MerahPutih Nasional- Gubernur DKI, Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan, sebanyak Rp.67,44 trilun dana belanja daerah akan dipergunakan untuk membiayai penyelenggaraan fungsi pemerintahan dan pelaksanaan program-program prioritas dan unggulan dalam pencapaian visi-misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta 2015.
"Misi menjadikan Jakarta sebagai kota yang bebas dari masalah-masalah menahun, seperti macet, banjr, pemukiman kumuh, sampah," kata Ahok saat berpidato pada acara Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi DKI, Jakarta, Tahun 2015, di kantor DPRD DKI, Senin (12/1).
Menurutnya, dana belanja daerah tersebut juga akan dipergunakan untuk pengembangan sistem transportasi, seperti kelanjutan pembebasan lahan koridor MRT, lanjutan pembangunan jalan layang, Kapt Tenden-Blok M-Cileduk, pemberian public service obligation untuk PT. TransJakarta dalam peningkatan pelayanan, pembangunan jalur busway layang koridor 11,14, dan 15. Kemudian, juga akan dipergunakan untuk peningkatan dan pemeliharaan jalur BusWay.
"Revitalisasi terminal bus, pengembangan fly over dan underpass, termasuk untuk mendukung kereta loopline, pembebasan tanah dan pembangunan tembus," katanya.
Selain itu, Ahok menambahkan dana belanja daerah tersebut juga akan dipergunakan untuk pelebaran jalan dan jalan inspeksi sungai, pembangunan jalan sejajar rel kereta api dan sejajar tol. Juga pembangunan gedung parkir Glodok, ruang parkir di bawah tanah Monas, peningkatan jalan-jalan strategis d 5 wilayah kota.
"Pembatasan tanah jalan arteri sejajar 6 ruas tol dalam kota, pembangunan jalan mabes TNI, dan pengadaan mobil derek dinas perhubungan 5 perwilayah," tutup Ahok. (HUR)