Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Day Of Salvation Rilis EP 'Ashes The Harmony', Kritik Sosial Dibalut Metallic Hardcore

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Day Of Salvation Rilis EP 'Ashes The Harmony', Kritik Sosial Dibalut Metallic Hardcore

Day of Salvation lepas EP terbaru. (foto: dok/greedy dust)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Band metallic hardcore asal Malang, Day Of Salvation, kembali meluapkan kritik terhadap berbagai persoalan sosial lewat EP terbaru mereka bertajuk Ashes The Harmony.

Grup yang digawangi Ino Al Kaff (vokal), Evan Tegar (gitar), Samid (bass), Ananda Erik (gitar), dan Bheva Danu (drum) itu menghadirkan lima lagu yang dipenuhi kemarahan terhadap kemunduran sistem sosial yang terjadi saat ini.

Menariknya, salah satu trek dalam EP tersebut hadir dalam format instrumental dengan nuansa emosional yang kuat. Secara keseluruhan, Ashes The Harmony mengangkat berbagai isu sosial, mulai dari kekerasan terhadap hewan hingga fenomena manusia yang merasa seolah menjadi 'tuhan'.

Isu yang kami angkat dan ambil ialah dari cerita kejadian atau insiden di suatu tempat,

jelas Evan Tegar, gitaris Day Of Salvation.

Track List EP Ashes The Harmony

Beberapa tema yang diangkat dalam EP ini di antaranya kisah kekerasan terhadap hewan dan praktik bestiality melalui lagu Remembering, yang terinspirasi dari kisah Pony, orangutan Kalimantan.

Selain itu, lagu Ashes The Harmony mengangkat cerita tentang terbunuhnya seorang aktivis dari unsur agama apa pun yang tengah memperjuangkan keadilan.

Sementara lagu When The God Dies menyoroti realita kehidupan modern ketika manusia merasa membawa nama agama demi kebenaran, namun justru menghilangkan nilai-nilai ketuhanan itu sendiri.

Baca juga:

Basboi Rilis Single ‘Kl bkn aq’, Potret Generasi Urban yang Haus Perhatian

Salma Salsabil Rilis Single ‘Hatchu!!’, Bawa Makna tentang Tantangan Hidup dan Mimpi

Pada trek penutup bertajuk The Outcast, yang menghadirkan Anam dari Keep It Real, Day Of Salvation menyampaikan pesan bagi kelompok-kelompok yang dianggap terbuang agar tidak takut melawan sistem yang dinilai cacat.

Tidak hanya mengandalkan isu sosial sebagai benang merah, Ashes The Harmony juga lahir dari berbagai referensi bacaan yang dikonsumsi sang vokalis. Latar belakang referensi yang beragam dari masing-masing personel kemudian melahirkan eksplorasi musikal yang memadukan banyak pendekatan genre.

Yang menjadi pembeda karya sekarang dengan sebelumnya adalah penggabungan antara Eurocore dan American Hardcore dalam bentuk referensi fusion,

tutup Evan Tegar.

(Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Barasuara Rilis Single Baru 'Sementara', Simak Lirik Lengkap dan Maknanya
Lirik lagu Sementara dari Barasuara menceritakan tentang perjalanan hidup yang tidak sesuai rencana. Berikut lirik lengkapnya.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
Barasuara Rilis Single Baru 'Sementara', Simak Lirik Lengkap dan Maknanya
ShowBiz
Lirik "Benang Biru" Meggy Z yang Viral, Dijuluki Lagu Patah Hati Gen Z
"Benang Biru" yang dipopulerkan oleh Meggy Z kembali mencuri perhatian publik setelah viral di berbagai platform media sosial.
Frengky Aruan - Sabtu, 11 Juli 2026
Lirik
ShowBiz
Makna 'Gimme Dat Love', Lagu Baru i-dle tentang Cinta yang Penuh Hasrat
Melalui 'Gimme Dat Love', i-dle mengangkat kisah tentang rasa ketertarikan yang begitu kuat terhadap seseorang.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Makna 'Gimme Dat Love', Lagu Baru i-dle tentang Cinta yang Penuh Hasrat
ShowBiz
Lirik 'Beautiful Sky', Salah Satu Lagu Populer Reamonn yang masih Dikenang
Lagu ini menjadi bagian dari karya mereka yang dirilis pada 2003 dan menampilkan karakter musik alternative rock yang menjadi ciri khas grup tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Lirik 'Beautiful Sky', Salah Satu Lagu Populer Reamonn yang masih Dikenang
ShowBiz
GHO$$ Hadirkan Visual Sinematik dalam Video Musik '666'
Video musik ini mengajak penonton menyelami konflik batin yang kerap dialami manusia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
GHO$$ Hadirkan Visual Sinematik dalam Video Musik '666'
Fun
Tipe-X Mainkan Lagu-Lagu Hit di PRJ 2026, Jumat (10/7), ini Cara Beli Tiket Bundlingnya
Pengunjung dapat menikmati penampilan mereka dengan membeli tiket bundling seharga Rp 100 ribu.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Tipe-X Mainkan Lagu-Lagu Hit di PRJ 2026, Jumat (10/7), ini Cara Beli Tiket Bundlingnya
ShowBiz
Sufmi Dasco Ahmad Unggah Lagu 'Maafkan' dari SDC, Autojadi Sorotan Publik
Unggahan ini menjadi sorotan tajam di tengah dinamika politik nasional, mengingat Dasco kerap menggunakan media sosialnya sebagai sinyal atau kode politik.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Sufmi Dasco Ahmad Unggah Lagu 'Maafkan' dari SDC, Autojadi Sorotan Publik
ShowBiz
Man Sinner Rilis Single 'Kembali', Tandai Comeback Setelah Vakum Bermusik
Setelah sempat vakum, Man Sinner kembali menyapa pendengar lewat single 'Kembali'. Lagu ini menjadi simbol kebangkitan sekaligus awal baru perjalanan band.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Man Sinner Rilis Single 'Kembali', Tandai Comeback Setelah Vakum Bermusik
ShowBiz
Billkiss Rilis Single 'Beruntung', Kisahkan Pertemuan Dua Hati di Waktu yang Tepat
Billkiss kembali dengan single 'Beruntung', lagu pop manis yang mengisahkan pertemuan dua hati di waktu yang tepat. Melanjutkan kisah di lagu Layar Hati.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Billkiss Rilis Single 'Beruntung', Kisahkan Pertemuan Dua Hati di Waktu yang Tepat
ShowBiz
Lirik 'Outlaw Ways', Karya Chris Janson yang Membuka Perjalanan Musik Country Baginya
Memperlihatkan karakter musik country khas Chris Janson dengan pendekatan yang kuat terhadap cerita, kehidupan, dan nilai-nilai yang dekat dengan pendengarnya.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Lirik 'Outlaw Ways', Karya Chris Janson yang Membuka Perjalanan Musik Country Baginya
Bagikan