Cegah Banjir di ITC Cipulir, Dinas SDA DKI Siagakan Pompa Sejak Sebelum Hujan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 12 September 2025
Cegah Banjir di ITC Cipulir, Dinas SDA DKI Siagakan Pompa Sejak Sebelum Hujan

Ilustrasi: Kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dilanda banjir (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengerahkan petugas dan operator pompa untuk mencegah banjir di area ITC Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Petugas kami siaga dan pompa sudah beroperasi sejak sebelum hujan," ujar Ketua Subkelompok Drainase Bidang Pengendalian Banjir dan Drainase Dinas SDA DKI Jakarta,Firmansyah Saputra.

Ia menambahkan bahwa langkah ini diambil oleh Suku Dinas SDA Kota Jakarta Selatan dengan mengerahkan 'pasukan biru' dan pompa keliling.

Baca juga:

Banjir Luapan Kali Pesanggrahan Genangi Pasar Cipulir Jakarta Selatan

Dengan adanya pompa ini, petugas dapat mengalirkan air genangan dari jalanan menuju Kali Pesanggrahan, sehingga air tidak masuk ke dalam Pasar Cipulir atau bangunan lain di sekitarnya. Upaya ini diharapkan dapat menjadi solusi sementara untuk mengendalikan banjir di kawasan tersebut.

"Upaya ini untuk pengendalian banjir sementara di Jalan Ciledug Raya yang ditempatkan di depan ITC Cipulir (bagian hilir dari saluran jacking) untuk membantu mengalirkan air ke Kali Pesanggrahan," ucap Firmansyah.

Sementara itu, proyek pembangunan rumah pompa SDA di Pasar Cipulir masih dalam tahap peninjauan ulang (reviewing) setelah kontrak dengan perusahaan sebelumnya diputus pada Maret 2025. Setelah tahap peninjauan ini selesai, proyek akan segera dilanjutkan.

Baca juga:

Satu Keluarga Korban Banjir Bali Diduga Terjebak Reruntuhan Rumah, SAR Terjunkan 2 Ekskavator

Sebelumnya, Perumda Pasar Jaya sebagai pengelola Pasar Cipulir menyampaikan bahwa banjir sering terjadi di pasar tersebut karena keterlambatan petugas Dinas SDA dalam mengoperasikan pompa.

Selain itu, banjir yang terjadi sejak November 2024 juga disebut sebagai dampak dari proyek saluran air (drainase) Dinas SDA yang belum selesai.

Saluran air lama yang berfungsi menahan banjir telah ditutup sejak dimulainya pengerjaan saluran baru. Akibatnya, air tidak memiliki jalur pembuangan ke kali dan justru mengalir ke dalam pasar yang memiliki posisi tanah lebih rendah. Total pedagang yang terdampak di Pasar Cipulir mencapai lebih dari 2.800 orang.

#Banjir #Banjir Jakarta #Pasar Cipulir #Sumber Daya Air #Suku Dinas Sumber Daya Air
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Indonesia
Dinas SDA DKI Tangani Jalan Ambles di Lenteng Agung, Pengerjaan Sampai 3 Hari
Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta bergerak cepat menangani kejadian jalan ambles di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang terjadi pada Kamis (28/5) malam.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Dinas SDA DKI Tangani Jalan Ambles di Lenteng Agung, Pengerjaan Sampai 3 Hari
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Karena anggaran yang besar tidak tecermin dalam upaya pencegahan dan penanggulangan banjir di DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Indonesia
Ratusan RT Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Pramono Tunjuk Biang Keroknya Ada 2
Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin (4/5) malam menyebabkan ratusan Rukun Tetangga (RT) dan sejumlah ruas jalan tergenang banjir pada Selasa (5/5) pagi.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Ratusan RT Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Pramono Tunjuk Biang Keroknya Ada 2
Indonesia
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat banyak pengendara motor nekat berakhir dengan mesin mati
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Bagikan