Dasco Sebut Investor Qatar Tertarik Masuk Danantara
Kantor Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Jl RP Soeroso, Menteng, Jakarta. ANTARA/Muhammad Heriyanto/am.
MerahPutih.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengaku mendengar kabar ada investor dari Qatar ingin berinvestasi di Indonesia. Menurutnya, investor dari Qatar itu berminat untuk berinvestasi di Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
“Kalau investor ada beberapa yang saya dengar, dari Qatar dan dari macam-macam negara, dan terutama mereka akan masuk di Danantara,” kata Dasco, seusai acara open house di kediaman Ketua MPR RI, Ahmad Muzani di kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu (2/4).
Namun, Dasco mengaku belum tahu terkait kabar Presiden Prabowo Subianto yang akan menyambangi Ibu Kota Nusantara (IKN) pascalebaran.
Baca juga:
Dasco Amini Puan, Sepakat Prabowo dan Megawati Secepatnya Bertemu Setelah Lebaran
“Saya belum tahu karena itu urusan eksekutif, nanti mungkin kabarnya dari eksekutif. Saya nggak ngerti,” tutur Ketua Harian DPP Gerindra itu.
Meski menjadi tangan kanan Prabowo di Gerindra, Dasco meminta juru warta agar pertanyaan mengenai lembaga eksekutif tidak ditanyakan kepadanya.
“Bingung ini saya nanyanya, begini loh kalau di sektor eksekutif, jangan ditanya ke saya, nanti kalau soal legislatif boleh tanya ke saya, kan gitu,” tandasnya. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Dasco Janji Tidak Buru Buru Bahas Revisi UU Pilkada, Fokus ke UU Pemilu
Danantara Mulai Lakukan Reformasi BUMN di Tahun Ini
Proyek Kilang sampai Budidaya Unggal Bakal Groundbreaking di Februari 2026
Kampung Haji Indonesia di Makkah Tahap Pertama Berkapasitas 22.000 Jemaah
Pilkada via DPRD Belum Dibahas, Dasco: Kita Fokus Tangani Bencana
Wakil Ketua DPR Dasco Dikabarkan Konsolidasikan Dukungan Pilkada Oleh DPRD
DPR Soroti Proyek Kampung Haji Indonesia, Transparansi Danantara Jadi Kunci
Danantara Resmi Akuisisi Hotel dan Tanah Sekitar Masjid Al-Haram di Makkah
Puan-Dasco Kompak Enggan Bahas soal Usulan Koalisi Permanen
Menkeu Purbaya Desain Ulang Skema Subsidi