Musik

Cerita Masa Lalu Nadin Amizah dalam 5 Babak di Album 'Kalah Bertaruh'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Mei 2021
Cerita Masa Lalu Nadin Amizah dalam 5 Babak di Album 'Kalah Bertaruh'

Nadin Amizah ceritakan masa lalunya di 'Kalah Bertaruh'. (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ALBUM Selamat Ulang Tahun dari Nadin Amizah menjadi pilihan album terbaik bagi beberapa musisi dan media musik di Indonesia. Terhitung lebih dari satu tahun album tersebut telah rilis, Nadin kembali melahirkan karya terbarunya dalam format mini album bertajuk Kalah Bertaruh pada 26 Mei 2021.

Masih berkisah tentang cinta belia yang penuh harap berserta huru-hara di dalamnya. Kalah Bertaruh bisa dikatakan sebagai gerbang menuju dunia lain seorang Nadin Amizah di masa lampau. Melalui dunia tersebut, ia membagikan kisah dari sebagian masa lalunya secara sukarela dengan nada-nada indah nan syahdu.

Baca juga:

Mini Album 'The Other Side' Ungkap Sisi Lain Nadya Fatira

Cerita Masa Lalu Nadin Amizah dalam 5 Babak di Album 'Kalah Bertaruh'
Artwork mini album 'Kalah Bertaruh'. (Foto: Istimewa)

Mini album Kalah Bertaruh terbagi menjadi lima babak, melalui lagu-lagu yang tersaji. Salah satunya lagu sebuah tarian yang tak kunjung selesai yang dipilih sebagai lagu utama di album ini.

“Karena lagu ini, aku menceritakan kisahku secara lengkap sebagai perempuan yang pernah kehilangan dan berproses dengan itu. Di album ini, aku hanya ingin didengar dengan baik melalui karyaku,” ucap Nadin dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Kamis (27/5).

Nadin kembali bermain dengan pilihan kata-kata puitis yang sederhana di Kalah Bertaruh dengan ramuan keindahan dalam upaya mengisahkan pertaruhan akan masa lalunya. Pada mini album ini, Nadin tidak hanya menulis kisahnya seorang diri, ia dibantu oleh Kevin Rindaldi, Ramadhan Zulqi dari Syarikat Idola Remaja dan Eky Rizkani dari Reruntuh.

Pemilihan peran-peran dalam proses produksi mini album ini menjadi komponen terpenting untuk Nadin secara pribadi. Dan nampaknya, Eky Rizkani mampu mentranslasikan Nadin Amizah beserta dunia kecilnya ke dalam mahakarya ini.

Baca juga:

Zara Leola Siap Move On Lewat Single 'Gone'

View this post on Instagram

A post shared by Nadin Amizah (@cakecaine)

“Aku rela dengerin album ini berkali-kali karena hasilnya memuaskan. Semoga keintiman dan tiap detil yang ingin aku sampaikan bisa didengarkan dengan baik ke setiap pendengar,” tambah musisi kelahiran 2000 ini.

Pada mini album teranyar ini, Nadin juga mampu merangkum proses seseorang dalam bertahan, memperjuangkan, melepaskan hingga mengikhlaskan sesuatu yang bukan menjadi miliknya.

Memulai babak pertaruhan dengan upaya bertahan dalam lagu sebuah tarian yang tak kunjung selesai, hingga dan, selesai. sebagai penutup yang disuguhkan dalam bentuk ajakan untuk berbahagia, meski itu di jalan yang berbeda. Nadin seolah berkisah seakan penyertaan Tuhan dan semesta menjadi salah satu bagian terpenting di tiap prosesnya.

“Mini album ini menjadi istimewa untukku, karena melalui karya ini, aku memberanikan diri untuk bicara sepenuhnya tentang cinta dengan sederhana dan tanpa diputar-putar,” tutupnya. (far)

Baca juga:

Indahnya Proses Terangkum dalam Lagu ‘Di Ujung Pelangi’ Endah N Rhesa

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Bagikan