Corona Pengaruhi Kunjungan WNA Asal Tiongkok ke Indonesia

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 02 Maret 2020
Corona Pengaruhi Kunjungan WNA Asal Tiongkok ke Indonesia

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Senin (2/3/2020). ANTARA/ Sella Panduarsa Gareta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan mewabahnya covid-19 atau virus corona sejak minggu terakhir Januari 2020, memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok ke Indonesia.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti memaparkan, pada Januari 2020 kunjungan wisman asal Tiongkok mengalami kenaikan 1,4 persen jika dibandingkan Januari 2019. Namun, kenaikan tersebut jauh lebih rendah dibanding kenaikan pada Januari 2019 yang sebesar 73,01 persen jika dibandingkan Januari 2018.

Baca Juga:

Singapura Informasikan 58 Positif Virus Corona

"Ini karena ada dua hal, yaitu Imlek dan covid-19. Tetap terjadi kenaikan karena adanya Imlek, namun naiknya jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu karena adanya covid-19," kata Yunita di Jakarta, Senin (2/3).

Antispasi wabah virus corona
Antispasi virus corona. (Ant)

Adapun jumlah kunjungan wisman Tiongkok pada Januari 2020 sebanyak 181.300 kunjungan.

Yunita juga memaparkan, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Januari 2020 mencapai 1,27 juta kunjungan, mengalami kenaikan sebesar 5,85 persen dibanding jumlah kunjungan wisman pada Januari 2019 yang berjumlah 1,20 juta kunjungan.

Baca Juga:

Apple Akan Buka Kembali 5 Store di Beijing? Enggak Takut Virus Corona?

Sementara itu, sebagaimana dikutip Antara, jika dibandingkan dengan Desember 2019, jumlah kunjungan wisman Januari 2020 mengalami penurunan sebesar 7,62 persen.

Jumlah ini terdiri atas wisman yang berkunjung melalui pintu masuk udara sebanyak 796.930 kunjungan, pintu masuk laut sebanyak 307.610 kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 167.540 kunjungan. (*)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan