MerahPutih.com - Timnas Indonesia U-22 ditahan imbang Bhayangkara FC dengan skor 2-2 pada laga uji coba di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Selasa (6/2) sore WIB.
Pasukan Garuda Muda terlebih dahulu unggul 2-0 melalui gol Andi Setyo dan Gian Zola. Sayangnya, keunggulan tersebut mampu dibalas oleh The Guardian lewat gol Ilham Udin dan Mahir Raja.
Selepas laga, pelatih timnas U-22, Indra Sjafri memiliki catatan terkait penampilan anak asuhnya. Ia menilai banyak mengambil hikmah atas hasil seri tersebut. Menurutnya, timnya melakukan perubahan di babak kedua.
"Sangat menarik untuk pelajaran awal. Dari satu tim ke tim lain ada kekurangan dan kelebihan. Ada beberapa hal yang harus diperbaiki baik individu, taktikal, dan model gim taktikal," kata Indra.
"Mereka sudah memperlihatkan kapan harus bertahan, menyerang, dan transisi. Dan perlu perbaikan lagi ke depan," sambungnya.
Pada pertandingan tadi, Indra melakukan perubahan pemain saat babak pertama dan kedua. Mantan arsitek Bali United sudah mendapatkan penilaian terhadap anak asuhnya.
"Tim satu build up, lebih rapih dan progresif. Tim kedua bermain kedua, dengan counter attack, transisi lambat," ujarnya.
"Dilihat dari tekanan, babak kedua kurang smooth. Kita lihat lagi, ke depan akan lebih baik. Kita sudah lihat apa yang harus kita perbaiki ke depan," pungkasnya.
Timnas Indonesia U-22 bakal melakoni uji coba kedua melawan Arema FC. Partai tersebut akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (10/2). (*/Bolaskor)