Cuaca Panas India Tewaskan 1.100 Orang

Fadhli Fadhli - Rabu, 27 Mei 2015
Cuaca Panas India Tewaskan 1.100 Orang

Foto: CNN

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Asia - Cuaca panas yang menyesakan di India kini telah menewaskan lebih dari 1.100 orang dalam kurung waktu kurang dari satu minggu. Daerah yang paling parah menerima dampak panasnya udara ini adalah negara bagian Andhra Pradesh.

Seperti diberitakan CNN (27/5), pihak berwenang di negara bagian Andhra Pradesh menyatakan 852 orang tewas dalam gelombang panas. 266 orang tewas lainnya berada di negara bagian tetangga, Telangana.

Menurut B.P. Yadav, direktur Departemen Meteorologi India, suhu maksimum di India tercatat hingga 47 derajat Celsius lebih. Suhu terpanas ini terjadi di kota Angul, di negara bagian Odisha pada hari Senin (25/5).

Udara kering yang panas makin diperparah dengan angin yang bertiup dari provinsi Sindh, Pakistan, ke dataran utara dan tengah India. "Ekstrim, panas kering ini sedang ditiup ke India oleh angin barat," kata Yadav.

Departemen meteorologi memperingatkan pada Selasa (27/5), suhu tinggi diperkirakan akan terus berlangsung selama dua hari kedepan. Namun, Departemen Meteorologi India mengatakan bahwa hawa panas lain kemungkinan akan segera menyusul.

Dari berbagai daerah di India, kota Andhra Pradesh dan Telangana di selatan India menerima dampak yang paling parah. Negara-negara di utara seperti Rajasthan dan Haryana kini sudah mulai pulih dari musim panas yang intens ini, sama seperti ibukota India, New Delhi.

 

Baca juga:

Layanan Seks “Standar Donggun” ala Tiongkok

Pemerintah Tiongkok Larang Adanya Bisnis Prostitusi di Dongguan

Gerakan Bawah Tanah Bisnis Seks Dongguan

250.000 Pekerja Seks Bekerja di Dongguan

Toko Seks Dongguan Telah Diizinkan Buka Kembali

#Cuaca Buruk #Cuaca Panas #India
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Cek peringatan dini BMKG hari ini terkait potensi hujan lebat, angin kencang, dan cuaca di berbagai kota besar. Waspada ancaman cuaca ekstrem dan pelajari respons tsunami di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Indonesia
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Mau bepergian? Cek dulu prakiraan cuaca 16-17 September 2026 dari BMKG. Simak daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Dunia
Pemimpin BRICS Kecam dan Serukan Isrel Tarik Pasukan dari Palestina dan Lebanon dan Suriah
Para pemimpin BRICS juga menyatakan “komitmen terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan keutuhan wilayah Suriah”.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Pemimpin BRICS Kecam dan Serukan Isrel Tarik Pasukan dari Palestina dan Lebanon dan Suriah
Indonesia
Kedatangan Presiden Prabowo di KTT ke-18 BRICS Diharapkan Bukan Sekedar Hadiri Dialog
Pertemuan langsung dengan Presiden Prabowo menjadi bentuk perhatian dan apresiasi bagi mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Kedatangan Presiden Prabowo di KTT ke-18 BRICS Diharapkan Bukan Sekedar Hadiri Dialog
Indonesia
Perdana Menteri India Narendra Modi Sambut Presiden Prabowo Saat Tiba di KTT ke-18 BRICS
KTT ke-18 BRICS berlangsung di Bharat Mandapam, New Delhi, pada 12-13 September 2026, di bawah keketuaan India.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Perdana Menteri India Narendra Modi Sambut Presiden Prabowo Saat Tiba di KTT ke-18 BRICS
Dunia
Isu Yang Dibawa Presiden Prabowo di KTT BRICS
Keikutsertaan Indonesia menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Jakarta dalam kerja sama multilateral, khususnya yang berkaitan dengan kepentingan negara-negara berkembang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
 Isu Yang Dibawa Presiden Prabowo di KTT BRICS
Indonesia
Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Nelayan dan Kapal Penyeberangan Diminta Waspada
Kondisi gelombang laut yang dapat mencapai hingga 4 meter berpotensi membahayakan moda transportasi laut dari skala kecil hingga besar.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Nelayan dan Kapal Penyeberangan Diminta Waspada
Indonesia
BMKG Prakirakan Potensi Hujan Deras di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari ini, Catat Lokasinya
BMKG mengidentifikasi beberapa pola konvergensi dan konfluensi yang dapat mendukung terbentuknya awan hujan.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
BMKG Prakirakan Potensi Hujan Deras di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari ini, Catat Lokasinya
Dunia
Belanda Alami Panas Malam Sangat Parah, Pemanasan Global Bisa Naikkan Suhu Capai 4 Drajat Celcius
Di Maastricht, suhu bertahan di atas 22 derajat Celsius selama tiga malam berturut-turut untuk pertama kalinya dalam catatan pengukuran.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Belanda Alami Panas Malam Sangat Parah, Pemanasan Global Bisa Naikkan Suhu Capai 4 Drajat Celcius
Indonesia
Akhir Pekan Ini Pemprov DKI Bakal Kembali Lakukan OMC Biar Jakarta Diguyur Hujan
OMC hanya salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia pun mengakui OMC belum tentu sepenuhnya efektif menghasilkan hujan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Akhir Pekan Ini Pemprov DKI Bakal Kembali Lakukan OMC Biar Jakarta Diguyur Hujan
Bagikan