Budaya Populer

Cinta Luntur Wota Uzur

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 06 Desember 2023
Cinta Luntur Wota Uzur

Saat ini JKT48 sudah memiliki jutaan penggemar yang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. (Foto: YouTube/@Ihan_Raihan28)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KONSER itu baru saja usai. Bersama temannya, Billy bergegas dari tempatnya berdiri menonton. Keringat masih mengucur dari keningnya. Dia hampir mencapai pintu keluar, tapi langkahnya terhenti.

Petugas keamanan memintanya bertahan sebentar. "Sebentar ya, jangan keluar dulu masih ramai penonton dari JKT48 di luar," ucap pihak keamanan tersebut kepada Billy dan temannya.

Billy gundah. Dia ingin menyaksikan penampilan JKT48 setelah menonton konser FLOW di Impacnation Japan Festival 2023.

"Gue niat awal, tuh, abis nonton FLOW langsung geser ke JKT48. Cuma akhirnya enggak bisa," cerita Billy kepada Merahputih.com.

Pemuda berusia 31 tahun yang menyukai budaya Jepang tersebut menambahkan, butuh waktu sekira setengah jam sampai akhirnya bisa keluar dari venue. Saat dia keluar, penampilan JKT48 sudah bubar.

Billy, seorang administrator di sebuah usaha biliar, mengaku memang menyukai kebudayaan Jepang, mulai dari musik, anime, bahkan JKT 48. Namun, ia tak sampai masuk ke komunitas atau pun mengikuti tiap jadwal Theater JKT48 yang berada di FX Sudirman, Jakarta.

Baca juga:

Penerjemah Gokil di Balik Lirik 'Ganjil' JKT48

cinta luntur
Para penggemar rela melakukan segalanya untuk dekat dengan para idolanya. (Foto: YouTube/JKT48 TV)

“Suka memang dengan kebudayaan Jepang, karena dari kecil kali, ya, suka nonton animasi pagi-pagi tuh. Nah dari situ akhirnya pas sudah dewasaan dikit mulai cari-cari lagi, melanjutkan episode yang enggak ditayangin di televisi,” lanjutnya.

Billy menceritakan ketertarikannya dengan JKT48 bermula dari anime. Ia mulai mengenal pelbagai soundtrack-nya sampai akhirnya ia membaca cerita tentang kehadiran JK48.

Pembentukan JKT48 pertama kali diumumkan pada 11 September 2011 di sebuah acara AKB48, grup induk JKT48, yang diadakan di Makuhari Messe di Chiba, Jepang.

Wawancara untuk peserta berlangsung pada akhir bulan September, dengan audisi final untuk finalis pada 8-9 Oktober 2011. Kemudian pada 17 Desember 2011, para trainee generasi pertama memulai penampilan perdana mereka dalam acara musik di salah satu TV nasional.

Sejak kali pertama muncul pada 2011, JKT48 menarik banyak penggemar. Mereka disebut 'wota'. Saat ini JKT48 sudah memiliki jutaan penggemar yang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Konsep JKT48 sama dengan konsep yang digunakan AKB48, yaitu ai ni ikeru aidoru. Konsep ai ni ikeru aidoru ini merupakan konsep yang menunjang kedekatan penggemar terhadap idolanya.

“Konsep idola yang keberadaan idolanya ditunjukkan apa adanya oleh manajemen kepada penggemarnya. Apa adanya ini dijelaskan pada kemampuan anggota yang awalnya hanya bisa bernyanyi atau menari saja, bahkan ada yang tidak bisa keduanya mengikuti berbagai macam pelatihan dan kegiatan acara sampai sekarang menjadi bisa menari dan bernyanyi," ungkap Niko Rulando dalam Fenomena Idola : JKT48 dan Fetisisme Komoditas.

Idola atau dalam pelafalan Jepang disebut aidoru adalah salah satu fenomena dalam kebudayaan populer Jepang. Fenomena ini pertama kali muncul sekira 1970-an yang dilatarbelakangi oleh perubahan dalam sistem kemasyarakatan Jepang.

Masyarakat Jepang mengalami peningkatan kemakmuran sehingga memengaruhi pandangan dan gaya hidup masyarakat Jepang. Mereka giat bekerja hingga mencapai tingkat kemakmuran sedemikian tinggi.

Peningkatan kemakmuran dibarengi oleh peningkatan rasa cemas dan haus hiburan. Mereka butuh penyaluran emosi untuk mengatasi stres akibat beban kerja. Maka bermunculanlah konsep hiburan baru: dari tempat, idoling, sampai menjadi fans grup hiburan populer.

Baca juga:

Satu Dubber, Banyak Karakter

"Tahun 1971 merupakan tahun pertama dimulaunya era idol. Menurut data, terdapat sekitar 700 idol memulai debut diantara tahun 1971 hingga 1975," kupas Mutiara Fallahdani dalam Pandangan Fans Pria Single di Wilayah Jabodetabek Terhadap AKB48.

Grup idol yang pertama muncul adalah San-Nin Musume yang terdiri dari tiga perempuan: Mari Amachi, Saori Minami, dan Rumiko. Kemudian muncul pula grup idol lelaki remaja seperti Hikaru Genji dan Go Hiromi

Para penggemar hiburan populer ibarat bahan bakar yang membuat hiburan itu tetap berjalan. Situasi ini berlanjut hingga kemunculan AKB48 dan sister group-nya di beberapa negara.

Para penggemar rela melakukan segalanya untuk dekat dengan para idolanya. Dalam kasus JKT48, mereka datang dan memberi dukungan tulus kepada para member lengkap dengan light stick dan teriakan chant mix untuk menyemangatinya.

“Taigaa, Faiyaa, Saibaa, Faibaa, Daibaa, Baibaa,” begitulah mereka berteriak sepanjang penampilan JKT48, melepas beban keseharian.

"Mereka percaya dengan melakukan itu, JKT48 akan tetap ada untuk menghibur mereka," sebut Niko

Sebagai Wota, Billy juga sempat merasakan atmosfer seperti itu. Namun, lambat laun, kesibukannya mengalihkan perhatiannya dari idoling.

Ia menjadi satu dari sekian banyak Wota JKT48 yang tak lagi larut mengikuti pergantian generasi idol-nya. (far)

Baca juga:

Budaya Populer Jepang, Invasi 'Kedua' Jepang di Indonesia

#Budaya Populer Jepang #JKT48 #Anime #Manga
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Menilik Cerita Cinta Sederhana dalam Lagu 'Malu Malu Lollypop' JKT48, Simak Lirikknya
Simak makna lagu 'Malu Malu Lollypop' JKT48, kisah cinta yang tumbuh diam-diam setelah seorang perempuan terpikat pada murid pindahan di bus sekolah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Menilik Cerita Cinta Sederhana dalam Lagu 'Malu Malu Lollypop' JKT48, Simak Lirikknya
Fun
'SSS-Class Revival Hunter' Resmi Diadaptasi ke Serial Anime, Tayang 2027 di Crunchyroll
Nantinya, anime ini tersedia di subkontinen India, Indonesia, Singapura, Filipina, dan Malaysia.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
'SSS-Class Revival Hunter' Resmi Diadaptasi ke Serial Anime, Tayang 2027 di Crunchyroll
ShowBiz
Trainee JKT48 Akhirnya Punya Single Sendiri, 'Bagai Cinta Pertama' Punya Cerita Tak Biasa
Trainee JKT48 Gen 13 dan Gen 14 menghadirkan single “Bagai Cinta Pertama” yang bercerita tentang keberanian mendekati orang yang disukai.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Trainee JKT48 Akhirnya Punya Single Sendiri, 'Bagai Cinta Pertama' Punya Cerita Tak Biasa
ShowBiz
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
Mononoke: The Curse of the Serpent menjadi film ketiga sekaligus penutup trilogi Mononoke. Film ini tayang di Netflix 29 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
ShowBiz
Pokémon Umumkan Film Baru 'Wild Card', Teaser Ungkap Sosok Misterius Mirip Mimikyu
Film animasi terbaru Pokémon, “Wild Card”, diumumkan akan tayang global pada 2027. Teaser memperkenalkan pemain TCG misterius yang berkaitan dengan Mimikyu.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Pokémon Umumkan Film Baru 'Wild Card', Teaser Ungkap Sosok Misterius Mirip Mimikyu
ShowBiz
Makna 'Pareo adalah Emerald', saat JKT48 Ceritakan Benih Cinta di Musim Panas
Lagu 'Pareo adalah Emerald' bercerita tentang seorang laki-laki yang berlibur di pantai bersama seorang perempuan yang selama ini hanya dianggap adik.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Makna 'Pareo adalah Emerald', saat JKT48 Ceritakan Benih Cinta di Musim Panas
ShowBiz
'THE ONE PIECE' Tayang di Netflix Februari 2027, Luffy Kembali Memulai Petualangan dari East Blue
'THE ONE PIECE' dijadwalkan tayang di Netflix pada Februari 2027. Anime garapan WIT Studio ini mengadaptasi kembali kisah Luffy dari Saga East Blue.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'THE ONE PIECE' Tayang di Netflix Februari 2027, Luffy Kembali Memulai Petualangan dari East Blue
ShowBiz
'Sakamoto Days' Season 2 Tayang Januari 2027, Sakamoto Kembali Diburu Para Pembunuh Bayaran
Sakamoto Days Season 2 dijadwalkan tayang di Netflix pada Januari 2027. Sakamoto dan Shin akan menyusup ke JCC untuk mencari sosok misterius Slur.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Sakamoto Days' Season 2 Tayang Januari 2027, Sakamoto Kembali Diburu Para Pembunuh Bayaran
ShowBiz
Perfect Blue Tayang di Netflix 1 September 2026, Anime Horor Psikologis Karya Satoshi Kon
Film anime horor Perfect Blue akan tayang di Netflix pada 1 September 2026. Film ini merupakan karya Satoshi Kon.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Perfect Blue Tayang di Netflix 1 September 2026, Anime Horor Psikologis Karya Satoshi Kon
Fun
Anime Festival Asia Indonesia 2026 Rayakan Satu Dekade dengan Deretan Bintang dan Program Pop Culture
Memasuki tahun ke-10 AFAID 2026 membawa sejumlah nama besar dari berbagai bidang.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Anime Festival Asia Indonesia 2026 Rayakan Satu Dekade dengan Deretan Bintang dan Program Pop Culture
Bagikan