Dampak COVID-19, Kunjungan Wisatawan di Yogyakarta Turun Drastis

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 22 Maret 2020
Dampak COVID-19, Kunjungan Wisatawan di Yogyakarta Turun Drastis

Kawasan wisata Taman Pintar Yogyakarta. ANTARA/Eka AR

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dampak penyebaran COVID-19 di Indonesia membuat kunjungan wisatawan di Kota Yogyakarta, DIY, khususnya objek wisata, yang dikelola Pemerintah Kota Yogyakarta, mengalami penurunan drastis.

“Ada penurunan yang signifikan. Kami mengelola dua tempat wisata yaitu di Taman Pintar dan Kawasan Malioboro. Bisa dilihat sendiri kalau penurunannya sangat signifikan. Sangat drastis, tidak perlu disebut angkanya,” ucap Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Maryustion Tonang di Yogyakarta, Minggu (22/3).

Baca Juga

KAI Batalkan 8 Perjalanan Kereta Argo Cheribon

Menurut dia, dunia pariwisata memang sedang dihadapkan pada tantangan yang cukup besar di tengah merebaknya wabah virus corona. Kondisi tersebut tidak hanya dialami Yogyakarta saja, tetapi juga kota-kota lain.

Meskipun demikian, Maryustion mengatakan tetap akan memberlakukan protokol yang ketat untuk menjaga keamanan bersama khususnya bagi wisatawan yang berkunjung karena hingga saat ini belum ada keputusan untuk menutup operasional tempat wisata.

malioboro
Kawasan Malioboro, Yogyakarta. (Foto: MP/Teresa Ika)

Protokol kesehatan yang diterapkan di antaranya menyiapkan tempat cuci tangan dengan sabun, pembersihan dan penyemprotan tempat wisata menggunakan disinfektan dan mengecek suhu bagi pengelola serta pengunjung yang datang.

“Harapannya, upaya-upaya tersebut tetap membuat pengunjung merasa aman dan yakin. Kami pun sangat berharap agar wabah ini tidak semakin menyebar dan bisa segera diatasi,” katanya dilansir Antara.

Sebelumnya, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro Ekwanto mengatakan, jumlah pengunjung di kawasan utama wisata di Kota Yogyakarta tersebut mengalami penurunan sekitar 60-80 persen sejak awal pekan.

“Protokol yang kami lakukan adalah menjaga kebersihan bersama dengan dukungan seluruh komunitas, menyiapkan tempat cuci tangan, dan harapannya ada bantuan thermal gun untuk mengecek suhu pengunjung yang datang,” katanya.

Ekwanto menambahkan, pihaknya siap mengalokasikan anggaran untuk pengadaan thermal gun, meski barang yang akan dibeli sangat sulit diperoleh.

“Oleh karenanya, yang bisa dilakukan saat ini adalah menjaga kebersihan dan menyiapkan tempat cuci tangan di banyak tempat,” ucapnya.

Baca Juga

Wilayah Jakarta Disemprot Disinfektan, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Sedangkan, di Taman Pintar Yogyakarta juga dilakukan hal yang sama yaitu memperbanyak tempat cuci tangan dengan sabun dan penyediaan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) di sejumlah lokasi yang mudah dijangkau oleh wisatawan dan pengecekan suhu bagi petugas.

Selain itu, juga diberlakukan pembatasan jam operasional yaitu dari pukul 08.30 WIB hingga 15.30 WIB, dan menerapkan kebijakan jeda lima menit antarrombongan yang akan masuk Gedung Oval dan Gedung Kotak. (*)

#Kawasan Malioboro #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Penghentian sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan sementara setelah terjadinya gempa bumi.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Olahraga
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,5 mengguncang Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada Selasa (27/1) pada pukul 13.15 WIB.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
ShowBiz
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Lagu ini menegaskan filosofi 'Takhta untuk Rakyat'.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Bagikan