Film

'CODA' Suarakan Keinginan Teman Tuli

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 10 Agustus 2021
'CODA' Suarakan Keinginan Teman Tuli

Keluarga yang ditampilkan dalam 'CODA' ini berkomunikasi dengan bahasa isyarat. (imdb.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KETERWAKILAN teman tuli dalam film sangat minim. Kemunculan 'CODA' membawa harapan baru representasi yang lebih beragam di layar lebar. Film ini mengangkat kisah seorang anak dari keluarga teman tuli sebagai satu-satunya anggota yang dapat mendengar. CODA merupakan akronim dari child of deaf adults.

"Ini sangat inovatif, (hanya) karena film ini merupakan terobosan untuk mendukung komunitas tunarungu dan komunitas yang mengalami gangguan pendengaran," kata Marlee Matlin, yang berperan sebagai ibu dan teman tuli dalam film tersebut. Teman tuli ini merupakan satu-satunya pemain film yang pernah memenangi Oscar untuk aktris terbaik dalam Children of a Lesser God pada 1987.

BACA JUGA:

Selain Thor, Ini Semua Hal Paling Menarik di 'Thor: Love and Thunder'

Film ini memenangi empat penghargaan di Festival Film Sundance pada awal tahun ini dan akan streaming dengan subtitle penuh dalam lebih dari 36 bahasa di Apple TV+ mulai Jumat (13/8).

Apple bekerja sama dengan operator bioskop untuk memastikan film tersebut diputar di mana-mana, baik bagi penonton tuli maupun teman dengar dengan teks yang tercetak langsung dalam film. Ini merupakan yang pertama untuk rilis film panjang di bioskop di AS.

CODA
Memenangi empat penghargaan di Festival Film Sundance pada awal tahun. (Twitter/@AppleTV)

Biasanya, film-film di AS tayang tanpa subtitle penuh. Bagi teman tuli, ada kacamata dan alat khusus yang membuat mereka bisa melihat subtitle yang tidak bisa dilihat penonton teman dengar.

"Ini bersejarah. Ini sangat besar bagi kita semua. Ini merupakan hari yang telah kami tunggu selama bertahun-tahun," kata Daniel Durant, aktor dan teman tuli yang memerankan anak laki-laki bernama Leo.

'CODA' menceritakan kisah siswa SMA bernama Ruby, teman dengar yang tumbuh dewasa sebagai penerjemah untuk ayah, ibu, dan saudara laki-lakinya yang teman tuli. Ia menjadi penerjemah dalam berbagai situasi, mulai dari kunjungan dokter hingga bisnis perikanan kecil mereka. Keluarga ini berkomunikasi dengan bahasa isyarat, dan ketiga karakter teman tuli diperankan aktor yang juga teman tuli.

Keterwakilan Teman Tuli

CODA
Marlee Matlin berperan sebagai ibu dan teman tuli dalam film 'CODA'. (ytimg.com)

Sebelumnya, kisah teman tuli juga sudah tampil dalam film Sound of Metal tentang seorang drummer yang kehilangan pendengarannya. Film itu mendapatkan pengakuan dengan memperoleh enam nominasi Oscar pada awal tahun, termasuk untuk gambar terbaik.

Durant mengatakan, jika beberapa adegan memberikan sudut pandang khusus teman tuli, daya tarik 'CODA' bersifat universal.

"Siapa pun yang menonton ini dapat merasa terhubung dengannya karena semua orang berasal dari keluarga, dan setiap keluarga mengalami perjuangan yang sama, anak-anak tumbuh dewasa, apa yang akan mereka lakukan di masa depan, menjadi mandiri, mungkin mereka menjauh dari kehidupan keluarga,” katanya.

Penulis-sutradara Sian Heder, yang merupakan teman mendengar, mempelajari American Sign Language (ASL) untuk proyek tersebut dan ingin memastikan filmnya dapat diakses oleh semua orang. "Sering kali saya pikir teman tuli ditinggalkan dari pengalaman menonton film karena perangkat yang tidak berfungsi dan kurangnya perangkat di bioskop," kata Heder.

Para pembuat film berharap pemutaran teks terbuka untuk 'CODA' akan membujuk studio lain untuk mengikuti contoh mereka. Hal itu akan mendorong teman tuli untuk menikmati menonton di bioskop lagi.

Heder mengingat reaksi emosional seorang pria tuli pada pemutaran film baru-baru ini dengan teks terbuka di Gloucester, Massachusetts, tempat film itu diambil.

"Saya tidak pergi ke bioskop. Saya tidak bisa memakai kacamata itu. Kacamata itu membuat saya mual. Separuh waktu mereka tidak bekerja, jadi saya berhenti pergi ke teater," ujarnya menirukan teman tuli yang belum pernah menonton film di bioskop selama 10 tahun itu. Pengalaman tersebut membuatnya sangat tersentuh dan bersemangat.(Aru)

#Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
3 Fakta Film 'Clayface' yang Segera Tayang di Indonesia, Ada Transformasi Horor Matt Hagen
Film Clayface tayang di bioskop Indonesia 21 Oktober 2026. Simak tiga fakta tentang Matt Hagen, transformasi horor, dan sejarah Clayface di dunia Batman.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
3 Fakta Film 'Clayface' yang Segera Tayang di Indonesia, Ada Transformasi Horor Matt Hagen
Lifestyle
Film Merah Sebelum Fajar Karya Garin Nugroho Masuk Tokyo International Film Festival 2026
Film yang berlatar Indonesia tahun 1946, setahun setelah proklamasi kemerdekaan, film ini mengikuti perjalanan Frans (Nicholas Saputra) bersama empat karakter lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Film Merah Sebelum Fajar Karya Garin Nugroho Masuk Tokyo International Film Festival 2026
ShowBiz
Florence Pugh Ungkap Masuk 'Spider-Man: Brand New Day' gara-gara Tom Holland
Holland sudah menyebut namanya sebagai salah satu aktor Marvel yang ingin diajak bekerja sama dalam film Spider-Man berikutnya.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Florence Pugh Ungkap Masuk 'Spider-Man: Brand New Day' gara-gara Tom Holland
ShowBiz
'Spider-Man: Brand New Day' Bakal Hadirkan Cuplikan Baru, Claire Temple Kembali?
Spider-Man: Brand New Day akan merilis cuplikan baru. Kabarnya, Claire Temple bakal muncul di cuplikan tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
'Spider-Man: Brand New Day' Bakal Hadirkan Cuplikan Baru, Claire Temple Kembali?
Lifestyle
Rekomendasi 8 Film untuk Melihat Tragedi 1965 dari Sisi Lain
Film-film ini bisa menjadi pilihan tontonan untuk memperluas perspektif dan melihat bagaimana peristiwa tersebut memengaruhi kehidupan banyak orang.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Rekomendasi 8 Film untuk Melihat Tragedi 1965 dari Sisi Lain
ShowBiz
Hulk Dikabarkan Muncul di 'Avengers: Doomsday', Russo Bersaudara Akhirnya Buka Suara
Hulk dikabarkan bakal muncul di Avengers: Doomsday. Russo bersaudara akhirnya buka suara soal kemunculan hero tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Hulk Dikabarkan Muncul di 'Avengers: Doomsday', Russo Bersaudara Akhirnya Buka Suara
ShowBiz
Film 'Game of Thrones: Aegon's Conquest' Tayang 1 Juni 2029, ini Sinopsisnya
Film Game of Thrones: Aegon's Conquest bakal tayang 1 Juni 2029. Film ini mengisahkan penaklukan Westeros oleh Raja Aegon I Targaryen.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Film 'Game of Thrones: Aegon's Conquest' Tayang 1 Juni 2029, ini Sinopsisnya
Indonesia
Kisah 7 Pahlawan Revolusi yang Gugur saat Peristiwa G30S/PKI, Diceritakan dalam Film
Sebanyak tujuh pahlawan revolusi gugur dalam peristiwa G30S/PKI. Kisahnya pun diangkat ke dalam film.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Kisah 7 Pahlawan Revolusi yang Gugur saat Peristiwa G30S/PKI, Diceritakan dalam Film
ShowBiz
Sinopsis Film 'G30S/PKI': Kisah Penculikan Jenderal hingga Peristiwa Lubang Buaya
Sinopsis film Pengkhianatan G30S/PKI menceritakan tentang penculikan jenderal hingga peristiwa Lubang Buaya.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Sinopsis Film 'G30S/PKI': Kisah Penculikan Jenderal hingga Peristiwa Lubang Buaya
Indonesia
Durasi Film G30S/PKI Tembus Lebih dari 4 Jam, Ternyata ini Alasan di Baliknya
Film G30S PKI memiliki durasi yang sangat panjang, yaitu 4 jam 31 menit. Namun, ada alasan di balik panjangnya durasi tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Durasi Film G30S/PKI Tembus Lebih dari 4 Jam, Ternyata ini Alasan di Baliknya
Bagikan