktuatif OTG (orang tanpa gejala) nya. Kalau nggak perlu nggak usah pergi," tegas Sultan saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Selasa (19/10).

Pembukaan lokasi wisata juga diikuti dengan diperbolehkannya anak usia 12 tahun masuk ke destinasi wisata.

"Untuk anak dibawah 12 tahun, saat ini diperbolehkan masuk di tempat wisata yang sudah menggunakan aplikasi PeduliLindungi dengan syarat didampingi orangtua,"kata Sultan HB X.

Ia mengimbau, orangtua agar menerapkan prokes ketat saat membawa anak-anak berwisata. Himbauan ini dikeluarkan lantaran penularan Covid-19 belum sepenuhnya hilang dari Indonesia. Hingga saat ini Pemda DIY belum memikirkan kebijakan untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan di DIY.

"Mau apa lagi. Wong level 2 (destinasi wisata) juga sudah dibuka," beber Sri Sultan.

Penurunan level PPKM di wilayah DIY tercantum dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor (Inmendagri) 53/2021 tentang PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 COVID-19 di Wilayah Jawa Bali. Dalam Inmendagri tersebut, sejumlah fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat wisata umum, dan area publik diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 25 persen.

Selain itu, Pemda DIY juga diminta menerapkan skema ganjil-genap di sepanjang jalan menuju dan dari lokasi tempat wisata mulai Jumat pukul 12.00 sampai dengan Minggu pukul 18.00 waktu setempat.

Keraton Yogya. (Foto:kratonjogja)
Keraton Yogya. (Foto:kratonjogja)

Kabag Humas Biro Umum, Humas dan Protokol Setda DIY Ditya Nanaryo Aji menuturkan, Pemda DIY akan menindaklanjuti Inmendagri PPKM tersebut dengan menerbitkan Peraturan Gubernur DIY.

"Pada intinya, Pemda DIY siap menjalankan amanat dalam Inmendagri tersebut,",kata Ditya.

Ketua Gugus tugas Covid-19 Pemkab Kulonprogo DIY Fajar Gegana berharap, penurunan level berimbas pada pertumbuhan ekonomi. Dengan penurunan ini, Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo makin ramai penumpang yang hendak berwisata.

"Semoga wisatawan yang datang lewat bandara YIA ikut mampir jalan-jalan ke wilayah kami. Sehingga ekonomi kembali bergairah," ujarnya. (Patricia Vicka/ Yogyakarta)

Baca Juga:

Surabaya Masuk PPKM Level 1

#Wisata #Yogyakarta #PPKM Level 1-4 #PPKM
Bagikan

Berita Terkait

Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Penghentian sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan sementara setelah terjadinya gempa bumi.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Olahraga
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,5 mengguncang Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada Selasa (27/1) pada pukul 13.15 WIB.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
ShowBiz
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Lagu ini menegaskan filosofi 'Takhta untuk Rakyat'.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Bagikan