Dampak Banjir Bekasi: Asrama Haji Terendam, Persiapan Haji 2025 Terancam

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 06 Maret 2025
Dampak Banjir Bekasi: Asrama Haji Terendam, Persiapan Haji 2025 Terancam

Asrama Haji Embarkasi Bekasi mengalami dampak parah akibat banjir (Kemenag)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Asrama Haji Embarkasi Bekasi mengalami dampak parah akibat banjir besar yang melanda Kota Bekasi, Jawa Barat, pada 4 Maret 2025. Air mulai meluap dan masuk ke kompleks asrama sekitar pukul 03.00 WIB.

Lantai dasar bangunan Asrama Haji Embarkasi Bekasi terendam banjir. Air menggenangi kamar jemaah, ruang perkantoran, aula, masjid, area parkir, dapur, gedung Mina, dan ruangan lainnya. Setelah air surut, lumpur setebal 2 cm menutupi lantai asrama haji.

Saat ini, Kemenag sedang melakukan upaya mitigasi layanan Asrama Haji Embarkasi Bekasi pascabanjir.

Baca juga:

Banjir di Bekasi Bikin Polisi Izinkan Motor Masuk Jalan Tol

"Sesuai arahan Dirjen PHU, kami segera mengambil langkah-langkah untuk mempercepat pembersihan Asrama Haji Bekasi pascabanjir. Banjir yang melanda Asrama Haji Bekasi ini termasuk dalam kategori tanggap darurat," ujar Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama RI, Muhammad Zain, Kamis (6/3).

"Kami telah meninjau seluruh ruangan yang terdampak banjir dan ini memerlukan mitigasi kerusakan, terutama menjelang persiapan penyelenggaraan ibadah haji yang akan dimulai pada awal Mei 2025," sambung dia.

Sekretaris Ditjen PHU, Arfi Hatim, meminta UPT Asrama Haji Bekasi untuk segera menginventarisasi sarana dan prasarana yang terdampak banjir serta melaporkannya ke Ditjen PHU Kemenag.

Baca juga:

Luapan Kali Bekasi Sebabkan Pengalihan Arus di Gerbang Tol Bekasi Barat, Pengendara Diminta Antisipasi Perjalanan

Karena, banjir di Asrama Haji Bekasi ini termasuk dalam kategori force majeure atau kejadian di luar kendali.

"Kami akan berkoordinasi dengan semua pihak, termasuk Pemerintah Kota Bekasi, untuk mengerahkan pemadam kebakaran dalam proses percepatan pembersihan asrama haji. Kita juga harus memastikan bahwa Asrama Haji Bekasi siap melayani jemaah haji pada tahun 2025," tegas Arfi.

#Banjir #Asrama Haji
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Bagikan