Catatan Sejarah Musik Religi Tanah Air

Rina GarminaRina Garmina - Jumat, 19 Mei 2017
Catatan Sejarah Musik Religi Tanah Air

Grup band Gigi dengan album barunya "Mohon Ampun" saat ditemui di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (10/6). (Foto: MP/Muchammad Yani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Ramadan identik dengan Bimbo. Tak hanya televisi yang menayangkan ulang lagu-lagu trio musik pop asal Bandung itu. Pusat-pusat perbelanjaan di berbagai kota pun turut memutar lagu-lagu bernuansa religi yang dibawakan mereka.

Yup, Bimbo bisa dibilang salah satu pelopor musik religi di Tanah Air yang popularitasnya tak pernah surut. Hitnya yang abadi, antara lain "Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya", "Sajadah Panjang" dan "Rasul Menyuruh Mencintai Anak Yatim". Keistimewaan Bimbo terletak pada kemampuan mereka memainkan musik pop bernuansa Flamenco, musik Andalusia yang menjadi budaya Spanyol, menjadi terasa ringan dan mudah dicerna.

Meski begitu, maknanya tetap dalam karena lirik lagunya kebanyakan ditulis bersama sastrawan Taufiq Ismail. Jika dihitung-hitung, ada sekitar 120 syair lagu Bimbo yang ditulis Taufiq.

Pelopor musik religi Tanah Air lainnya adalah kelompok musik underground AKA dari Surabaya. Pada 1974, mereka merilis album Pop Qasidah. Beda dengan Bimbo, AKA hanya merilis satu album. Di tahun sama, ada pula Koes Plus dengan album Qasidahan.

Jika Bimbo, AKA dan Koes Plus adalah kelompok musik legendaris, penyanyi seperti Ebiet G Ade, Trie Utami dan Chrisye merupakan solois yang piawai menyanyikan lagu pop religi yang syair-syair lagunya amat menyentuh.

Ebiet piawai menyanyikan syair religi dengan iringan musik folk yang didominasi petikan gitar akustik dan gesekan biola. Chrisye juga punya gaya sendiri. Anda bisa merasakannya saat mendengarkan lagu "Ketika Tangan dan Kaki Berkata" yang dibawakan Chrisye.

Dengan karakter vokal khasnya yang tinggi, panjang dan lembut, Chrisye berhasil membuat para pendengar lagu "Ketika Tangan dan Kaki Berkata" tersentuh. Untuk solois religi wanita, ada Trie Utami, Ita Purnamasari dan Novia Kolopaking.

Penyanyi-penyanyi solo pop Indonesia itu mulai bermunculan pada era 1980-an. Sebagian penyanyi solois memasukkan pula tembang-tembang religi pada album musik mereka. Di kalangan pencinta dangdut, nama Rhoma Irama juga amat dikenal sebagai musisi yang berdakwah lewat alunan musik dangdut. Haddad Alwi juga pernah mencetak sejarah menjadi penyanyi solo dengan penjualan kaset terlaris di Indonesia lewat album Cinta Rasul pada 1999.

Booming lagu religi di Tanah Air terjadi saat kelompok nasyid asal Malaysia, Raihan, masuk. Pada 2004 kebangkitan album religi dikawal oleh Gigi, Ungu, Nidji, D'masiv dan Wali. Solois Swedia asal Lebanon, Maher Zain, juga turut meramaikan perkembangan musik religi di Indonesia pada 2009.

Kehadiran musik religi Indonesia cenderung masih bersifat musiman. Hanya segelintir pelantun musik religi yang mampu bertahan. Grup musik legendaris Bimbo salah satunya. Bahkan, menjelang Ramadan 2017 ini, mereka sudah mulai disibukkan dengan kegiatan syuting video klip. Rindu musik religi? Nantikan kehadiran para pelantun musik religi Tanah Air selama Ramadan mendatang.

Baca album religi terbaru Gigi pada artikel Gigi Terinspirasi Bimbo Buat Album Religi.

#Bimbo #Musik Religi #Musik #Album Religi #Video Klip #Gigi
Bagikan
Ditulis Oleh

Rina Garmina

Cooking Mama :)

Berita Terkait

ShowBiz
Lirik Lagu 'Close to You/Jauh' dari Reality Club, Punya Makna Mendalam soal Rasa Gelisah
Lirik lagu Close to You/Jauh dari Reality Club mengisahkan soal rasa gelisah hingga jarak. Berikut ini adalah lirik lengkapnya.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Lirik Lagu 'Close to You/Jauh' dari Reality Club, Punya Makna Mendalam soal Rasa Gelisah
ShowBiz
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
Ameena, putri Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, merilis lagu anak 'Cipak Cipuk' bersama BaLiTa. Lagu ini juga menandai debut Azura.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
ShowBiz
Arvian Dwi Tuangkan Kisah Cinta Tak Terbalas lewat 'Hatimu Milik Dia', Simak Lirik Lagunya
Lagu 'Hatimu Milik Dia' dari Arvian Dwi, menghadirkan kisah cinta tak terbalas dengan nuansa melankolis.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Arvian Dwi Tuangkan Kisah Cinta Tak Terbalas lewat 'Hatimu Milik Dia', Simak Lirik Lagunya
ShowBiz
Febinda Tito Rilis Album 'Terbentur, Terbentur, Terbentur', Kisah Bertahan dari Kegagalan
Febinda Tito resmi meluncurkan album terbaru Terbentur, Terbentur, Terbentur. Sebuah karya emosional tentang kegagalan, bertahan, dan berdamai.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Febinda Tito Rilis Album 'Terbentur, Terbentur, Terbentur', Kisah Bertahan dari Kegagalan
ShowBiz
Lewat Album 'taste', PYC Hadirkan Perjalanan tentang Cinta dan Ketergantungan Emosi
Musisi pendatang baru PYC resmi meluncurkan album debut taste, sebuah karya yang memaknai cinta sebagai pengalaman emosional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Lewat Album 'taste', PYC Hadirkan Perjalanan tentang Cinta dan Ketergantungan Emosi
ShowBiz
Single Baru no na 'work' Padukan Energi Pop Global dan Ritme Indonesia
no na membuka awal tahun dengan merilis single 'work' di bawah 88rising. Lagu ini menonjolkan hentakan drum, ritme terinspirasi gamelan, dan koreografi intens.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Single Baru no na 'work' Padukan Energi Pop Global dan Ritme Indonesia
Fun
Lirik "Big Girls Don’t Cry” dari Fergie, Lagu Kritik Sosial Dibalut Kisah Patah Hati
Tak hanya berbicara tentang patah hati, lagu Big Girls Don’t Cry menyuarakan kritik terhadap stereotip gender.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
Lirik
ShowBiz
Primitive Monkey Noose Hadirkan Single 'Panen Raya', Suarakan Identitas Agraris dan Maritim Indonesia
Primitive Monkey Noose mengawali 2026 dengan merilis single 'Panen Raya', lagu yang menyoroti kehidupan agraris dan maritim Indonesia dalam balutan punk rock.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Primitive Monkey Noose Hadirkan Single 'Panen Raya', Suarakan Identitas Agraris dan Maritim Indonesia
ShowBiz
Vadesta Rilis 'Aku Tetep Bali', Kisah Keteguhan Hati untuk Bertahan demi Cinta
Melalui lirik yang jujur serta sarat emosi, Vadesta menggambarkan sudut pandang seseorang yang memilih bertahan bukan karena tak merasakan luka.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Vadesta Rilis 'Aku Tetep Bali', Kisah Keteguhan Hati untuk Bertahan demi Cinta
ShowBiz
Kolaborasi Bareng Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel, Silet Open Up Hadirkan Single 'Taguling Guling'
Silet Open Up kembali merilis single terbaru 'Taguling Guling' bersama Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel. Tentang pria yang terbuai pesona cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Kolaborasi Bareng Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel, Silet Open Up Hadirkan Single 'Taguling Guling'
Bagikan