MerahPutih.com - Sebagian besar penggemar Liverpool yang marah terlihat meninggalkan Etihad Stadium, setelah tim mereka dihancurkan oleh Manchester City di perempat final Piala FA, Sabtu (4/4).
Namun, tak seorang pun bisa meramalkan kehancuran yang akan terjadi di wilayah Barat Laut tersebut.
Sebuah tekel ceroboh dari Virgil van Dijk terhadap Nico O’Reilly, memberi peluang emas bagi tuan rumah untuk membuka skor dari titik penalti, yang dieksekusi dengan baik oleh Erling Haaland.
Pemain Norwegia itu pun mencetak gol lagi lewat sundulan rapi ke tiang jauh menjelang akhir babak pertama, yang membuat kiper cadangan Liverpool, Giorgi Mamardashvili, tak berdaya.
The Citizens juga membuka babak kedua dengan gemilang melalui Antoine Semenyo, yang menerima umpan terobosan dari Rayan Cherki. Lalu, melambungkan bola melewati kiper Georgia tersebut untuk menjadikan skor 3-0.
Baca juga:
Erling Haaland Hattrick! Manchester City Hancurkan Liverpool 4-0, Lolos ke Semifinal Piala FA
Hattrick Erling Haaland Hancurkan Harga Diri Liverpool
Masih tak puas hanya karena gagal mencetak gol selama 12 menit pertandingan, Haaland melengkapi hattrick-nya ketika ia menyambar umpan balik O’Reilly dan bola membentur mistar gawang.
Pukulan tersebut, yang membuat skor menjadi 4-0 untuk tuan rumah, cukup membuat sejumlah penggemar Liverpool meninggalkan stadion.
Para penggemar berhamburan menuju pintu keluar, sementara penggemar rival mereka bersorak gembira dengan menirukan selebrasi Poznan yang terkenal.
Para penggemar The Reds yang cukup gigih untuk tetap bertahan pasti merasa terhibur ketika tim mereka mendapatkan penalti.
Namun, jika skor akhir mengecewakan, penalti mudah yang dieksekusi Mohamed Salah menjadi semakin memalukan. Sebab, bola dengan mudah ditepis oleh James Trafford.
Baca juga:
Barcelona Siap Jual Jules Kounde, Liverpool hingga Chelsea Berminat
Liverpool Kalah dalam 3 Laga Terakhir di Premier League
Rangkaian kejadian yang tidak menguntungkan ini menjadi mimpi buruk bagi Arne Slot, yang sudah menghadapi tekanan pada pekerjaannya di tengah musim Liverpool yang biasa-biasa saja.
Timnya telah kalah dalam tiga pertandingan terakhir Premier League, termasuk pertandingan melawan kandidat degradasi, Wolves dan Tottenham.
Mungkin hal itu tidak membantu semangatnya ketika para pendukung tuan rumah menyanyikan bahwa ia akan "dipecat besok pagi" dengan lantang.
Mantan gelandang Liverpool, Xabi Alonso, telah banyak dikaitkan dengan pekerjaan tersebut sejak ia dipecat oleh Real Madrid awal tahun ini.
Ia dilaporkan tertarik pada peran tersebut. Jadi, kemungkinan akan ada perubahan di bangku pelatih Anfield lebih cepat. (sof)