MerahPutih Pendidikan - Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tidak akan ada kebocoran soal Ujian Nasional (UN) pada pelaksanaan UN Sekolah Dasar (SD) tahun ini. Hal tersebut dikarenakan pengiriman dan pendistribusian dokumen soal UN dikawal ketat oleh aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya (PMJ).
Kepala Biro Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto mengatakan bahwa pengamanan soal UN di tingkat provinsi dilakukan oleh 12 personel dari Polda Metro Jaya (PMJ).
"Untuk tingkat rayon, nantinya pengamanan dokumen soal UN dikawal oleh polres masing-masing wilayah sebanyak jumlah sub rayon. Lalu, setiap rayon akan dikawal oleh satu orang polisi," tuturnya ketika dihubungi merahputih.com, Jakarta, Minggu, (17/5).
Lebih lanjut ia menuturkan untuk penjagaan naskah di tingkat sub rayon, masing-masing sub rayon akan dijaga oleh dua polisi. Artinya akan ada 52 polisi yang menjaga 52 sub rayon SD di Jakarta. Setiba di sub rayon, dokumen UN akan dipilah per mata ujian sesuai hari pelaksanaan.
"Sementara untuk pengiriman naskah soal ke Kepulauan Seribu, nantinya akan ada tiga aparat kepolisian yang mengawal naskah tersebut di daratan hingga tiba ke lokasi. Setiba di lokasi, naskah akan dikawal oleh aparat kepolisian dari polsek setempat," lanjutnya.
Selain itu menurutnya, berbagai persiapan pun sudah dilakukan oleh seluruh sekolah agar para peserta didiknya siap menghadapi UN tahun ini. Karena pasalnya, selepas pulang sekolah setiap guru memberikan pendalaman materi yang Ujikan. Terlebih sekolah juga melakukan pengadaan try out (TO) untuk menghadapi UN. (rfd)
Baca Juga:
Potret Suasana Ujian Nasional Berbasis Komputer
Doa Bersama Jelang Ujian Nasional
Kemedibud Tempuh Jalur Hukum Terkait Bocornya Soal UN
Penjelasan Mendikbud Anies Baswedan Terkait Bocornya Soal UN