Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Daun Jatuh Rilis EP Perdana Bertajuk 'Seroja', Refleksi Kehidupan

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 25 Oktober 2022
Daun Jatuh Rilis EP Perdana Bertajuk 'Seroja', Refleksi Kehidupan

Daun Jatuh rilis EP 'Seroja' yang dapat menjadi refleksi pendengarnya. (Foto: Warner Music Indonesia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GRUP folk-pop asal Tangerang, Daun Jatuh, merilis mini album (EP) perdananya bertajuk Seroja. EP ini terdiri dari enam lagu, termasuk dua lagu baru dan empat lagu yang sudah dirilis sebelumnya.

Pengambilan nama Seroja sebagai judul EP pun bukan tanpa alasan. Seroja, kata sang vokalis Verrel, adalah bunga yang hidup di air keruh dan berlumpur namun tetap terlihat indah. Bahkan semua lagu yang ada di EP ini berdasarkan pengalaman pahit dari masing-masing personel.

"Jadi kita menganggap karya di EP ini seperti bunga seroja. EP ini berisi karya yang kita tulis berdasarkan pengalaman pahit namun dapat menghasilkan karya yang indah setidaknya menurut kami,” ujar Verrel, dalam siaran pers yang diterima Merahputih.com.

Baca juga:

Daun Jatuh Kisahkan Sulitnya Jatuh Cinta dengan Sahabat lewat 'Bungkam'

William, personel lainnya menambahkan cerita di balik proses produksi EP perdana Daun Jatuh. Seroja diciptakan secara bertahap yang awalnya dibuka dengan rilisnya single Momen di Juli 2021. Proses produksi dari single pertama sampai EP rampung memerlukan waktu satu tahun.

“Proses rekaman dilakukan secara bertahap per lagu dan di setiap lagu terdapat keunikan, contohnya seperti merekam suara sapu lidi. Selain itu proses produksi dilakukan di tengah pandemi. Banyak tantangan dan hal baru yang dihadapi, tetapi proses produksi EP Seroja ini tetap berjalan dengan lancar dan maksimal,” ungkapnya.

Enam lagu yang masuk ke dalam EP ini adalah Bungkam, Malang, Tak Selaras, Momen, dan dua lagu baru yaitu Biru dan Memadam. Lagu-lagu tersebut ditulis oleh semua personel dan diproduseri oleh Ibnu Dian dan Matter Halo.

Baca juga:

‘Tak Selaras’, Single Terbaru Daun Jatuh

Biru yang menjadi focus track dari EP ini bercerita mengenai titik kehadiran seseorang. Berdurasi 3 menit 57 detik, lagu ini dibuka dengan petikan gitar akustik khas Daun Jatuh. Official Music Video-nya mengambil kisah seorang pria yang tinggal di pemukiman pinggir laut nan mengalami persoalan hidup begitu berat.

Pulang, terpaksa ku memendam semua harap. Kemas semua mimpi dan rencana, yang telah ku catat dan ku perjuangkan’, secuplik lirik dari lagu tersebut.

Daun Jatuh berharap penggemarnya yang disebut Hamparan Hijau dan seluruh pendengar musik di Indonesia menyukai karya mereka. Mereka juga berharap karyanya memberikan kekuatan bagi orang-orang yang tengah mengalami masalah hidup.

"Kami berharap dengan hadirnya Seroja, semua yang mendengarkan akan dikuatkan dan ditemani dengan harapan bahwa hal indah, bermakna, berarti bisa juga lahir, ada melalui kejadian, dan peristiwa pahit di hidup kita," tutup personel lainnya, Timothy. (and)

Baca juga:

'Malang', Kisah Sedih dalam Lagu Daun Jatuh

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Ting Ting', Cerita tentang Move On dari Pengkhianatan Cinta
'Ting Ting' menghadirkan lirik yang ringan, mudah diingat, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dwi Astarini - 2 jam, 51 menit lalu
Makna Lagu 'Ting Ting', Cerita tentang Move On dari Pengkhianatan Cinta
ShowBiz
Lukas Graham Kembali ke Akar Musik lewat Single Baru 'Good Times'
'Good Times' memperlihatkan kedekatan Lukas Graham dengan akar musik yang membesarkan dirinya.
Dwi Astarini - 2 jam, 56 menit lalu
Lukas Graham Kembali ke Akar Musik lewat Single Baru 'Good Times'
ShowBiz
Det-Plag Lust Hadirkan 'Glass Season', Single Baru yang Meramu Kritik Sosial dan Eksperimen Industrial Rave
Det-Plag Lust kembali dengan single 'Glass Season' yang memadukan kritik sosial, eksistensialisme, kultur rampak lokal, dan karakter industrial rave.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Det-Plag Lust Hadirkan 'Glass Season', Single Baru yang Meramu Kritik Sosial dan Eksperimen Industrial Rave
ShowBiz
Makna Lagu 'Bunga Abadi' Rio Clappy, Kisah Cinta Tulus yang Tak Lekang oleh Waktu
'Bunga Abadi' karya Rio Clappy menjadi lagu populer dengan lirik puitis dan nuansa pop soul yang hangat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Makna Lagu 'Bunga Abadi' Rio Clappy, Kisah Cinta Tulus yang Tak Lekang oleh Waktu
ShowBiz
Kangen Band Rilis Single Baru 'Rodecia', Kisahkan Cinta yang Dipendam dalam Diam
Kangen Band kembali merilis single terbaru berjudul 'Rodecia'. Mengangkat kisah seseorang yang diam-diam memendam cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Kangen Band Rilis Single Baru 'Rodecia', Kisahkan Cinta yang Dipendam dalam Diam
ShowBiz
Lirik 'Dynamite', Lagu BTS yang Mengguncang Halftime Show Final Piala Dunia 2026
'Dynamite' menjadi simbol semangat positif yang ingin disampaikan BTS kepada penggemarnya di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Lirik 'Dynamite', Lagu BTS yang Mengguncang Halftime Show Final Piala Dunia 2026
ShowBiz
Lirik Penuh Emosi, ini Makna Lagu 'Psycho' dari Red Velvet
Secara lirik, Psycho menceritakan hubungan cinta yang rumit, di mana dua orang terus bertengkar dan saling menyakiti, tetapi tetap tidak mampu melepaskan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Lirik Penuh Emosi, ini Makna Lagu 'Psycho' dari Red Velvet
ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Cuek' Rizky Febian yang Sukses Mencuri Perhatian
Lagu pop romantis ini mengisahkan perasaan seseorang yang jatuh cinta kepada sosok yang terkesan dingin dan tidak peka terhadap perhatian yang diberikan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Cuek' Rizky Febian yang Sukses Mencuri Perhatian
ShowBiz
'Pada Akhirnya', Langkah Perdana KRTM dengan Pesan tentang Ambisi dan Makna Hidup
KRTM menghadirkan 'Pada Akhirnya' sebagai karya yang mengajak pendengar merenungkan makna di balik ambisi dan pencapaian.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
'Pada Akhirnya', Langkah Perdana KRTM dengan Pesan tentang Ambisi dan Makna Hidup
ShowBiz
Lewat 'Neneng', Budi Padukan Energi Punk dengan Kritik Sosial yang Reflektif
Terinspirasi oleh sosok Neneng Rosdiyana, figur yang dianggap merepresentasikan cara hidup yang sederhana dan berada di luar arus utama kapitalisme.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Lewat 'Neneng', Budi Padukan Energi Punk dengan Kritik Sosial yang Reflektif
Bagikan