MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memiliki cara khusus mengurangi genangan air di ibu kota dengan membuat saringan jumbo untuk menyaring sampah dari daerah lain agar tak memenuhi kali. Formulasi khusus itu akan ia terapkan pada tahun 2019 mendatang.
"Soal aliran ini kita menerima banyak sekali limbah sisa jadi saya kemarin sudah siapkan tahun depan kita akan bangun saringan-saringan besar semacam bendungan untuk menyaring sampah agar tidak masuk ke dalam kota," ujar Anies di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (16/11).
Selain jaringan besar, sambung Anies, Pemprov DKI membangun vertikal drainase atau sumur resapan guna untuk menghilangkan banjir di Ibukota. Sistem drainase vertival ini akan menerapkan konsep teknologi Zero Run-Off, yaitu konsep yang memadukan antara intensitas hujan, tampungan, resapan, manfaat atau konsumsi, dan alirkan (ITRMA) sisa air limpasan keluar kawasan hingga 0% (zero run off).
"Kemudian yang kedua adalah gerakan masif untuk drainase vertikal nanti kita akan tunjukkan beberapa waktu lagi. Yang ketiga adalah tentu kita mengharap percepatan penyelesaian kolam-kolam retensi waduk di sekitar hulu sehingga aliran air ke hilir volumenya terkendali," jelasnya.
Anies mengungkapkan, semua sampah yang terjaring oleh saringan besar itu akan segera diangkut oleh petugas sebelum sampah-sampah dari luar daerah masuk ke pintu air Manggarai, Jakarta Selatan.
"Dibersihkan sebelum sampai ke Manggarai karena ketika dibiarkan itu juga merusak rumah-rumah atau lingkungan yg ada di sekitar sungai di Jakarta," pungkasnya. (Asp)