Dadali Bicara Tentang 'Sampai Maut Memisahkan' dengan Formasi Baru

Frengky AruanFrengky Aruan - Minggu, 13 Oktober 2024
Dadali Bicara Tentang 'Sampai Maut Memisahkan' dengan Formasi Baru

Dadali rilis single terbaru. (foto: dok/dadali)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dadali memulai kariernya di industri musik Indonesia pada 2009 dan telah mencapai berbagai prestasi. Salah satu pencapaian awal mereka adalah menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai "Viewer Terbanyak dan Tersingkat" pada Januari 2011, berkat video musik mereka yang berjudul “Di Saat Aku Mencintaimu” yang diunggah ke YouTube.

Namun, pada 2021 menjadi masa yang sangat menyedihkan bagi Dadali, karena mereka kehilangan dua personil secara bersamaan. Yuda, gitaris, meninggal karena sakit jantung, sementara Rixx, keyboardist, meninggal akibat Covid-19. Setelah kepergian keduanya, Dadali kini hanya tersisa dua personil: Dyrga (vokal) dan Richard (gitar), yang sepakat untuk melanjutkan eksistensi band.

Meski hanya berdua sejak 2021, Dadali tetap produktif dengan merilis beberapa single, seperti “Sakit Teramat Sakit”, “Biarkan Ku Berlari”, dan “Mungkin Pilihan Terbaik”, yang mendapatkan apresiasi positif dari penggemar musik pop.

Baca juga:

Paul Stanley Bocorkan Proyek Film Dokumenter Perpisahan KISS

Kini, dengan formasi baru yang terdiri dari Dyrga (vokal), Ikar (gitar), Boim (gitar), Vizar (keyboard), dan Hendi (bass), mereka kembali dengan karya terbaru berjudul “Sampai Maut Memisahkan”.

Rilisan terbaru ini membuktikan bahwa Dadali tetap produktif dan relevan di industri musik pop Indonesia. Single “Sampai Maut Memisahkan”, yang ditulis oleh Dyrga, mengusung komposisi musik pop yang khas, dengan lirik lugas yang menceritakan tentang komitmen dan kesetiaan cinta yang abadi hingga maut memisahkan.

Dyrga menjelaskan bahwa single ini lahir dari kolaborasi anggota baru, dengan penekanan pada pencarian keseimbangan antara inovasi dan identitas yang sudah ada. Dadali telah menjadi nama besar dalam sejarah musik Indonesia, dengan lebih dari 15 tahun karier dan beberapa hit terkenal seperti “Di Saat Sendiri” (2013), “Disaat Aku Tersakiti” (2014), dan “Cinta Yang Tersakiti” (2015), yang mendapatkan pengakuan baik di dalam maupun luar negeri. (Far)

#Dadali #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Bagikan