Data BPBD, Jumlah Pengungsi Banjir di Garut Tercatat 433 Orang

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 22 September 2016
Data BPBD, Jumlah Pengungsi Banjir di Garut Tercatat 433 Orang

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei (Foto Antara/Rivan Awal Lingga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus mendata jumlah korban bencana Garut, Jawa Barat. Saat jumlah pengungsi korban bencana banjir bandang Garut yang tercatat versi BPBD Garut sebanyak 433 orang. 

Para pengungsi bencana Garut saat ini ditempatkan di Makorem 062 TN. Kondisi pengungsi saat ini cukup baik. 

"Pengungsi ditempatkan di aula Korem dalam keadaan baik. Ketersediaan permakanan, air bersih cukup. Plus bantuan dari masyarakat," ungkap Kepala BNPB Willem Rampangilei di Posko Bencana Tanggap Darurat Bencana Banjir Garut, dalam keterangan tertulis, Kamis (22/9) pagi.

BNPB telah mengirim bantuan logistik senilai Rp2 miliar untuk BPBD Garut dan BPBD Provinsi Jawa Barat. Bantuan berupa makanan siap saji, selimut, tikar, tenda, pakaian sekolah dan kidsware dan lainnya. 

"Dana Siap Pakai dari Pemerintah untuk mendukung operasional tanggap darurat sebesar Rp 400 Juta," kata Willem.

Willem telah melaporkan langsung perkembangan penanganan bencana banjir bandang di Garut kepada Presiden RI Joko Widodo pada Rabu malam (21/9). Kepala BNPB telah berada di lokasi bencana sejak kemarin untuk mendampingi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dalam penanganan darurat. Upaya tanggap darurat di bawah Pos Komando (Posko) masih terus dilakukan hingga hari ini. 

Hingga malam tadi (21/9) korban meninggal berjumlah 23 orang dan 18 lainnya masih dalam pencarian. Pencarian korban melibatkan tim gabungan dari BPBD, Badan SAR Nasional, TNI, Polri, PMI, Tagana, dinas-dinas terkait, relawan dan masyarakat.

BACA JUGA:

  1. Banjir Bandang Garut, Kepala BNPB Laporkan Perkembangan Penanganan ke Presiden
  2. Banjir Bandang di Garut, 23 Orang Tewas
  3. Banjir di Garut, Presiden Perintahkan Kementerian Segera Turun Tangan
  4. Penyebab Banjir Bandang Garut Versi BNPB
  5. Daftar Korban Tewas Akibat Banjir Bandang Garut
#Bencana Garut #Willem Rampangilei #BNPB #Banjir Bandang #Banjir
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Jakarta Pagi Ini, 17 RT dan 2 Ruas Jalan Masih Terendam
Banjir masih merendam Jakarta hingga Kamis (29/1). BPBD DKI mencatat 17 RT dan dua ruas jalan terendam akibat hujan dan luapan Kali Ciliwung serta Pesanggrahan.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 35 menit lalu
Banjir Jakarta Pagi Ini, 17 RT dan 2 Ruas Jalan Masih Terendam
Indonesia
Luapan Kali Ciliwung, 17 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir
BPBD DKI Jakarta mencatat 17 RT di Jakarta Selatan dan Timur terendam banjir akibat hujan deras dan luapan Kali Ciliwung.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 40 menit lalu
Luapan Kali Ciliwung, 17 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir
Indonesia
11 RT di Jakarta Kebanjiran, Rabu (28/1) Petang
Kawasan yang terendam banjir berada di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
11 RT di Jakarta Kebanjiran, Rabu (28/1) Petang
Indonesia
48 Rumah Warga Korban Longsor Cisarua Bakal Direlokasi, Segera Dapat Huntara
Masyarakat akan dipindahkan ke hunian sementara atau diberikan dana tunggu hunian sebesar Rp 600 ribu per kepala keluarga per bulan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
48 Rumah Warga Korban Longsor Cisarua Bakal Direlokasi, Segera Dapat Huntara
Indonesia
DPRD DKI Sebut Banjir Jakarta akibat Tata Ruang Kota yang Rusak
Pemerintah DKI Jakarta harus memperbaiki kembali tata ruang Ibu Kota agar masalah banjir dapat teratasi.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
DPRD DKI Sebut Banjir Jakarta akibat Tata Ruang Kota yang Rusak
Indonesia
BPBD Semai Garam di Langit Tangerang Selatan Kurangi Cuaca Ekstrem di Jakarta
Pada OMC ke-11, BPBD menebarkan sebanyak 1.600 kg bahan semai di langit perairan Laut Jawa dan Tangerang Selatan, yang dilakukan melalui dua sorti penerbangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Januari 2026
BPBD Semai Garam di Langit Tangerang Selatan Kurangi Cuaca Ekstrem di Jakarta
Indonesia
Hujan Lebat yang Dapat Disertai Angin Kencang Akan Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia hingga 29 Januari, BNPB Imbau Tingkatkan Kewaspadaan
Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan berpeluang diguyur hujan lebat yang dapat disertai angin kencang.
Frengky Aruan - Senin, 26 Januari 2026
Hujan Lebat yang Dapat Disertai Angin Kencang Akan Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia hingga 29 Januari, BNPB Imbau Tingkatkan Kewaspadaan
Indonesia
Blunder Andalkan Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Jakarta, Akar Masalahnya di Drainase
Pemprov DKI Jakarta tak bisa hanya mengandalkan modifikasi cuaca untuk atasi banjir.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Blunder Andalkan Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Jakarta, Akar Masalahnya di Drainase
Indonesia
Pemerintah Janji Evaluasi Bencana dari Hulu Sampai Hilir, Bakal Bikin Tim Penanggulangan
embentukan tim ini tidak dilakukan dari nol, mengingat beberapa kementerian telah memiliki rancangan dan desain penanganan banjir yang saling melengkapi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Pemerintah Janji Evaluasi Bencana dari Hulu Sampai Hilir, Bakal Bikin Tim Penanggulangan
Indonesia
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
ejumlah kejadian banjir yang terjadi di Jakarta pada pertengahan Januari lalu merupakan dampak dari hujan berintensitas tinggi yang turun dalam durasi singkat, ditambah aliran air dari daerah hulu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
Bagikan