Merahputih.com - Rumput hijau Santiago Bernabeu seolah menyimpan rahasia besar menyambut musim panas mendatang. Angin perubahan berhembus kencang di lorong-lorong Valdebebas, mengisyaratkan berakhirnya era kepemimpinan lama.
Klub dengan kolektor trofi terbanyak Eropa, Real Madrid, kini sedang merajut rencana ambisius mencari nakhoda baru untuk memimpin armada penuh bintang.
Klub raksasa Spanyol tersebut biasanya setia mengangkat pelatih dari kalangan internal atau mantan pemain sendiri. Namun, kali ini manajemen El Real berniat mendobrak tradisi lama dengan melirik kandidat luar lingkaran akrab klub.
Baca juga:
Cesc Fabregas Bermimpi Bisa Jadi Pelatih Barcelona, Como Mulai Was-was
Ancaman Pemecatan dan Deretan Nama Besar
Nasib Alvaro Arbeloa berada di ujung tanduk. Arbeloa kabarnya membutuhkan ‘keajaiban’ nyata guna mempertahankan posisi hingga musim panas berakhir.
Sejumlah nama beken mulai mencuat ke permukaan, termasuk Jurgen Klopp. Meski publik meragukan kesediaan Klopp meninggalkan masa pensiun, manajemen Madrid tetap menaruh harapan besar.
Selain Klopp, muncul nama manajer Aston Villa, Unai Emery, serta juru taktik AC Milan, Max Allegri. Keduanya dianggap memiliki segudang pengalaman tingkat tinggi untuk menstabilkan ruang ganti Madrid.
Sosok Mauricio Pochettino juga masuk radar pencarian meskipun saat ini masih menukangi tim nasional Amerika Serikat.
“Petinggi Real Madrid menilai Fabregas memiliki kemampuan kepemimpinan mumpuni meski minim pengalaman sebagai manajer,” lapor El Desmarque terkait bursa calon pelatih tersebut.
Pesona Fabregas dan Koneksi La Masia
Kejutan terbesar muncul saat nama Cesc Fabregas masuk dalam daftar incaran. Fabregas saat ini sedang membangun reputasi apik bersama Como di Italia.
Karisma serta pengetahuan taktik mendalam milik pria Spanyol tersebut memikat hati para petinggi Los Blancos. Madrid sebenarnya sudah memantau karier Fabregas sejak lama, bahkan sempat ingin merekrutnya sebagai pemain sebelum sang gelandang memilih kembali ke Barcelona.
Baca juga:
Meski tumbuh besar di La Masia bersama Lionel Messi dan Gerard Pique, Fabregas mulai menjalin relasi profesional dengan kubu Madrid. Hubungan tersebut terjalin sejak Fabregas memimpin Como dan mendatangkan pemain muda dari Castilla, seperti Nico Paz serta Jacobo Ramon.
“Karisma dan pengetahuan Fabregas dianggap sesuai untuk mengelola Real Madrid di masa depan,” tulis Jorge Picon menanggapi potensi perekrutan sensasional ini.