Dharma Jaya Siapkan RPH Baru di Ciangir untuk Penggemukan Peternakan

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 06 Maret 2026
Dharma Jaya Siapkan RPH Baru di Ciangir untuk Penggemukan Peternakan

Direktur Utama (Dirut) Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman. (foto: Merahputih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DEMI memperluas kapasitas produksi sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan daging di Jakarta, Dharma Jaya memindahkan fasilitas rumah potong hewan (RPH) dari Cakung, Jakarta Timur, ke kawasan Ciangir, Tangerang. Direktur Utama (Dirut) Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengatakan rencana pemindahan tersebut masih dalam tahap perencanaan.

Raditya menjelasakan salah satu pertimbangan pemindahan RPH itu karena kondisi Jakarta yang semakin padat sehingga kurang ideal untuk pengembangan fasilitas peternakan berskala besar.

"Di sana nanti juga akan ada rumah potong hewan dan cold storage. Rumah potong hewan yang saat ini ada di Cakung mungkin ini masih rencana akan dipindahkan ke Ciangir," ujar Raditya dalam sesi diskusi dan buka puasa bersama di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (5/3).

Ia menjelaskan lokasi Ciangir dinilai lebih ideal karena berada jauh dari kawasan permukiman. Kondisi tersebut dinilai lebih mendukung operasional fasilitas peternakan dan pengolahan daging dalam skala besar.

Raditya menambahkan lahan yang disiapkan di Ciangir memiliki luas sekitar 100 hektare. Namun, dari total tersebut, sekitar 20 hektare sudah digunakan lembaga pemasyarakatan. "Lahan di Ciangir itu luasnya sekitar 100 hektare. Namun, dari 100 hektare tersebut, 20 hektare sudah digunakan LP. Saya lupa namanya, LP Ciangir. Namun, itu merupakan LP asimilasi, jadi bukan LP dengan jeruji atau sel seperti biasanya," ungkapnya.

Baca juga:

Mendag Imbau Industri Rumah Potong Agar Beralih ke Daging Beku


Lebih jauh ia menyebut warga binaan di LP tersebut umumnya sudah mendekati masa bebas dan menjalani program pembinaan berupa kegiatan produktif seperti bercocok tanam hingga beternak. "Para warga binaan di sana sebagian besar sudah mendekati masa bebas. Mereka bercocok tanam dan juga beternak di sana. Bahkan ada yang sudah merasa nyaman tinggal di sana karena sudah bekerja dan beraktivitas, bahkan ada yang sampai berkeluarga di sana," ucapnya.

Dari total lahan yang tersedia, sekitar 70 hektare masih dapat dimanfaatkan. Namun, Dharma Jaya memperkirakan hanya membutuhkan sekitar 40 hektare untuk pembangunan fasilitas peternakan. "Sebenarnya kami tidak membutuhkan seluruh 70 hektare tersebut. Kira-kira kami hanya membutuhkan sekitar 40 hektare," imbuhnya.

Pada tahap awal, Dharma Jaya akan membangun kandang sapi serta fasilitas pendukung seperti gudang pakan dan pengolahan pakan. Di masa depan, kawasan tersebut ditargetkan berkembang menjadi pusat peternakan dan pengolahan daging yang terintegrasi.

"Jadi nanti di Ciangir akan dibangun kandang terlebih dahulu, beserta gudang pakan dan fasilitas pengolahan pakan," tutupnya.(Asp)

Baca juga:

Dharma Jaya Tambah Impor Sapi Hadapi Puasa hingga Lebaran 2026










2 Attachments • Scanned by Gmail



#DKI Jakarta #RTH Dharma Jaya #Rumah Potong Hewan
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Semarak HUT Jakarta, Masuk Ragunan Gratis dan Ada Game Berhadiah Menarik
Akses masuk gratis ke Taman Margasatwa Ragunan pada 22 Juni 2026 serta 27–28 Juni 2026 sebagai bagian dari perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Semarak HUT Jakarta, Masuk Ragunan Gratis dan Ada Game Berhadiah Menarik
Indonesia
HUT Jakarta, Warga Jakarta Gratis Masuk Ancol Sepanjang Hari
Cara mendapatkan tiket gratis yakni kunjungi Ancol.com lalu pilih tanggal kunjungan berikutnya masukkan nomor KTP/KIA Jakarta kemudian selesaikan reservasi.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
HUT Jakarta, Warga Jakarta Gratis Masuk Ancol Sepanjang Hari
Indonesia
Jelang 500 Tahun Jakarta, Eks Ketua DPRD DKI Prasetyo Minta Pemprov Tata Bantaran Sungai Atasi Banjir
Jakarta telah mengalami Kemajuan signifikan, tapi masih memiliki sejumlah tantangan yang mesti diselesaikan untuk mewujudkan kota global yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Jelang 500 Tahun Jakarta, Eks Ketua DPRD DKI Prasetyo Minta Pemprov Tata Bantaran Sungai Atasi Banjir
Indonesia
Gubernur Pramono Kasi Izin Anak Buahnya Nobar, Asalkan tak Ganggu Jam Kerja
Secara prinsip, ucap Pramono, ia memberikan ruang bagi masyarakat maupun ASN untuk menikmati gelaran sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Gubernur Pramono Kasi Izin Anak Buahnya Nobar, Asalkan tak Ganggu Jam Kerja
Indonesia
Gubernur Pramono Bakal Bangun Kantor, Apartemen, dan Hotel di Eks BPSDM, tak Gunakan APBD
Kawasan seluas 24.375 meter persegi atau sekitar 2,4 hektare itu akan dikembangkan melalui skema kerja sama pemanfaatan (KSP) dengan pihak swasta.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Gubernur Pramono Bakal Bangun Kantor, Apartemen, dan Hotel di Eks BPSDM, tak Gunakan APBD
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Pelaku Vandalisme Dilarang Naik Transjakarta
Pramono telah memerintahkan SKPD terkait untuk melakukan investigasi dan menindak tegas pelaku perusakan fasilitas publik tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Gubernur Pramono Minta Pelaku Vandalisme Dilarang Naik Transjakarta
Indonesia
Gratis Naik Transportasi Umum 27-28 Juni, Hadiah Meriahkan HUT Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan kebijakan itu sebagai bagian dari rangkaian perayaan hari jadi kota yang jatuh pada 22 Juni.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Gratis Naik Transportasi Umum 27-28 Juni, Hadiah Meriahkan HUT Jakarta
Indonesia
Dishub DKI Gelar Operasi Gabungan Skala Besar, Angkut 11 Jukir Liar
Petugas melakukan pengawasan secara rutin untuk mencegah pelanggaran kembali terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Dishub DKI Gelar Operasi Gabungan Skala Besar, Angkut 11 Jukir Liar
Indonesia
Cek dulu nih, Kantong Parkir untuk Jakarta Future Festival di TIM
Pemprov DKI juga telah menyediakan sejumlah lokasi parkir resmi di sepanjang Jalan Cikini, Raden Saleh, dan sekitarnya.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Cek dulu nih, Kantong Parkir untuk Jakarta Future Festival di TIM
Indonesia
Pemprov Buka 2.843 Lowongan Program Padat Karya, Gajinya UMP DKI
Program ini akan dilaksanakan sebagai bantalan sosial untuk menekan angka pengangguran serta meningkatkan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah di Jakarta.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Pemprov Buka 2.843 Lowongan Program Padat Karya, Gajinya UMP DKI
Bagikan