Demi Selesaikan MI 7, Tom Cruise Bangun Studio
Tom Cruise bangun studio untuk Syuting(Foto Insider)
TAK mau setengah-setengah. Tom Cruise melanjutkan syuting untuk film terbaru Mission Impossible di studio anyar. Studio itu khusus dibangun Cruise untuk merampungkan film Mission: Impossible 7.
Seperti dilansir ANTARA, Selasa (29/12), aktor 58 tahun itu mengeluarkan dana hingga jutaan dolar untuk mengubah bekas pangkalan militer top di Surrey, Inggris, menjadi sebuah studio. Pangkalan militer itu berubah jadi sebuah lokasi syuting film yang aman. The Sun menyebut studio itu dibuat seaman mungkin demi menyelesaikan pembuatan film laga terbaru itu di tengah pandemi yang sedang terjadi.
BACA JUGA:
Tom Cruise Buat Lokasi Khusus Bebas Corona untuk Syuting Mission Impossible
Lokasi syuting film terbaru Mission Impossible itu berpindah dari sebelumnya di Leavesden, Hertfordshire. Di lokasi lama, Cruise sempat ngamuk kepada anggota kru karena kedapatan tidak menjaga jarak sosial saat berada di lokasi syuting. Hal itu ia lakukan di tengah kekhawatiran akan adanya wabah COVID-19 yang dapat menghentikan produksi film.
Cruise bahkan mengancam akan memberhentikan karyawan tersebut jika tetap tidak mau mengikuti protokol kesehatan yang berlaku di lokasi syuting.
Proses pengambilan gambar terpaksa dipindah ke Inggris setelah tertunda sejak Maret akibat pandemi.
Mission: Impossible 7 merupakan salah satu dari sekian banyak film yang tengah diproduksi dan produksinya terhenti karena virus corona. Awalnya, film itu melakukan proses syuting di Venesia, Italia, pada Februari 2020.
Produksi kemudian baru dilanjutkan kembali pada September dengan proses pengambilan gambar yang dilakukan di Italia, Norwegia, dan London. Pada Juli 2020, Cruise secara pribadi meminta Perdana Menteri Norwegia untuk ikut terlibat dalam bagian film yang diambil di Norwegia. Pengambilan gambar dilakukan di bawah aturan karantina yang dimodifikasi dan berlaku di sana.
Film yang diproduksi Paramount Pictures ini akan dirilis pada November 2021. Cruise mengatakan kepada seluruh kru bahwa Hollywood mengandalkan film seperti Mission: Impossible untuk menjaga industri film agar tetap bisa terus berjalan.
Mission: Impossible menjadi salah satu waralaba terbesar di Hollywood. Salah satu sekuelnya, Mission: Impossible-Fallout (2018) meraup keuntungan hingga lebih dari US$791 juta (Rp11 triliun) saat penayangannya di bioskop di seluruh dunia.(Kna)
BACA JUGA:
Dikerjakan Animator Indonesia, ini 5 Fakta Menarik Film ‘Soul’
Bagikan
Berita Terkait
'Aku yang Engkau Cari', Lagu Maudy Ayunda yang Lahir dari Dunia 'Para Perasuk'
Mawar Eva de Jongh dan Deva Mahenra Beradu Emosi di Series 'Luka, Makan, Cinta'
Netflix Rilis Film Coming of Age 'Surat untuk Masa Mudaku', Tayang 29 Januari 2026
Film 'Aku Sebelum Aku' Siap Tayang di Netflix, Kolaborasi Gina S Noer dan Ringgo Agus Rahman
Intip Sederet Aktor Kawakan yang Turut Memeriahkan Film Terbaru Joko Anwar 'Ghost in Cell'
Joko Anwar Hadirkan Trailer Film 'Ghost in Cell', Satir Penjara Berbalut Horor-Komedi
Film Korea 'My Dad, the Zombie' Mulai Produksi, Sajikan Komedi Keluarga yang Menyentuh
Deretan Film Horor Lokal Siap Teror Bioskop Akhir Januari 2026, Catat Jadwalnya!
Film 'Sadali' Tampilkan Dilema Cinta Jarak Jauh, Adinia Wirasti Comeback ke Layar Lebar
The RIP Netflix: Kisah Polisi dan Uang Haram