Datuk Ibrahim, Penyebar Islam Awal di Tanah Betawi

Fredy WansyahFredy Wansyah - Jumat, 10 Juli 2015
Datuk Ibrahim, Penyebar Islam Awal di Tanah Betawi

Batavia Tempo Doeloe (Foto: Caption Youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Megapolitan - Tak banyak yang tahu bahwa di tanah Betawi banyak tokoh penyebar Islam awal. Salah satunya ialah Datuk Ibrahim.

Datuk ibrahim, yang masih keturunan walisongo, merupakan salah satu pejuang yang membebaskan Jakarta. Pada waktu itu masih bernama sunda kelapa.

"Datuk Ibrahim adalah penyebar awal Islam di Jakarta, beliau adalah putra daerah betawi sekaligus yang menamakan daerah Condet," kata H Musa yang merupakan keturunan Beliau, kepada Merahputih.com, Jumat (10/7).

Ayah Datuk Ibrahim, Datuk Husein, adalah salah satu keturunan Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik. Kala itu membantu perlawanan rakyat Sunda kelapa melawan Penjajah.

"Setelah kerajaan Islam Demak terbentuk, para ulama yang waktu itu turut serta membangun kerajaan tersebut berpencar untuk melawan penjajah sekaligus menyebarkan Islam," katanya.

Bersama Sunan Cirebon, Ayah Datuk Ibrahim berhasil mengusir penjajah dan menyebarkan Islam di Tanah Betawi. Lalu, Datuk Husein, beranak pinak di Sunda Kelapa. Salah satu keturunannya ialah datuk Ibrahim, yang meneruskan penyebaran Islam di daerah Condet.

"Makamnya sendiri berada di sini, dikomlek masjid Jami' Assaadah, Condet," terangnya. (fdi)

Baca Juga:

Masjid Riyadussolihin Peninggalan Sunan Kalijaga, Benarkah?

Masjid Jami Riyadussolihin Disebut-sebut Peninggalan Sunan Kalijaga

Masjid Al Istiqomah Disebut-sebut Peninggalan Sunan Gunung Jati

#Legenda Betawi
Bagikan
Ditulis Oleh

Fredy Wansyah

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Usulkan Pembuatan Ulang Patung MH Thamrin dengan Ukuran Lebih Representatif dan Berada di 'Jantung' Jakarta
Pramono Anung menekankan bahwa MH Thamrin, sebagai tokoh Betawi yang menjadi ikon penting bagi Jakarta, selayaknya diabadikan melalui patung yang berlokasi di "etalase" utama kota
Angga Yudha Pratama - Minggu, 27 April 2025
Pramono Usulkan Pembuatan Ulang Patung MH Thamrin dengan Ukuran Lebih Representatif dan Berada di 'Jantung' Jakarta
Bagikan