Demo Kasus Korupsi, PA 212 Dianggap Cari Perhatian

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 21 Februari 2020
Demo Kasus Korupsi, PA 212 Dianggap Cari Perhatian

Massa Aksi 212. (Foto: MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat intelijen Stanislaus Riyanta menilai, kelompok PA 212 terus mencari eksistensi untuk menyerang pemerintah. Mereka mencari semua isu untuk digoreng.

Stanislaus mencontohkan, isu korupsi yang kini menjadi sarana mereka melakukan aksi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Baca Juga:

Harun Masiku Masih Buron, Massa 212: Apakah Ada yang Lindungi?

"Sebagai kelompok oposisi 212 akan terus melakukan gerakan untuk mengkritisi pemerintah," kata Stanislaus kepada merahputih.com di Jakarta, Jumat (21/2).

Ia menambahkan, dalam suatu sistem politik, adanya oposisi juga penting sehingga ada penyeimbang.

"Namun, oposisi dalam melakukan kritik harus faktual," sebut Stanislaus.

Pengamat Intelijen Stanislaus Riyanta (Foto: Dok Pribadi)
Pengamat Intelijen Stanislaus Riyanta (Foto: Dok Pribadi)

Sayangnya, kelompok 212 cenderung mengeluarkan kritik yang cenderung menyerang pribadi dan berbau SARA. Seperti mengungkit rekam jejak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Dalam aksi ini, kelompok 212 masih nampak dominan melakukan serangan secara personal kepada Ahok dengan kritik yang kurang substansial," terang Stanislaus.

Stanislaus khawatir, jika aksi mereka dilakukan secaran intens dan bisa menanbah massa secara signifikan, tentu akan berdampak karena akan menberikan tekanan secara politik.

Baca Juga:

Sejumlah Anak Kepergok Ikut Aksi 212 Sambil Merokok, Kapolri Diminta Turun Tangan

Sebelumnya, massa Aksi 212 melakukan orasi di Pintu Barat Monas dekat Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta. Salah seorang orator menyerukan untuk menjatuhkan Presiden Joko Widodo.

Orator dari Forum Ukhuwah Islamiah Sulawesi Selatan Abdullah Maher dengan berapi-api meminta agar praktik-praktik korupsi di Indonesia disikat habis. Dia meminta agar koruptor ditindak sesuai hukum yang berlaku.

"Kami dari Sulsel alhamdulillah pada waktu yang lalu melakukan aksi yang sama di depan gedung DPRD Sulsel menuntut para koruptor yang ada di Jiwasraya, Asabri, dan lainnya untuk ditegakkan hukum sesuai dengan hukum yang berlaku," katanya. (*)

Baca Juga:

Jaga Aksi 212, Aparat Pengamanan Diklaim Tak Bawa Senjata Api

#Demo 212 #Stanislaus Riyanta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
26 Ton Sampah Mayoritas Plastik Hasil Reuni 212 Diangkut 600 Pasukan Oranye, Bikin Petugas Lembur
Sampah seberat 26,43 ton dari berbagai jenis berhasil dikumpulkan oleh tim kebersihan setelah acara tersebut rampung
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Desember 2025
26 Ton Sampah Mayoritas Plastik Hasil Reuni 212 Diangkut 600 Pasukan Oranye, Bikin Petugas Lembur
Indonesia
Kiai Istiqlal Nasihati Umat: Stop Fanatisme Salah Tempat, Agama Jadi Enak Jika Tidak Kelebihan Garam
Mengambil sikap moderat dalam beragama justru akan memberikan imunitas bagi umat Islam
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Desember 2025
Kiai Istiqlal Nasihati Umat: Stop Fanatisme Salah Tempat, Agama Jadi Enak Jika Tidak Kelebihan Garam
Indonesia
Agenda Lengkap Reuni 212 di Monas: Doa, Zikir, hingga Kehadiran Rizieq Shihab
Reuni 212 berlangsung hari ini di Monas. Diisi doa, zikir, salat gaib, serta sambutan tokoh. Panitia pastikan Gubernur DKI dan Rizieq Shihab hadir.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Desember 2025
Agenda Lengkap Reuni 212 di Monas: Doa, Zikir, hingga Kehadiran Rizieq Shihab
Berita Foto
Aksi Damai Reuni 212 Revolusi Akhlak untuk Indonesia Berkah dan Palestina Merdeka
Massa aksi melakukan takbir saat mengikuti aksi reuni alumni 212 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2024).
Didik Setiawan - Senin, 02 Desember 2024
Aksi Damai Reuni 212 Revolusi Akhlak untuk Indonesia Berkah dan Palestina Merdeka
Bagikan