Dibubarkan Jokowi, Pejuang Khilafah Berusaha Tunggangi Prabowo
Pengurus beraktivitas di kantor DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), di Menteng Dalam, Tebet, Jakarta, Senin (8/5). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Merahputih.com - Pengamat komunikasi politik, Ade Armando mengkritisi pernyataan Capres Prabowo Subianto bahwa ia tak pro khilafah. Menurut Ade, orang-orang yang ingin agar khilafah di Indonesia selama ini hidup berada di belakang dan difasilitasi Prabowo.
"Jelas para pendukung Khilafah ada di kubu Prabowo. Contoh utamanya Hizbut Tahrir Indonesia," kata Ade dalam keterangannya, Kamis (4/4).
Akademisi Universitas Indonesia ini menilai kubu pro khilafah tahu mereka tidak bisa memanfaatkan Jokowi karena petahana terlalu kuat.
"Jokowi saat ini tidak membutuhkan dukungan kekuatan politik manapun selain dukungan rakyat. Dan sudah terbukti di era pemerintahan Jokowi, HTI dibubarkan," jelas Ade.
Meskipun, partai Gerindra sendiri merupakan partai nasionalis dan pro NKRI. "Karena itu kaum pejuang Khilafah berusaha menunggangi Prabowo yang memang tidak punya pendukung kuat di luar Gerindra, " tambah dia.
Ade menganggap, para pendukung Khilafah tidak sungguh-sungguh mendukung Prabowo secara ideologis. Tapi mereka tahu Prabowo akan memberi ruang luas bagi HTI untuk beroperasi mewujudkan cita-cita menegakkan Khilafah," jelas Ade.
Pada debat Pilpres 2019 putaran keempat Sabtu (30/3) lalu, Prabowo mengeluh karena ada yang menuding dirinya mendukung khilafah.
Khilafah adalah sistem kepemimpinan bagi seluruh kaum Muslimin di dunia untuk menegakkan syariat Islam, dan mengembangkan dakwah Islam ke segenap penjuru dunia.
Dalam sistem khilafah, umat Islam di penjuru dunia terikat dalam satu kesatuan kekhilafahan yang dipimpin oleh seorang khalifah. Dalam kekhilafahan ini seorang khalifah adalah seorang imam bagi seluruh kaum muslim di dunia. (Knu)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Prabowo Tegaskan Bakal Lindungi Rakyat dari Kemiskinan hingga Kelaparan
Prabowo Janji Perluas Lapangan Kerja, Siapkan Industrialisasi dan Jutaan Rumah Murah
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Alwi Shihab Ungkap Sikap Prabowo soal Board of Peace dan Palestina, Tegaskan Dukungan Two-State Solution
Prabowo Marah-Marah, TNI-Polri Langsung Bersih-Bersih Sampah di Pantai Bali
Target Mulai Tahun Ini, Pemerintah Putar Otar Cari Skema Pembiayaan Program Gentengisasi
Bahas Isu Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo Undang MUI, PBNU, dan Muhammadiyah
Prabowo Bakal Rutin Lakukan Pertemuan dengan Ormas Islam dan Pimpinan Ponpes, Digelar 3 Hingga 4 Bulan Sekali
Prabowo Wanti-wanti Ancaman Perang Dunia III, Indonesia Tetap Terkena Dampaknya
Prabowo Sebut Kelapa Sawit 'Miracle Crop', Ungkap Alasan Prioritaskan Pengembangannya