Relasi

Cinta pada Pandangan Pertama Bukan Cuma Mitos

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 15 November 2020
Cinta pada Pandangan Pertama Bukan Cuma Mitos

Cinta pada pandangan pertama mungkin saja terjadi. (Foto: Pexels/@Andrea Piacquadio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT pertama kali melihatnya, rasanya jantungku langsung berhenti berdetak. Menatap matanya membuatku tahu bahwa dialah jawaban yang selama ini kucari. Inilah premis klise jatuh cinta pada pandangan pertama yang biasa kita temukan dalam kisah-kisah ala film dan buku romantis.

Dalam banyak cerita, kedua tokoh utama digambarkan dapat langsung jatuh hati meski baru pertama kali bertemu. Seolah-olah legenda tentang panah yang ditembakkan cupid benar-benar nyata.

Namun apakah jatuh cinta pada pandangan pertama benar adanya? Atau sebenarnya hanya sebuah omong kosong hiperbola belaka untuk menjual cerita biasa supaya jadi luar biasa?

Baca juga:

Sehatnya Jatuh Cinta

1. Mengapa cinta jenis ini mungkin saja terjadi

Alasan Ilmiah di Balik Cinta pada Pandangan Pertama
Studi menyebutkan bahwa tidak sedikit orang yang mempercayai konsep cinta pada pandangan pertama. (Foto: Unsplash/@Pablo Merchan Montes)

Pada dasarnya cinta pada pandangan pertama memang merupakan sebuah konsep yang sulit untuk dijelaskan. Banyak yang percaya bahwa cerita cinta bak dongeng ini mungkin saja terjadi. Namun tak sedikit pula yang berpendapat bahwa cinta tersebut hanya sebatas atraksi seksual saja.

Menurut data dari studi Match's Singles di AS, faktanya cinta pada pandangan pertama terjadi lebih banyak dari yang mungkin kamu pikirkan.

"Cinta romantis berjalan di sepanjang jalur listrik dan kimiawi tertentu melalui otak yang dapat dipicu secara instan," terang Kepala Penasihat Ilmiah dan Antropolg Biologi Match Dr. Helen Fisher.

Lebih lanjut, hampir 34 persen jomlo mengatakan bahwa mereka pernah mengalami sendiri jatuh hati pada orang yang baru pertama kali ditemui.

Berdasarkan data yang ditemukan 41 persen laki-laki lebih banyak mengalaminya. Sementara hanya 29 persen perempuan yang merasakannya.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Social Psychology awal tahun 2019 menemukan bahwa pria biasanya jatuh cinta jauh lebih cepat dibandingkan perempuan.

Menurut Fisher, statistik menunjukkan pria lebih sering mengalami cinta pada pandangan pertama karena mereka lebih melihat visual.

2. Alasan ilmiah mengapa orang bisa jatuh cinta pada pandangan pertama

Alasan Ilmiah di Balik Cinta pada Pandangan Pertama
Kita bisa jatuh cinta pada pandangan pertama karena unsur kimia yang terjadi di dalam otak. (Foto Pixabay/@Babienochka)

Ada beberapa alasan ilmiah yang mendukung konsep ini. Pertama karena ada reaksi kimia yang memang terjadi dalam otak kita.

Kepada The Huffington Post Dr. Trsiha Stratford, seorang neuropsikoterapis, mengatakan saat jatuh cinta otakmu menciptakan dopamin dan serotonin.

"Terlihat seperti otak seseorang yang sedang mengonsumsi heroin," jelasnya. Bahan kimia itulah yang membuatmu langsung merasakan keterikatan dengan seseorang.

Kemudian melalui sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Neuroscience, data menyebutkan bahwa orang bisa langsung segera memutuskan jika mereka menemukan seseorang yang menarik.

Fenomena cinta pada pandangan pertama tidak dapat terjadi tanpa keterikatan awal tersebut. Jadi sebenarnya kamu bisa langsung mencintai seseorang meski baru pertama kali bertemu, karena ada sesuatu dari orang tersebut yang membuatmu tertarik. Kemudian kamu langsung melabelinya dengan perasaan cinta.

Baca juga:

Tanda-Tanda Si Doi Mencintaimu dengan Tulus

3. Argumen yang menentang cinta pada pandangan pertama

Alasan Ilmiah di Balik Cinta pada Pandangan Pertama
Kita belum bisa disebut jatuh cinta kalau belum menghabiskan waktu bersama untuk mengenal sifat dan karakter pasangan. (Foto: Pexels/@Andre Furtado)

Aaron Ben-Zeev, Ph.D. dalam tulisannya di laman Psychology Today menyebutkan ada dua argumen mengapa beberapa orang tidak mempercayai cinta pandangan pertama.

Pertama ialah alasan epistemik yang mengklaim bahwa pada kasus cinta pada pandangan pertama orang belum memiliki pengetahuan mengenai karakteristik seseorang untuk bisa langsung jatuh hati. Kamu belum punya alasan yang cukup kuat untuk bisa langsung menyukai seseorang sesaat setelah bertemu.

Ben-Zeev mengatakan cinta itu tidak hanya terdiri dari penampilan luar saja, tetapi juga pengenalan karakter. Dan sayangnya pengetahuan mengenai karakter seseorang ini tidak mungkin didapat saat pertama kali bertemu.

Mereka butuh saling mengenal dan membangun relasi terlebih dahulu untuk bisa mengetahui sifat pasangan. Jadi sebenarnya konsep ini hanyalah angan-angan atau imajinasi dan bukan emosi cinta yang nyata.

Sementara alasan kedua mengacu pada perkara eksistensial. Maksudnya adalah dalam cinta pandangan pertama kita belum punya waktu untuk melakukan aktivitas khas pasangan.

Padahal menurut Been-Zev cinta itu bukan hanya tentang perasaan, melainkan juga melibatkan kegiatan bersama. Karena kedua orang baru saja bertemu, jadi respon cintanya pasti berbeda dengan yang dialami pasangan yang memang sudah lama menghabiskan waktu bersama.

Pada akhirnya jika membicarakan cinta, hal ini tidak terlepas dengan keyakinan dan harapan. Beberapa percaya pada cinta pandangan pertama dan berharap itu terjadi pada mereka.

Apapun alasan di baliknya, entah karena dipengaruhi keinginan biologis atau disebabkan gagasan yang didapatkan dari cerita mengenai seseorang ditakdirkan untuk mencintaimu tanpa alasan, itu tidak lagi terlalu penting. Semuanya kembali lagi pada keyakinan dan kepercayaanmu masing-masing. (sam)

Baca juga:

Manusia Hanya Jatuh Cinta 3 Kali Seumur Hidup

#Relasi #Percintaan #Sains #Psikologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness

Berita Terkait

Lifestyle
Ramalan Zodiak 26 Mei 2026: Cek Asmara, Keuangan, Karier, Siapa Paling Hoki?
Ramalan zodiak hari ini 26 Mei 2026 lengkap soal asmara, karier, keuangan, masalah yang perlu diwaspadai, dan saran untuk 12 zodiak.
ImanK - Senin, 25 Mei 2026
Ramalan Zodiak 26 Mei 2026: Cek Asmara, Keuangan, Karier, Siapa Paling Hoki?
Lifestyle
Ramalan Zodiak 5 Mei 2026: Yakin Asmara dan Keuangan Anda Aman?
Ramalan zodiak hari ini 5 Mei 2026 fokus asmara dan keuangan. Simak masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak.
ImanK - Minggu, 03 Mei 2026
Ramalan Zodiak 5 Mei 2026: Yakin Asmara dan Keuangan Anda Aman?
Lifestyle
Ramalan Zodiak, 3 Mei 2026: Asmara dan Keuangan, Apa yang Jadi Masalah?
Ramalan zodiak hari ini 3 Mei 2026 mengungkap masalah asmara dan keuangan. Simak prediksi lengkap beserta saran agar tetap stabil dan terhindar dari konflik
ImanK - Sabtu, 02 Mei 2026
Ramalan Zodiak, 3 Mei 2026: Asmara dan Keuangan, Apa yang Jadi Masalah?
Lifestyle
Ramalan shio 29 April 2026: Asmara, Karier, Keuangan, dan Kesehatan, Ada Tantangan?
Ramalan shio besok 29 April 2026 lengkap. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, dan kesehatan Anda untuk menghadapi hari esok dengan lebih siap dan bijak
ImanK - Selasa, 28 April 2026
Ramalan shio 29 April 2026: Asmara, Karier, Keuangan, dan Kesehatan, Ada Tantangan?
Lifestyle
Ramalan Zodiak 27 April 2026: Asmara dan Karier Sedang Tidak Stabil!
Ramalan zodiak Hari ini 27 April 2026 membahas asmara dan karier. Temukan masalah yang muncul hari ini serta saran terbaik untuk mengatasinya secara lengkap
ImanK - Minggu, 26 April 2026
Ramalan Zodiak 27 April 2026: Asmara dan Karier Sedang Tidak Stabil!
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Lifestyle
Ramalan Zodiak 21 April 2026: Asmara dan Keuangan, Ada Hambatan?
Ramalan zodiak hari ini 21 April 2026 lengkap 12 zodiak. Cek kondisi asmara dan keuangan yang diprediksi bermasalah serta saran terbaiknya.
ImanK - Senin, 20 April 2026
Ramalan Zodiak 21 April 2026: Asmara dan Keuangan, Ada Hambatan?
Fun
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
AI therapy makin populer di dunia dan Indonesia, namun psikolog menegaskan teknologi ini tidak bisa menggantikan peran manusia dalam terapi kesehatan mental.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
Lifestyle
Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Status baru tersebut dipublikasikan pada Rabu (8/4) oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN).
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
  Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Bagikan