Bisnis

Disney Hotstar Kehilangan 4 Juta Pelanggan

Andrew FrancoisAndrew Francois - Jumat, 12 Mei 2023
Disney Hotstar Kehilangan 4 Juta Pelanggan

Disney+ merugi di India. (Foto: Unsplash/BoliviaInteligente)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MESKI Disney populer lewat tayangan-tayangan terkenal, seperti Star Wars, Marvel, The Little Mermaid, dan masih banyak lagi, layanan streaming andalan mereka justru baru saja kehilangan 4 juta pelanggan hingga bulan kelima pada 2023 ini.

Pelanggan layanan Disney Plus, rumah bagi film-film seperti Toy Story, Monsters, Thor, dan Black Panther, turun menjadi hampir 158 juta dari Januari hingga Maret. Penurunan jumlah pelanggan pada kuartal kedua masih berlanjut, setelah kehilangan 2,4 juta pada tiga bulan pertama 2023.

Sebagian besar pelanggan yang hilang berasal dari Disney Plus Hotstar di India setelah perusahaan tersebut kehilangan hak streaming untuk pertandingan kriket Liga Utama India. Disney juga kehilangan 300 ribu pelanggan di AS dan Kanada, setelah menaikkan harga berlangganan pada Desember.

Baca juga:

Drama Korea Romantis Sepanjang Maret di Disney+ Hotstar

Disney Plus tak lagi tayangkan kriket di India. (Foto: Disney+ merugi di India. (Foto: Disney+ Hotstar)

Jumlah rumah tangga Inggris yang berlangganan Disney Plus terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, naik menjadi 6,1 juta pelanggan pada kuartal pertama, sementara pemimpin industri Netflix memiliki hampir 15 juta pelanggan di Inggris, menurut The Guardian.

Semua layanan streaming utama telah kehilangan pelanggan karena meski ledakan pandemi memudar, krisis biaya hidup melanda. Rumah tangga Inggris berhenti membayar hampir 170.000 layanan streaming pada awal tahun, menurut firma riset Kantar.

Pada saat yang sama, bisnis streaming Disney melaporkan kinerja keuangan yang lebih baik. Ini bisa terjadi karena mereka mengurangi kerugian operasinya menjadi USD 659 juta (Rp 9,7 triliun), dari USD 1,1 miliar (Rp 16,2 triliun) setahun sebelumnya.

Baca juga:

Drakor 'Vigilante' Tayang di Disney+ Hotstar

Bisnis taman hiburan Disney alami peningkatan pendapatan. (Foto: Disney)

Adapun langkah yang mereka lakukan untuk itu adalah dengan menaikkan harga langganan hingga mengurangi biaya pemasaran. Taman Hiburan Disney bernasib lebih baik, karena jumlah pengunjung di Shanghai, Paris, dan Hong Kong meningkat, dan mengangkat pendapatan hingga 23 persen.

Namun, penurunan pendapatan juga terjadi di sektor bisnisnya yang lain, terutama bisnis televisi tradisionalnya yang turun hingga 35 persen menjadi hanya USD 1,8 miliar (Rp 26,5 triliun). Namun, sepertinya Disney tak ingin ambil pusing karena mereka lebih fokus pada layanan streaming.

Perusahaan itu akan meluncurkan aplikasi baru akhir tahun ini yang menggabungkan Disney Plus dengan layanan hiburan Hulu. Kepala Eksekutif Walt Disney Bob Iger mengatakan aplikasi tersebut akan merampingkan pengalaman menonton bagi pelanggan dan menawarkan lebih banyak peluang bagi pengiklan. (waf)

Baca juga:

Konten Korea Favorit Bakal Tayang di Disney+ Hotstar

#Disney Plus #Bisnis
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

ShowBiz
Kasus Kim Soo-hyun Mulai Menemukan Titik Balik, Disney+ Masih Ogah Tayangkan ‘Knock-Off’
Para pengambil keputusan di Disney+ tampaknya masih bersikap hati-hati.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
  Kasus Kim Soo-hyun Mulai Menemukan Titik Balik, Disney+ Masih Ogah Tayangkan ‘Knock-Off’
Lifestyle
Perfect Crown Episode 5: Jadwal Tayang, Prediksi Alur, dan Daftar Drama Korea Kerajaan Modern yang Wajib Ditonton
Perfect Crown episode 5 tayang kapan? Simak jadwal rilis, prediksi cerita, rating terbaru, dan daftar drama Korea kerajaan modern terbaik.
ImanK - Jumat, 24 April 2026
Perfect Crown Episode 5: Jadwal Tayang, Prediksi Alur, dan Daftar Drama Korea Kerajaan Modern yang Wajib Ditonton
Dunia
Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Penunjukan Ternus menjadi sinyal bahwa Apple mencari diferensiasi dalam produknya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
 Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Dunia
Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Apple menunjuk John Ternus sebagai chief executive officer (CEO) baru untuk menggantikan Tim Cook yang mengundurkan diri setelah 15 tahun memimpin raksasa teknologi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
  Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Indonesia
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Perubahan direksi ini berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
ShowBiz
IU Tampil Memukau di Serial K-Drama 'Perfect Crown', Jadi Pewaris Chaebol Ambisius
IU tampil memukau sebagai pewaris chaebol di Perfect Crown. Simak sinopsis episode pertama dan kisah pernikahan politik penuh intrik.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
IU Tampil Memukau di Serial K-Drama 'Perfect Crown', Jadi Pewaris Chaebol Ambisius
ShowBiz
Anti-Hero Star Wars Maul Punya Universe Baru dalam 'Star Wars: Maul- Shadow Lord' Tayang di Disney+
Kisahnya akan lebih kelam karena isinya tentang ambisi, pengkhianatan, dan dendam yang belum usai.
Dwi Astarini - Minggu, 05 April 2026
Anti-Hero Star Wars Maul Punya Universe Baru dalam 'Star Wars: Maul- Shadow Lord' Tayang di Disney+
ShowBiz
Daftar Tontonan Disney+ 1–8 April 2026, dari 'Pizza Movie' hingga 'Daredevil'
Simak daftar lengkap film dan serial Disney+ 1–8 April 2026. Ada Pizza Movie, Daredevil: Born Again Season 2, hingga Star Wars terbaru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 April 2026
Daftar Tontonan Disney+ 1–8 April 2026, dari 'Pizza Movie' hingga 'Daredevil'
Indonesia
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Pemerintah DKI Jakarta akan membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha untuk berkembang.
Dwi Astarini - Senin, 09 Maret 2026
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Olahraga
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Marcus Rashford menarik Rp 193 miliar dari bisnisnya, menjelang ia meninggalkan Manchester United.
Soffi Amira - Jumat, 20 Februari 2026
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Bagikan