Dibentak Tukang Ojek, Ini Tanggapan Sandiaga Uno

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 03 November 2017
Dibentak Tukang Ojek, Ini Tanggapan Sandiaga Uno

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengalami insiden tidak mengenakkan saat lari di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat (3/11) pagi.

Sandi dibentak oleh seorang tukang ojek pangkalan dengan kalimat kasar karena tidak terima ditegur oleh orang nomor dua di Jakarta itu.

Menurut Sandi, hal itu sebenarnya dapat dikatakan penghinaan terhadap pejabat negara, dan dapat dikenai hukuman. Namun, politisi Gerindra itu tidak ingin memperpanjang masalah itu, ia memilih untuk memaafkan.

"Sekarang lagi model, nih laporin ke polisi. Kalau saya sih enggak usah, asal diingatkan oleh temen-temennya dan kita juga enggak boleh baperan, mungkin dia juga gak tahu," kata Sandi di Balai Kota, Jakarta, Jumat (3/11).

Sandi pun tak ambil pusing dengan peristiwa tersebut. Menurut Sandi, tukang ojek itu mungkin tak mengenali dirinya

"Saya yakin dia enggak tahu siapa saya. Walaupun yang temen-temennya sih tahu, temen-temennya nyamperin, terus minta maaf karena dia mengucapkan kata-kata yang kayak begitu (kasar)," jelasnya.

Atas persitiwa tersebut, Sandiaga berharap agar para pengendara mematuhi aturan yang ada. Apabila terbukti salah, kemudian diperingatkan jangan melawan dan jadikan hal tersebut sebagai pelajaran.

"Bukan kami mau untuk galak sama mereka, enggak, tapi kita ingin lebih disiplin karena apa yang dilakukan itu satu melanggar aturan, nomor dua membahayakan," tandasnya. (Asp)

Baca artikel terkait Sandiaga Uno lainnya di: Sandiaga Sebut Kemacetan Tanah Abang Disebabkan Perilaku Masyarakatnya

#Sandiaga Salahuddin Uno
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Lifestyle
Menparekraf Jajaki Potensi Kolaborasi dengan Singapura, Salah Satunya soal Konser Musisi Dunia
Menparekraf menemui Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan sekaligus Pejabat Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Grace Fu Hai Yien.
Frengky Aruan - Minggu, 10 Maret 2024
Menparekraf Jajaki Potensi Kolaborasi dengan Singapura, Salah Satunya soal Konser Musisi Dunia
Indonesia
Okupansi Hotel Anjlok 80 Persen setelah Kebakaran di Bukit Teletubbies Bromo
Ia menyebut setelah terjadinya kebakaran hutan di kawasan Gunung Bromo, tingkat okupansi hotel anjlok hingga 80 persen. Artinya, tingkat hunian yang semula 100 persen, kini turun hingga 20 persen.
Andika Pratama - Jumat, 15 September 2023
Okupansi Hotel Anjlok 80 Persen setelah Kebakaran di Bukit Teletubbies Bromo
Bagikan