Headline

Dampak Erupsi Gunung Agung, Empat Maskapai Batalkan Penerbangan

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 25 November 2017
Dampak Erupsi Gunung Agung, Empat Maskapai Batalkan Penerbangan

Asap kelabu menyembur dari puncak Gunung Agung terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Api (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Aktivitas penerbangan menuju Bali terkendala dampak erupsi Gunung Agung. Sampai Sabtu malam tercatat empat maskapai penerbangan internasional membatalkan jadwal penerbangannya dari dan menuju Bali karena erupsi Gunung Agung meski pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai menyebutkan operasional bandara setempat masih normal.

"Perihal pembatalan penerbangan itu memang kebijakan maskapai sendiri yang pasti diawali dengan evaluasi pendahuluan dan risiko penerbangan dari dan ke Bali," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Bamdara I Gusti Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim di Denpasar, Sabtu (25/11).

Menurut Arie Ashanurrohim sebagaimana dilansir Antara, empat maskapai internasional itu yakni tiga berbendera Australia yaitu Virgin Airlines, Jetstar Airways, Qantas Airways serta satu maskapai dari Belanda yakni KLM dengan total mencapai 16 jadwal penerbangan tiba dan berangkat.

Tercatat ada 12 jadwal penerbangan yang keberangkatannya dibatalkan dari Bali yakni Jetstar tujuan Sydney, Adelaide, Melbourne dan maskapai Virgin Airlines dari Bali tujuan Brisbane dan dua jadwal tujuan Sydney serta ada juga maskapai KLM yang membatalkan penerbangan ke Amsterdam.

Selain itu penerbangan menuju Bali juga dibatalkan maskapai penerbangan Virgin Airlines dari Port Hedland, KLM dari Singapura, Jetstar dari Perth dan Townsville Queensland dan Singapura.

Maskapai penerbangan Qantas juga mengalihkan jadwalnya menuju Bali dari Sydney ke Darwin dan dua penerbangan Jetstar dialihkan ke Melbourne dan Adelaide.

Satu penerbangan Jetstar juga ada yang kembali ke Melbourne dan tidak jadi menuju Bali.

"Untuk Jetstar, informasi (pembatalan) yang kami terima memang alasan utama adalah peningkatan aktivitas Gunung Agung," imbuh Arie.

Arie juga menambahkan hingga saat ini belum ada pengalihan penerbangan ke bandara terdekat di Bali.

Sedangkan untuk maskapai penerbangan nasional untuk rute domestik, Arie menjelaskan aktivitas masih berlangsung normal.

Berdasarkan laporan dari pilot, kata dia, juga tidak menemui adanya abu vulkanik setelah melalui pengamatan secara visual.

"Bandara Ngurah Rai masih normal berikut ruang udaranya," pungkas Arie.(*)

#Gunung Agung #Gunung Meletus #Maskapai Penerbangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Malam Ini Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan Hingga 1 kilometer
Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang itu erupsi lagi pada pukul 20:08 WIB dengan tinggi letusan semakin tinggi dibandingkan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Malam Ini Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan Hingga 1 kilometer
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi Selasa Pagi Ini, Kolom Letusan Capai 900 Meter
Hingga saat ini, tingkat aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Gunung Semeru Erupsi Selasa Pagi Ini, Kolom Letusan Capai 900 Meter
Indonesia
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung, 7 Maskapai Beroperasi
Bandara Ngurah Rai kini kembali dibuka, setelah ditutup akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejumlah maskapai sudah melayani penerbangan.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung, 7 Maskapai Beroperasi
Indonesia
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Bandara Soekarno-Hatta terganggu akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara Kertajati hingga Yogyakarta jadi alternatif.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Indonesia
268 Ribu Penumpang Pesawat Gagal Terbang Akibat Erupsi Anak Krakatau
Erupsi Gunung Anak Krakatau melumpuhkan sektor penerbangan Indonesia. Sebanyak 268 ribu penumpang gagal terbang akibat penutupan tujuh bandara.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
268 Ribu Penumpang Pesawat Gagal Terbang Akibat Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Bandara Hasanuddin Kembali Normal Usai Insiden Garuda Pecah Ban, Runway Sudah Dibuka!
Landasan pacu sempat ditutup sementara akibat kejadian Garuda Indonesia mengalami pecah ban di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Bandara Hasanuddin Kembali Normal Usai Insiden Garuda Pecah Ban, Runway Sudah Dibuka!
Indonesia
Zona Bahaya Letusan Gunung Sinabung Diperluas, Ratusan Warga dievakuasi
Langkah evakuasi diprioritaskan bagi warga yang bermukim di dekat zona rawan erupsi. Yang dalam hal ini selain Desa Kuta Tengah juga ada Desa Payung di Kecamatan Payung
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Zona Bahaya Letusan Gunung Sinabung Diperluas, Ratusan Warga dievakuasi
Indonesia
Setelah 25 Tahun, Indonesia Kembali Incar Posisi Kursi Dewan Penerbangan Sipil Internasional ICAO
Indonesia memastikan pencalonkan diri sebagai anggota Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) dalam Sidang Luar Biasa ke-43 Majelis ICAO di Montreal, Kanada, 19–20 November 2026 mendatang.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Setelah 25 Tahun, Indonesia Kembali Incar Posisi Kursi Dewan Penerbangan Sipil Internasional ICAO
Indonesia
Kota Berastagi Diselimuti Hujan Abu Vulkanik Gunung Sinabung
Masyarakat diimbau mengikuti arahan petugas dan tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya demi keselamatan bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kota Berastagi Diselimuti Hujan Abu Vulkanik Gunung Sinabung
Indonesia
Aktivitas Meningkat, Warga Keluhkan 3 Hari Diguyur Hujan Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Hujan abu vulkanik tersebut dirasakan masyarakat setempat selama tiga hari. Hingga saat ini banyak warga yang menderita sesak nafas dan sakit mata.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Aktivitas Meningkat, Warga Keluhkan 3 Hari Diguyur Hujan Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Bagikan